SOAL KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS BENGKULU

Authors

  • Etika Budiarti1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Nyayu Masyita Ariani Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Adi Asmara Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36085/mathumbedu.v9i3.3582

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan soal-soal kemampuan penalaran matematis materi bangun ruang sisi datar berkonteks Bengkulu yang terstandar: yang valid, memiliki keterbacaan baik,  memiliki tingkat kesukaran dan indeks daya beda baik. Penelitian ini yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2020/2021 ini mengikuti alur  Tessmer. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VIII SMP di Bengkulu. Sebelum prototipe soal dibuat, dilakukan analisis siswa, kurikulum, materi dan konteks. Telaah dan revisi soal dilakukan pada tahap experts review. Soal ditelaah oleh 3 orang validator dari sisi konten, konstruk, dan bahasa. Komentar dan saran validator pada proses validasi menjadi acuan untuk revisi soal. Hasil analisis validasi akhir para validator menunjukkan bahwa soal telah valid. Proses one to one pada 3 orang siswa kelas VIII yang  masing-masing berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah, Tergambar dari proses one to one bahwa maksud soal dapat terbaca oleh siswa. Bukti empirik mengenai tingkat kesukaran dan indeks daya beda butir soal diperoleh pada tahap small group, dengan cara mengujicobakan soal yang telah valid dan memiliki keterbacaan yang baik kepada 31 siswa kelas VIII SMP di Bengkulu.  Skor siswa terhadap soal tersebut dianalisis secara kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 8 soal dikembangkan dikategorikan terstandar. Soal-soal ini dapat digunakan untuk melatih kemampuan penalaran matematis siswa SMP.

Kata Kunci: Soal matematika, kemampuan penalaran matematis, konteks Bengkulu, bangun ruang sisi datar

 Abstract

The purpose of this research was to produce standardized items on mathematical reasoning abilities in the Bengkulu context of flat-sided geometry: those that were valid, had good clarity appeal, had a difficulty level and a good discrimination index. This research, which was conducted in the 2020/2021 academic year, follows the Tessmer’ model. The test subjects were students of class VIII SMP in Bengkulu. Before the items prototype was made, an analysis of students, curriculum, material and context was carried out. The review and revision of the items were carried out at the experts review stage. The items were reviewed by 3 validators in terms of content, construct, and language. The validator's comments and suggestions in the validation process become a reference for revision of the questions. The results of the final validation analysis of the validators, showed that the questions were valid. One to one process for 3 students of class VIII, each of which has high, medium, and low abilities. It is illustrated from the one to one process that the meaning of the questions can be read by students. Empirical evidence regarding the level of difficulty and discrimination index of items was obtained at the small group stage, by testing items that were valid and had good readability to 31 grade VIII SMP students in Bengkulu. Student scores on these items were analyzed quantitatively. The results of the analysis showed that the 8 items developed were categorized as standardized. These items can be used to exercise the mathematical reasoning skills of junior high school students.

Keywords: Item test of mathematics, mathematical reasoning ability, Bengkulu context, flat-sided geometry

References

Allen, M. J., & Yen, W. M. (1979). Introduction To Measurement Theory. California: Cece Munshon.

Arikunto, S. (2018). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

BNSP. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SMP/MTs. Jakarta: BNSP

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1999). Pengelolaan Pengujian Bagi Guru Mata Pelajaran. Jakarta : Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Dimyanti & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Croker, L & Agina, J. (1986). Introduction to Classical and Modern Test Theory. Forth Worth: Holt Rinehart, and Winston Inc.

Fajriyah, L., & Zanthy, L. S. (2019). Penerapan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP. Journal On Education, 01 (03), 211–216. http://www.jonedu.org/index.php/joe/article/view/140

Farida, A. R., Caswita, & Gunawibowo, P. (2018). Pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Unila, 6(7), 644–654.

Hadi, Sy & Novaliyosi (2019). TIMMS Indonesia (Trends In International Mathematics and Science Study). Prosiding Seminar Nasional& Call For Paper. Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi Tasikmalaya, 19 Januari 2019. ISBN: 978-602-9250-39-8. Diakses pada tanggal 23 Januari 2022 dari https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/sncp/article/view/1096

Hamzah, A. (2014). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Rajawali Pers.

Kemendikbud. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Kemendikbud

Kuaseri & Suprananto. (2012). Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Mullis. I.V.S., Martin, O.M., Foy, P., & Hooper, M. (2016). TIMSS 2015 International Results in Mathematics. USA : TIMSS & PIRLS International Study Center.

Muri, Y. (2015). Assesmen dan Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Rahmawati, I. Y. (2016). Analisis teks dan konteks pada kolom opini “Latihan Bersama Al Komodo 2014” Kompas. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 5, 49–57.

Rohana. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis mahasiswa calon guru melalui pembelajaran reflektif. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 4(1), 105–119.

Safari (2019). Evaluasi Pendidikan: Penyusunan Kisi-kisi, Penulisan & Analisis Butir Soal Berdasarkan Kurikulum 2013 Menuju Penilaian abad 21. Jakarta: Erlangga

Shadiq, F. (2014). Pembelajaran Matematika: Cara Meningkatkan Kemampuan Berfikir Siswa. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tessmer, Martin. (1993). Planning and Conducting Formative Evaluations. Philadelphia: Kogan Page.

Van De, Walle John. (2008). Sekolah Dasar dan Menengah Matematika Pengembangan Pengajaran. Jakarta: Erangga.

Widjaja, W. (2013). The Use of Contextual Problems To Support Mathematical Learning. Indo-MS JME 2013. 4(2), 151-159.

Zulkardi. (2006). Formatif Evaluation: what, why, when and how. [online]. Diakses pada tanggal 13 Januari 2021 dari https://www.oocities.org/zulkardi/books.html.

Downloads

Published

2022-08-22
Abstract viewed = 68 times