OPTIMALISASI POSYANDU LANSIA MELATI VI TALANG JAMBE MELALUI EDUKASI PTM, TEH SIRIH CINA DAN SENAM PROLANIS

Penulis

  • Henni Febriawati STIKES AL Su’aibah Palembang
  • Achmad Faisal Rizal STIKES Al-Su'aibah Palembang
  • Ike Sri Wahyuni STIKES Al-Su'aibah Palembang
  • Sarkawi Poltekkes Kemenkes Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36085/bumir.v9i1.10014

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan layanan Posyandu Lansia Melati VI Kampung Sugih Waras, Kelurahan Talang Jambe, melalui penyuluhan Penyakit Tidak Menular (PTM), edukasi pemanfaatan teh sirih cina (Peperomia pellucida), pemeriksaan tekanan darah, dan senam Prolanis. Metode kegiatan meliputi tahap perencanaan–persiapan, pelaksanaan edukasi menggunakan media leaflet dan diskusi interaktif, skrining tekanan darah, praktik/pendampingan senam Prolanis, serta pemberian teh sirih cina dan pemantauan tekanan darah selama tiga hari berturut-turut. Peserta kegiatan berjumlah 22 pralansia dan lansia. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang faktor risiko, pencegahan, dan pengendalian PTM serta cara pengolahan teh sirih cina. Secara klinis, terjadi penurunan rerata tekanan darah sistolik/diastolik dari 142,95/90,91 mmHg (hari ke-1) menjadi 126,36/81,36 mmHg (hari ke-3). Sebanyak 95,5% peserta mengalami penurunan tekanan darah sistolik setelah pemantauan tiga hari. Kegiatan didukung oleh peran kader posyandu dan kolaborasi dengan UPTD Puskesmas Talang Jambe, namun masih ditemui kendala partisipasi sebagian lansia karena keterbatasan waktu dan kondisi kesehatan. Disimpulkan bahwa pendekatan edukatif, herbal, dan aktivitas fisik terstruktur berpotensi meningkatkan pengetahuan, keterlibatan, serta pengendalian faktor risiko PTM pada lansia; keberlanjutan program memerlukan pendampingan kader dan monitoring berkala.

Referensi

Aisyah, S. D., Yuniningsih, T., & Djumiarti, T. (2024). Efektivitas Program Pelayann Posyandu Lansia di Puskesmas Tuntang Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Jurnal of Management & Public Policy, 13(3). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jppmr.v13i3.44265

Oktarianita, Wati, N., Febriawati, H., & Afriyanto. (2021). An Analysis on the Implementation of Posbindu PTM Program at Beringin Raya Community Health Center Bengkulu. Disease Prevention and Public Health Journal, 15(1), 1–14.

Rahmawati, I., S, S. S. G., & Kamillah, S. (2024). Pengaruh Rebusan Air Daun Sirsak ( Annonamuricata ) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur Tahun

2023. Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan, 2(3).

SKI. (2023). Sistem Informasi Kesehatan.

Suatmi, B. D. (2023). Partisipasi Berkelanjutan Kader Posyandu Lansia dan Posbindu Penyakit Tidak Menular Terintegrasi di RW 06, Baranangsiang Indah, Kota Bogor. Jurnal Abdimas: Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1–16.

Tursilowati, S. Y., Kusumasari, R. R. V., & Isnaini, Y. (2024). Skrining Kesehatan Upaya Deteksi Dini Penyakit tidak Menular pada Lansia Kalurahan Wonolelo, Bantul. APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 33–38. https://doi.org/10.47575/apma.v4i1.509

WHO. (2022). Noncommunicable diseases and ageing. WHO Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-16