Bahasa Indonesia

Penulis

  • Ni Putu Diyanti Kayana Lovania Universitas Pendidikan Nasional
  • Putri Ekaresti Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.36085/bumir.v9i1.10183

Abstrak

Permasalahan limbah plastik di lingkungan sekolah dasar menjadi isu yang perlu
mendapat perhatian serius karena berdampak pada kebersihan, kesehatan, dan kesadaran
lingkungan siswa sejak usia dini. Penelitian sekaligus kegiatan pengabdian ini bertujuan
untuk mentransformasikan limbah plastik menjadi produk dekoratif guna mendukung
program green economy di Sekolah Dasar 2 Dangri, Denpasar. Metode yang digunakan
meliputi observasi awal, sosialisasi konsep pengelolaan limbah berbasis prinsip reduce,
reuse, recycle, pemilahan sampah, serta praktik pembuatan produk dekoratif dari bahan
plastik bekas. Produk yang dihasilkan adalah pot tanaman dari galon bekas yang di lukis
menggunakan cat.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai
pentingnya pengelolaan limbah plastik serta tumbuhnya kreativitas dalam me manfaatkan
sampah menjadi barang bernilai guna. Selain menghasilkan produk dekoratif yang dapat
dimanfaatkan untuk memperindah lingkungan sekolah, program ini juga menanamkan
kesadaran akan pentingnya perilaku ramah lingkungan sebagai bagian dari implementasi
green economy. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, transformasi limbah plastik
di lingkungan sekolah terbukti efektif dalam membangun budaya peduli lingkungan
secara berkelanjutan.

Referensi

Arsyad, L. (2019). Ekonomi pembangunan dan pembangunan berkelanjutan. UPP STIM YKPN.

Ellen MacArthur Foundation. (2019). Completing the picture: How the circular economy tackles climate change. Ellen MacArthur Foundation.

Fatimah, F., Astutik, Y., Yusr, E., et al. (2023). Pengelolaan limbah botol plastik sebagai upaya pengurangan pencemaran lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, —(—), —–—.

Kamaliyah, L. R., Yuliana, L., Sativa, S. O., Muftikhali, Q. E., Rahmi, R. N., Safira, E., & Rizky, M. (2025). Pemanfaatan limbah plastik berbasis ecobrick di lingkungan SD Negeri 01 Menteng. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 35–41.

Karim, K., & Mel, M. (2025). Implementasi green economy melalui ecobrick: Pemberdayaan siswa MA DDI Padanglampe dalam daur ulang sampah plastik. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 67–78.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Sistem pengelolaan sampah berbasis 3R di Indonesia. KLHK RI.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2023. KLHK RI.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Panduan penguatan karakter dalam pembelajaran berbasis proyek. Kemendikbudristek.

Lahabu, Y. D., Prasetyo, S., Abroto, A., & Anuli, W. Y. (2024). Pengurangan dan pelestarian limbah plastik di lingkungan sekolah untuk membentuk kesadaran siswa terhadap kebersihan lingkungan. Journal of Elementary Educational Research, —(—), —–—.

Mulyasa, E. (2022). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Bumi Aksara.

Nasution, R. (2020). Pendidikan lingkungan hidup sebagai upaya membangun karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–156.

Nurfadila, M. Y., Ali, M. I., Ismail, A., & Arsyad, M. N. F. (2025). Recycling education through plastic waste pot-making training for elementary school students. Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi, Edukasi, dan Kesehatan, —(—), —–—.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). Global material resources outlook to 2060. OECD Publishing.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2021). Towards green growth 2021: Monitoring progress. OECD Publishing.

Pemerintah Kota Denpasar. (2023). Peraturan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Pemkot Denpasar.

Prasetyo, H., & Sutopo, W. (2018). Industri 4.0 dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Jurnal Teknik Industri, 13(1), 17–26.

Putra, J. P., Putri, I. W. S., Wardoyo, A. A., et al. (2024). Edukasi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, —(—), —–—.

Rafly, M., Hafiz, K., Naim, A., Rachman, Z. A., & Cahyani, A. R. (2025). Transforming plastic waste into ecobrick-based creative economy products in Kebonsari Village, Surabaya. Journal of Community Development, 9(3), 391–396.

Rustam, D., Muhelni, L., & Sosial, F. (2024). Utilizing plastic waste into useful items to increase student creativity in primary schools. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 140–149.

Sanuriza, I. I., Jayadi, I., Ihwan, K., Husain, P., Risfianty, K., Atika, B. N., & Dewi, A. (2025). Pengolahan limbah plastik menjadi hiasan kreatif sebagai upaya edukasi pengurangan sampah dan pemberdayaan masyarakat. Nuras: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 94–103.

Sari, N., & Wibowo, A. (2022). Pemanfaatan limbah plastik menjadi produk kreatif sebagai upaya mendukung ekonomi hijau. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 6(1), 55–63.

Sari, Y., Hadi, W., & Wardhani, P. A. (2025). Transformasi limbah plastik menjadi karya seni kerajinan: Strategi pemberdayaan ekonomi kreatif bagi kelompok ibu rumah tangga usia produktif. Jurnal Ekonomi Kreatif, 4(1), 169–176.

Suryani, A. (2019). Peran sekolah dalam pengelolaan sampah plastik berbasis partisipatif. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(3), 312–320.

Telaumbanua, T., Sarumaha, M., Laia, K., Hulu, B., Harefa, F., Zagoto, D., & Dakhi, A. (2025). Transformasi botol plastik Aqua menjadi tempat sampah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(1), 1–14.

United Nations. (2023). The Sustainable Development Goals Report 2023. United Nations.

United Nations Environment Programme. (2023). Turning off the tap: How the world can end plastic pollution and create a circular economy. UNEP.

UNESCO. (2021). Education for sustainable development: A roadmap. UNESCO Publishing.

World Bank. (2022). Indonesia plastics circularity: Opportunities and barriers. World Bank.

Zulfar, M. I., Devika, S. C., Rukmiati, L., & Jafar, I. (2024). Pemanfaatan limbah plastik menjadi produk kreatif bagi pelajar di SDN Kalisari 1. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 866–875.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-16