Komunikasi antarbudaya yang efektif dalam keberagaman suku

(Studi pada Suku Rejang dan Jawa di Desa Sunda Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah)

Penulis

  • Bayu Prayogi Putra
  • Melyeka Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36085/jsikom.v3i2.4127

Abstrak

Kontras dalam fondasi sosial yang ada tidak menghalangi kita untuk berinteraksi satu
sama lain dalam aktivitas publik menciptakan kehidupan bersahabat dan membuat
korespondensi yang menarik. Hal inilah yang menjadi pembenaran mengapa penulis
mengambil judul “Efektifitas Komunikasi Antar Budaya dalam Keberagaman Suku.
Sarana yang memadai dalam korespondensi antarbudaya dalam keragaman etnis
(Suku Rejang sebagai Suku Asli dan Suku Jawa sebagai suku luar). Pemeriksaan ini terjadi di
Bengkulu Tengah, tepatnya di Desa Sunda Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa dari tanggal 7
Oktober 2021 hingga 10 November 2021 dengan menggunakan strategi ilustratif subjektif.
Strategi jaminan saksi yang digunakan adalah prosedur pemeriksaan purposive. Metode
pengumpulan informasi yang digunakan adalah persepsi, pertemuan, dan dokumentasi.
Informasi tersebut kemudian dibedah dengan penurunan informasi, menampilkan informasi
penarikan akhir atau konfirmasi informasi. Eksplorasi ini dihubungkan dengan penyelidikan
Teori Fenomenologi Stanley Deetz yang memiliki tiga komponen, yaitu informasi spesifik,
makna dan bahasa.
Dari konsekuensi tinjauan ini, cenderung diduga bahwa korespondensi antarbudaya
antara individu Jawa dan Rejang menunjukkan korespondensi antarbudaya yang kuat antara
individu Jawa dan Rejang, yang ditopang oleh kemampuan untuk menyampaikan dan
berinteraksi. dalam kehidupan sehari-hari biasa secara lokal.


Kata Kunci:Efektovita, Komunikasiantar Budaya, SukuRejang, SukuJawa

Diterbitkan

2022-10-20

Terbitan

Bagian

Articles
Abstrak viewed = 28 times