ANALISIS DAN OPTIMALISASI PENCAHAYAAN ALAMI COUVEE CAFE UNTUK KENYAMANAN VISUAL MENGGUNAKAN DIALUX
Keywords:
DIALux, intensitas cahaya, kenyamanan visual, pencahayaan alamiAbstract
Cafe merupakan ruang komersial yang tidak hanya digunakan untuk aktivitas makan dan minum, tetapi juga bekerja, belajar, dan bersosialisasi sehingga membutuhkan kualitas pencahayaan alami yang mampu mendukung kenyamanan visual pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pencahayaan alami pada Couvee Cafe Yogyakarta serta menentukan strategi optimasi yang paling efektif untuk meningkatkan pemerataan pencahayaan dan mengurangi potensi silau. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan simulasi menggunakan perangkat lunak DIALux. Simulasi dilakukan pada kondisi eksisting dan delapan skenario optimasi berdasarkan variasi ukuran shading, sudut kemiringan shading sebesar 30° dan 60°, serta tiga kondisi waktu simulasi, yaitu 22 Maret, 22 Juni, dan 22 Desember pukul 15.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting menghasilkan distribusi pencahayaan yang belum merata, dengan intensitas cahaya yang sangat tinggi pada area dekat bukaan dan intensitas yang rendah pada area bagian dalam bangunan. Penambahan shading mampu meningkatkan kualitas distribusi cahaya serta mengurangi paparan cahaya langsung. Shading dengan sudut kemiringan 60° lebih efektif dalam mengurangi silau, namun berpotensi menurunkan intensitas pencahayaan pada area yang jauh dari bukaan. Sementara itu, konfigurasi shading berukuran lebih besar dengan sudut kemiringan 30° memberikan distribusi pencahayaan yang paling merata dan mampu menjaga tingkat iluminasi pada sebagian besar ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimasi ukuran dan sudut kemiringan shading dapat meningkatkan kenyamanan visual pengguna sekaligus mendukung efisiensi penggunaan pencahayaan alami pada bangunan cafe.








