MAKNA KETAHANAN EMOSIONAL PADA LAGU “TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN” GHEA INDRAWARI ANALISIS SEMIOTIKA FEDHINAND DE SAUSSURE
DOI:
https://doi.org/10.36085/j-sikom.v7i1.10257Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna ketahanan emosional dalam lirik lagu Ghea Indrawari "Terima Kasih Sudah Bertahan" dan relevansinya dengan pengalaman generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis semiotik Ferdinand de Saussure, menekankan hubungan antara penanda dan petanda, serta hubungan sintagmatik dan paradigmatik. Data, yang terdiri dari lirik lagu, dianalisis menggunakan teknik tekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik tersebut merepresentasikan ketahanan emosional melalui kesadaran diri, pemikiran positif dan fleksibel, motivasi diri, pengendalian diri, serta harapan dan optimisme. Secara sintagmatik, makna dibangun melalui serangkaian kalimat yang menggambarkan perjuangan dan kekuatan pribadi. Secara paradigmatik, makna diperkuat oleh pilihan diksi seperti "bertahan," "berju," dan "berhenti." Penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu tersebut berfungsi sebagai media komunikasi simbolik yang menyampaikan pesan motivasi dan pemberdayaan psikologis, dan berkontribusi pada studi komunikasi budaya sebagai sarana refleksi emosional dalam masyarakat modern.
Kata Kunci: Ferdinand De Saussure, Ketahanan Emosional , Komunikasi simbolik, Lirik Lagu ,Semiotika







