PENGARUH EKSTRAK DAUN MIMBA DAN SIRSAK TERHADAP MORTALITAS DAN KONSUMSI PAKAN Sitophilus zeamais PADA PENYIMPANAN BIJI JAGUNG
DOI:
https://doi.org/10.36085/agrotek.v20i2.9609Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak daun mimba (Azadirachta indica), daun sirsak (Annona muricata), serta kombinasi keduanya terhadap mortalitas dan konsumsi pakan Sitophilus zeamais pada biji jagung selama penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian UMSU, pada Oktober–November 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan dan empat perlakuan: kontrol, ekstrak daun mimba 10 mL L⁻¹, ekstrak daun sirsak 10 mL L⁻¹, dan kombinasi mimba–sirsak (5 + 5 mL L⁻¹). Parameter yang diamati meliputi mortalitas imago harian selama tujuh hari dan sisa pakan setelah periode pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak nabati memberikan variasi nilai mortalitas, tetapi analisis ragam menunjukkan pengaruh tidak nyata (p > 0,05). Mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan daun sirsak (53,3%), diikuti mimba (33,3%), kontrol (30%), dan kombinasi (13,3%). Konsumsi pakan juga tidak menunjukkan perbedaan nyata antarperlakuan, dengan rataan sisa pakan berkisar 2,5–5,07 g. Hasil ini mengindikasikan bahwa konsentrasi ekstrak yang digunakan belum mampu menghasilkan efek insektisidal yang signifikan terhadap S. zeamais. Penelitian lanjutan diperlukan dengan konsentrasi lebih tinggi, metode ekstraksi berbeda, atau formulasi stabil untuk meningkatkan efektivitas pestisida nabati pada penyimpanan biji jagung.
Kata kunci: hama gudang, ekstrak daun, Azadirachta indica, Annona muricata






