ANALISIS KOMPARATIF NILAI KEKELUARGAAN DALAM IKLAN TEH SARIWANGI TAHUN 2017 DAN TAHUN 2025: PENDEKATAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
DOI:
https://doi.org/10.36085/j-sikom.v7i1.10256Abstrak
Penelitian ini menganalisis perbandingan nilai-nilai keluarga dalam iklan Teh Sariwangi tahun 2017 dan 2025 dengan menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes di bidang komunikasi massa, khususnya dalam periklanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai keluarga direpresentasikan dan bagaimana perubahannya antara kedua periode iklan tersebut. Penelitian ini terbatas pada analisis isyarat visual dan verbal dalam adegan-adegan kunci dari dua iklan yang dipublikasikan di saluran YouTube resmi SariWangi. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menganalisis tanda-tanda visual dan verbal melalui tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan transformasi yang signifikan: iklan tahun 2017 menggambarkan model keluarga dialogis-terapeutik yang menekankan komunikasi verbal yang terbuka, ekspresi emosi yang bebas, dan hubungan ayah-anak yang setara. Sebaliknya, iklan tahun 2025 menyajikan model keluarga ritualistik-modern yang menonjolkan identitas Islam yang eksplisit, ritual komunal, komunikasi simbolis, serta re-tradisionalisasi peran gender. Pergeseran ini mencerminkan perubahan sosio-budaya dalam masyarakat Indonesia, termasuk penguatan identitas keagamaan dan re-tradisionalisasi nilai-nilai keluarga. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada bidang semiotika komunikasi periklanan dengan menunjukkan bagaimana konstruksi ideologis keluarga ideal berkembang sejalan dengan dinamika sosio-budaya Indonesia kontemporer.
Kata kunci: Analisis Komparatif, Iklan Teh Sariwangi, Nilai-Nilai Keluarga, Semiotika Roland Barthes, Komunikasi Massa







