MC (MATH WITH CULTURE) INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN ERA SOCIETY 5.0 GUNA MEMBANTU SISWA SMP

Authors

  • Muhammad Andi Nugroho Ngembal Rejo, Bae, Kudus, Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.36085/mathumbedu.v9i3.3451

Abstract

Saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat dan tanpa batas. Perubahan pola pikir dan tingkah laku masyarakat merupakan dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut atau yang saat ini dikenal dengan istilah society 5.0. Salah satu tantangan terbesar di era society 5.0 ini adalah berkurangnya peran aktif masyarakat dalam mengimplementasikan warisan budaya di Indonesia. Penulis dalam artikel ini menawarkan solusi inovasi media pembelajaran berupa sebuah aplikasi yaitu MC (Math with Culture) guna membantu siswa SMP dalam mengimplementasikan warisan budaya melalui pembelajaran matematika. Metode yang penulis gunakan yaitu Research and Development dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) dengan teknik analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Pada penelitian ini, didapatkan hasil bahwa aplikasi MC (Math with Culture) dikategorikan layak dipakai dalam pembelajaran mata pelajaran matematika.

Kata Kunci: Society era 5.0; Budaya Indonesia, Aplikasi MC (Math with Culture).

Abstract

Nowadays, the development of science and technology is increasingly rapid and boundless. Changes in people's mindsets and behaviors are the impact of the development of science and technology or what is currently known as society 5.0. One of the biggest challenges in this era of society 5.0 is the reduced active role of the community in implementing cultural heritage in Indonesia. The author in this article offers an innovative learning media solution in the form of an application, namely MC (Math with Culture) to help junior high school students in implementing cultural heritage through mathematics learningThe method that the author uses is Research and Development with the (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) ADDIE model with qualitative and quantitative data analysis techniques. In this study, the results were obtained that the MC (Math with Culture) application was categorized as feasible for use in learning mathematics subjects.

Keywords: Society era 5.0; Indonesian Culture, MC (Math with Culture) Application.

References

Ditpsd.kemdikbud.go.id. (2021). Menyiapkan Pendidik Profesional Di Era Society 5.0. Diakses pada 23 Mei 2022, dari http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/menyiapkan-pendidik-profesional-di-era-society-50.

Hendarsyah, D. (2019). E-Commerce Di Era Industri 4.0 Dan Society 5.0. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 8(2), 171-184.

Martyanti, A., & Suhartini, S. (2018). Etnomatematika: Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Budaya Dan Matematika. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 35-41.

Mulyana, D. (2005). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nahak, H. M. (2019). Upaya melestarikan budaya indonesia di era globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65-76.

Rizarizki, J. M., Khairinal, K., & Syuhada, S. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI di MAN 1 Kerinci. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2), 967-978.

Skobelev, P. O., & Borovik, S. Y. (2017). On the way from Industry 4.0 to Industry 5.0: From digital manufacturing to digital society. Industry 4.0, 2(6), 307-311.

Wikipedia.org (2021). Budaya Indonesia. Diakses pada 23 Mei 2022, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia

Downloads

Published

2022-07-31
Abstract viewed = 299 times