ADAPTASI BUDAYA MAHASISWA INDONESIA DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK DI UNI EMIRAT ARAB

Penulis

  • Kuntum Chaira Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Riau
  • Nurul Mustaqimmah Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.36085/j-sikom.v7i1.10193

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dinamika adaptasi budaya mahasiswa Indonesia dalam menghadapi culture shock di Uni Emirat Arab (UEA), lingkungan yang memadukan identitas religius dan multikulturalisme. Menggunakan pendekatan kualitatif berlandaskan teori culture shock Oberg dan model adaptasi Kim, studi ini mengungkap cara mahasiswa menavigasi disorientasi budaya. Temuan menunjukkan bahwa kesamaan agama memberikan kenyamanan psikologis pada fase honeymoon, namun belum cukup mengatasi hambatan interaksi pada fase crisis akibat perbedaan dialek, norma sosial, dan gaya komunikasi setempat. Dukungan komunitas etnis dan strategi interaksi yang fleksibel memediasi fase recovery, yang pada akhirnya membentuk identitas hibrida di tahap adjustment. Keberhasilan adaptasi di lingkungan kosmopolitan UEA sangat bergantung pada transformasi identitas, kompetensi komunikasi, dan ketahanan emosional, tanpa kehilangan akar budaya asal. Penelitian ini berkontribusi praktis bagi calon mahasiswa internasional dalam memahami kompleksitas sosial di Timur Tengah.


Kata Kunci: Adaptasi Budaya, Culture Shock, Komunikasi Antar Budaya, Mahasiswa Indonesia, Uni Emirat Arab

Unduhan

Diterbitkan

05-05-2026

Cara Mengutip

Chaira, K., & Mustaqimmah, N. (2026). ADAPTASI BUDAYA MAHASISWA INDONESIA DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK DI UNI EMIRAT ARAB. Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM), 7(1), 316–329. https://doi.org/10.36085/j-sikom.v7i1.10193