KEBIJAKAN PLAGIAT
KEBIJAKAN PLAGIAT
MADIA: Jurnal Humas dan Media Kontemporer berkomitmen untuk menjaga integritas akademik, orisinalitas karya ilmiah, dan kualitas publikasi yang diterbitkan. Seluruh naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli penulis, bebas dari plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, dan bentuk pelanggaran etika akademik lainnya. Untuk memastikan kualitas dan orisinalitas artikel, setiap naskah yang masuk akan melalui proses pemeriksaan kemiripan (similarity check) sebelum memasuki tahap peer review. Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada prinsip-prinsip etika publikasi yang direkomendasikan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). :contentReference[oaicite:0]{index=0}
1. Definisi Plagiarisme
Plagiarisme adalah tindakan menggunakan ide, data, hasil penelitian, gambar, tabel, teks, atau karya orang lain tanpa memberikan pengakuan dan sitasi yang memadai kepada sumber aslinya. Plagiarisme dapat terjadi baik secara sengaja maupun tidak sengaja dan merupakan pelanggaran serius terhadap etika akademik. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
2. Jenis-Jenis Plagiarisme
MADIA mengakui beberapa bentuk plagiarisme berikut:
- Plagiarisme Penuh (Full Plagiarism): Mengambil seluruh atau sebagian besar karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri.
- Plagiarisme Sebagian (Partial Plagiarism): Menggabungkan atau menyalin bagian-bagian dari berbagai sumber tanpa atribusi yang memadai.
- Parafrase Tidak Sah: Mengubah susunan kalimat dari sumber lain tanpa memberikan sitasi yang sesuai.
- Self-Plagiarism: Menggunakan kembali karya yang telah dipublikasikan sebelumnya tanpa pengungkapan dan sitasi yang memadai.
- Duplicate Submission: Mengirimkan naskah yang sama atau sangat mirip ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
- Citation Manipulation: Menambahkan sitasi yang tidak relevan untuk meningkatkan jumlah sitasi tertentu.
3. Pemeriksaan Similarity
Seluruh naskah yang dikirimkan ke MADIA akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan akademik seperti Turnitin, iThenticate, atau perangkat serupa sebelum diteruskan ke proses review. Pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi potensi plagiarisme maupun tumpang tindih publikasi yang tidak semestinya. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
Sebagai pedoman umum:
- Tingkat kemiripan keseluruhan yang dapat ditoleransi adalah maksimal 25%.
- Kemiripan dari satu sumber tidak boleh melebihi 5%, kecuali untuk kutipan yang sah, daftar pustaka, atau terminologi teknis yang umum digunakan.
- Editor berhak melakukan evaluasi substansial terhadap laporan similarity dan tidak hanya bergantung pada persentase kemiripan.
4. Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab untuk:
- Menjamin bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli.
- Menyebutkan seluruh sumber rujukan secara lengkap dan akurat.
- Menggunakan kutipan langsung maupun tidak langsung sesuai kaidah akademik.
- Menghindari penggunaan ulang karya yang telah dipublikasikan tanpa pengungkapan yang jelas.
- Melampirkan pernyataan orisinalitas naskah apabila diminta oleh editor.
5. Tindakan terhadap Dugaan Plagiarisme Sebelum Publikasi
Apabila dugaan plagiarisme ditemukan selama proses editorial atau peer review, editor dapat mengambil tindakan sebagai berikut:
- Meminta klarifikasi kepada penulis.
- Meminta revisi dan perbaikan sitasi.
- Mengembalikan naskah untuk diperbaiki sebelum review dilanjutkan.
- Menolak naskah apabila ditemukan plagiarisme yang signifikan.
Tingkat tindakan yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang ditemukan. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
6. Tindakan terhadap Plagiarisme Setelah Publikasi
Apabila plagiarisme ditemukan setelah artikel diterbitkan, MADIA dapat mengambil tindakan berupa:
- Menerbitkan koreksi (correction).
- Menerbitkan erratum atau corrigendum.
- Menerbitkan Expression of Concern.
- Melakukan pencabutan artikel (retraction).
- Memberitahukan hasil investigasi kepada institusi afiliasi penulis apabila diperlukan.
Seluruh tindakan akan dilakukan sesuai tingkat pelanggaran dan rekomendasi praktik terbaik publikasi ilmiah internasional. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
7. Peran Editor dan Reviewer
Editor dan reviewer memiliki tanggung jawab untuk membantu mengidentifikasi indikasi plagiarisme selama proses evaluasi naskah. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, editor akan melakukan investigasi secara objektif dan memberikan kesempatan kepada penulis untuk memberikan klarifikasi sebelum keputusan akhir diambil. :contentReference[oaicite:5]{index=5}
8. Komitmen terhadap Integritas Akademik
MADIA menegaskan bahwa plagiarisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima. Jurnal berkomitmen untuk menjaga kualitas publikasi ilmiah melalui penerapan standar etika yang tinggi, proses pemeriksaan yang transparan, serta penegakan kebijakan anti-plagiarisme secara konsisten. Dengan kebijakan ini, MADIA berupaya memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan memberikan kontribusi ilmiah yang orisinal, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan bagi pengembangan ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, media, dan komunikasi kontemporer. :contentReference[oaicite:6]{index=6}



