AB mix, Kalium, Selada PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA (Lactuca sativa L.) DALAM KULTUR HARA PADA BERBAGAI KONSENTRASI LARUTAN AB MIX DAN KALIUM
Abstrak
Kinerja budidaya selada hidroponik secara signifikan bergantung pada presisi formulasi larutan nutrisi, sehingga diperlukan ketersediaan unsur hara dalam komposisi optimal dengan bioavailabilitas tinggi. Dalam sistem hidroponik, nutrisi AB Mix yang terdiri dari dua komponen larutan (A dan B) telah menjadi standar aplikasi. Kalium sebagai makronutrien esensial memainkan peran krusial dalam pertumbuhan tanaman, khususnya melalui mekanisme aktivasi enzimatik yang mendukung proses metabolisme dan biosintesis seluler. Salah satu kesulitan dalam budidaya hidroponik selada adalah belum diketahuinya dosis nutrisi yang optimal, dan harga nutrisi relatif tinggi. Dampak aplikasi pupuk K pada perkembangan dan hasil tanamanselada dipengaruhi oleh jumlah unsur hara yang diberikan melalui pupuk AB mix, serta tingkat konsentrasi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi nutrisi AB mix dan penambahan pupuk K terhadap pertumbuhan dan hasil selada (Lactuca sativa L.) dalam larutan kultur hara. Penelitian ini dilaksanakan di The Zafarm. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yang terbagi atas 9 level perlakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan dengan tiga kali pengulangan, menghasilkan total 27 unit percobaan. Karena setiap unit tersusun atas 4 individu tanaman, total tanaman yang digunakan adalah 108. Hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa, pemberian pupuk AB mix general sayur 1200 ppm + Kalium 250 ppm memberikan hasil tanaman selada terbaik yang dapat diukur dari pertambahan tinggi tanaman, perkembangan luasan daun, massa segar, dan massa kering, serta panjang dan volume perakaran serta warna hijau tua, rasa manis, dan tekstur renyah, Pemberian pupuk AB mix formulasi buatan belum mampu menyamai pertumbuhan tanaman yang menggunakan AB mix general sayur pada semua peubah.






