TRANSFORMASI ESTETIKA PUISI LISAN KE PUISI AUDIOVISUAL DI TIKTOK SEBAGAI PRAKTIK ESKPRESI SASATRA GENERASI Z: KAJIAN FENOMENOLOGI SASTRA

Authors

  • Ida Sufrotushofi Universitas Pekalongan
  • Muhamad Haryanto Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.36085/lateralisasi.v14i1.10921

Keywords:

transformasi estetika, puisi audiovisual, TikTok, Generasi Z, Fenomenologi sastra

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong terjadinya transformasi bentuk sastra, khususnya puisi, dari bentuk lisan menuju bentuk audiovisual yang banyak berkembang di media sosial TikTok. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan estetika dalam cara puisi diproduksi, disebarluaskan, dinikmati, dan dimaknai oleh Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis pengalaman estetik Generasi Z dalam transformasi puisi lisan menjadi puisi audiovisual di TikTok serta bagaimana mereka menikmati, memaknai, dan mengekspresikannya melalui perspektif fenomenologi sastra. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sastra. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat kreator dan tiga penikmat puisi audiovisual TikTok yang berasal dari Generasi Z. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi puisi lisan ke puisi audiovisual menghadirkan bentuk estetika baru melalui perpaduan unsur teks, suara, musik, visual, dan teknologi digital. Bagi kreator, puisi audiovisual menjadi media ekspresi diri yang memungkinkan penggabungan kreativitas sastra dan visual dalam satu karya. Sementara itu, bagi penikmat, unsur visual dan audio membantu memperkuat pengalaman emosional, mempermudah pemahaman makna, serta menciptakan keterhubungan dengan pengalaman hidup pribadi. Dalam perspektif fenomenologi sastra, makna puisi audiovisual terbentuk melalui pengalaman subjektif penikmat yang dipengaruhi oleh latar pengalaman, emosi, dan konteks kehidupan masing-masing. TikTok juga berperan sebagai ruang ekspresi sastra digital yang memperluas akses, apresiasi, dan partisipasi Generasi Z dalam praktik kesusastraan. Dengan demikian, puisi audiovisual di TikTok dapat dipahami sebagai bentuk transformasi estetika sastra yang relevan dengan budaya digital sekaligus menjadi praktik ekspresi sastra Generasi Z di era media sosial.

References

Artika, I. W., Purnami, N. P., & Wisudariani, N. M. R. (2021). Puisi audio visual Youtube: Sastra digital dan industri kreatif. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(1), 103–115.

Endraswara, S. (2021). Metodologi Penelitian Fenomenologi Sastra Penerbit Cv.Eureka Media Aksara.

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.

Haryanto, M., Setyaningsih, N. H., & Nuryatin, A. (2022). Transformasi wajah riset puisi dari konvensional, alih wahana sampai multimodal. Jurnal Sastra Indonesia, 11(2), 165–176.

Hikmah, M., & Haryadi, H. (2022). Aplikasi Tiktok Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Keterampilan Berbicara Untuk Siswa SMA. Literasi: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 6(2), 369–377.

Islamiati, A., & Hidayatullah, S. (2023). Analisis Makna Pada Kumpulan Puisi Media Sosial Tiktok @Rillo90s dengan Pendekatan Mimetik. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 1(2), 183–190. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.1675

Artika, I. W., Purnami, N. P., & Wisudariani, N. M. R. (2021). Puisi audio visual Youtube: Sastra digital dan industri kreatif. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(1), 103–115.

Endraswara, S. (2021). Metodologi Penelitian Fenomenologi Sastra Penerbit Cv.Eureka Media Aksara.

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.

Haryanto, M., Setyaningsih, N. H., & Nuryatin, A. (2022). Transformasi wajah riset puisi dari konvensional, alih wahana sampai multimodal. Jurnal Sastra Indonesia, 11(2), 165–176.

Hikmah, M., & Haryadi, H. (2022). Aplikasi Tiktok Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Keterampilan Berbicara Untuk Siswa SMA. Literasi: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 6(2), 369–377.

Islamiati, A., & Hidayatullah, S. (2023). Analisis Makna Pada Kumpulan Puisi Media Sosial Tiktok @Rillo90s dengan Pendekatan Mimetik. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 1(2), 183–190. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.1675

Refira, F. (2023). ANALISIS NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA BUYA HAMKA (KAJIAN FENOMENOLOGI ) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Syarat-Syarat Disusun Oleh: PROGRAM STUDI TADRIS BAHASA INDONESIA.

Rorong, M. J. (2020). Fenomenologi. Deepublish.

Rozi, R. F. (2019). Puisi di Layar Instagram; Ekspresi Sastra-Multimedia Pada Ekosistem Siber. Digital Repository Universitas Jember, 8, 3–4.

Rufaida, B. S. (2023). Pengaruh gaya bahasa generasi z dalam berbahasa indonesia di era globalisasi terhadap keutuhan bahasa Indonesia. Translation and Linguistics (Transling), 3(3), 169–181.

Rukin. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Situmorang, S. (2025). Transformasi Bahasa dan Konteks Sosial dalam Praktik Komunikasi Digital Gen-Z di TikTok: Suatu Kajian Pragmatik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(4), 5439–5445. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i4.2704

Wilyanti, L. S., & Wulandari, S. (2023). Struktur Fisik dan Batin Puisi Audio Visual Youtube sebagai Bahan Ajar Sastra Digital. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 705. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.2977

Downloads

Published

06-07-2026

Issue

Section

Articles