UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOLABORASI PESERTA DIDIK MELALUI PLATFORM GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN DARING MATEMATIKA

Authors

  • Yarmawati Program Studi Pendidikan Matematika FKIPUniversitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36085/mathumbedu.v9i3.3414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan kolaborasi peserta didik melalui platform google classroom dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII MIPA-1 SMA N 07 Kota Bengkulu dengan jumlah peserta didik 36 anak. Desain penelitian yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini empat komponen yaitu: (1) perencanaan (planning), (2) tindakan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Pada  model ini, komponen tindakan dan pengamatan dilaksanakan pada waktu yang sama. Hasil dari penelitian ini  terlihat pada persentase observasi kolaborasi peserta didik seluruh indikator yang semakin meningkat dari pra siklus presentase 47% dengan kategori kurang kolaborasi, pada siklus I presentase kolaborasi peserta didik sebesar 60% dengan kategori cukup kolaborasi, pada siklus II presentase kolaborasi peseta didik 73% dengan kategori kolaborasi, dan pada siklus III presentase kolaborasi peseta didik 95% dengan kategori sangat kolaborasi.

Kata kunci: matematika, google classroom, PTK, kolaborasi, daring

 Abstract

This study aims to determine the efforts to increase students' collaboration skills through platform google classroomThis research uses classroom action research (CAR). The subjects in this study were students of class XII MIPA-1 SMA N 07 Bengkulu City with a total of 36 students. The research design used in this Classroom Action Research (CAR) has four components, namely: (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. In this model, the action and observation components are carried out at the same time. The results of this study can be seen in the percentage of student collaboration observations of all indicators which is increasing from the pre-cycle percentage of 47% with the less collaboration category, in the first cycle the collaboration percentage of students is 60% with sufficient collaboration category, in the second cycle the collaboration percentage of students is 73 % in the collaboration category, and in the third cycle the percentage of students' collaboration is 95% with the highly collaborative category.

Keywords: mathematics, google classroom, CAR, collaboration, online

References

Elyas, A. H. (2018). Penggunaan Model Pembelajaran E-Learning Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Warta, 56.

Hardhono, A. (2002). Potensi Teknologi Komunikasi dan Informasi dalam Mendukung Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh di Indonesia. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 3(1), 112-126.

Suprijono, A. (2012) Metode dan Model-Model Mengajar,

Bandung: Alfabeta.

Huda, M . (2015). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Purwadani, I. (2016). Pengembangan Elearning Berbasis Claroline untuk Pembelajaran PTIK. Prosiding KNIT 2 Nusa Mandiri. Jakarta.

Pane, M.D.A. (2017). Belajar dan Pembelajaran," FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(3), 333-352.

Sudjana. (2019) Media Pengajaran. Jakarta: Algesindo, Sinar Baru.

Riyanto,Y. (2010). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Rusman. (2013). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Syaifurahman & Ujiati, T. (2013). Manajemen dalam Pembelajaran. Jakarta: Permata Puri Media

Downloads

Published

2022-08-08
Abstract viewed = 13 times