KEBIJAKAN PENARIKAN DAN KOREKSI ARTIKEL

KEBIJAKAN PENARIKAN DAN KOREKSI ARTIKEL

Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) berkomitmen untuk menjaga integritas akademik, transparansi ilmiah, dan kualitas publikasi. Apabila ditemukan kesalahan, pelanggaran etika, atau informasi yang dapat memengaruhi validitas artikel yang telah diterbitkan, jurnal berhak melakukan koreksi, klarifikasi, atau penarikan artikel sesuai dengan tingkat permasalahan yang ditemukan.

Tujuan Kebijakan

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan dalam J-SIKOM tetap akurat, dapat dipercaya, dan memenuhi standar etika publikasi ilmiah yang berlaku.

Koreksi Artikel (Correction)

Koreksi dapat dilakukan apabila ditemukan kesalahan yang tidak memengaruhi validitas utama hasil penelitian, namun perlu diperbaiki untuk menjaga keakuratan informasi ilmiah.

  • Kesalahan penulisan nama penulis atau afiliasi.
  • Kesalahan data, tabel, gambar, atau referensi yang tidak mengubah kesimpulan penelitian.
  • Kesalahan tata bahasa, format, atau metadata artikel.
  • Informasi tambahan yang diperlukan untuk memperjelas isi artikel.

Setiap koreksi akan dipublikasikan secara terbuka dan ditautkan dengan artikel asli sehingga pembaca dapat mengetahui perubahan yang telah dilakukan.

Ekspresi Keprihatinan (Expression of Concern)

Editor dapat menerbitkan Expression of Concern apabila terdapat dugaan pelanggaran etika atau ketidakakuratan data yang sedang dalam proses investigasi, namun belum tersedia bukti yang cukup untuk melakukan koreksi atau penarikan artikel.

Penarikan Artikel (Retraction)

Artikel dapat ditarik apabila ditemukan pelanggaran serius terhadap etika publikasi atau terdapat masalah substansial yang menyebabkan hasil penelitian tidak lagi dapat dipercaya.

  • Plagiarisme.
  • Fabrikasi atau falsifikasi data.
  • Publikasi ganda (duplicate publication).
  • Pelanggaran hak cipta.
  • Kesalahan metodologis yang menyebabkan kesimpulan tidak valid.
  • Pelanggaran etika penelitian.
  • Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan.

Prosedur Penarikan Artikel

  1. Editor menerima laporan atau menemukan indikasi pelanggaran etika.
  2. Editor melakukan investigasi dan meminta klarifikasi kepada penulis.
  3. Editor dapat berkonsultasi dengan reviewer, dewan editor, atau institusi terkait.
  4. Keputusan koreksi, ekspresi keprihatinan, atau penarikan artikel ditetapkan berdasarkan hasil investigasi.
  5. Penulis diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan sebelum keputusan akhir diambil.

Status Artikel yang Ditarik

Artikel yang ditarik tidak akan dihapus dari sistem jurnal. Artikel tetap tersedia untuk menjaga integritas rekam jejak ilmiah, namun akan diberi tanda yang jelas sebagai Retracted Article disertai alasan penarikan yang dipublikasikan secara resmi.

Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib segera memberitahukan editor apabila menemukan kesalahan signifikan dalam artikel yang telah diterbitkan dan bekerja sama dalam proses koreksi maupun penarikan artikel.

Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab menangani seluruh proses koreksi dan penarikan artikel secara objektif, transparan, dan sesuai dengan pedoman etika publikasi ilmiah yang berlaku.