RESPON HASIL TANAMAN CABAI RAWIT DI LAHAN GAMBUT DENGAN PERLAKUAN BOKASHI RERUMPUTAN DAN PUPUK NPK 9-20-25
DOI:
https://doi.org/10.36085/agrotek.v20i1.8629Abstrak
Tanaman cabai merupakan salah satu tanaman hortikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Selain berguna sebagai bahan penyedap masakan, cabai rawit juga mengandung zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menguji pengaruh pupuk bokashi reruputan dan NPK 9-20-25 pada tanah gambut terhadap tinggi tanaman, diameter batang, bobot buah pertanaman, jumlah buah pertanaman, bobot buah perbutir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk bokashi rerumputan dan NPK tidak berpengaruh tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman. Perlakuan tunggal pupuk bokashi rerumputan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman. Perlakuan yang efisien untuk mendapatkan tingkat kemanisan batang sorgum yaitu perlakuan pupuk bokashi reumputan dosis 15 ton/ha. Hasil tertinggi pada penelitian ini mendapatkan tinggi tanaman 39,01 cm, diameter batang 8,67 cm, bobot buah pertanaman 32,93 g, jumlah buah pertanaman 23, 24 buah, bobot buah perbutir 1,45 g. Untuk hasil lebih baik disarankan menggunakan pupuk bokashi rerumputan dengan dosis 15 t ha-1 dan melakukan budidaya tanaman cabai rawit pada musim yang tidak memiliki curah hujan yang tinggi.