KONSEP CANTIK DAN REALITAS KECANTIKAN BENTUKAN MEDIA

Authors

  • Fitri Yuliani Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Juliana Kurniawati Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Mely Eka Karina Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36085/idea.v1i2.4811

Abstract

Media memiliki peran dalam pembetukan konsep “cantik” pada khalayak yang berujung pada konstruksi realitas kecantikan yang mana merupakan hasil dari bentukan media. Realitas kecantikan ideal kemudian menjadi “standar” bagi perempuan dan dianggap sebagai sebenar-benarnya realitas karena besarnya pengaruh media. hal ini pada dasarnya dikarenakan konsep “cantik” dan “kecantikan” tanpa disadari tertanam dan dipahami kemudian disepakati sebagai sebuah standar yang tanpa disampaikan secara lisan pun hal tersebut tergambarkan dari bagaimana media menggambarkan kecantikan dengan menampilkan orang-orang yang memiliki kriteria tertentu. Kritik atas standar kecantikan bentukan media pun banyak disampaikan dan dituangkan dalam konten media sosial, sehingga mulai ada perubahan-perubahan dalam cara pandang untuk menetapkan standar “cantik” dan “kecantikan”, meskipun demikian konsep cantik dan standar kecantikan tersebut tidak berlari jauh dari konsep yang sebelumnya tentang “cantik” dan kecantikan” dimana putih, tinggi, lansing masih menjadi tolak ukur pertama dalam memandang kecantikan seseorang. Lagu All About that Bass yang pernah dibawakan oleh penyanyi Manca Negara Meghan trainor menjadi bentuk suara yang berusaha mengubah pandangan tentang konsep “cantik” dan “kecantikan”, dimana konsep cantik dan kecantikan tersebut adalah narasi modern yang berusaha dipatahkan melalui pesan yang berusaha disampaikan melalui sebuah karya seni.

Kata kunci : Konsep, cantik, realitas, media.

 

IDEA Volume 1 Nomor 2 Edisi Desember 2022

Published

30-12-2022

How to Cite

Yuliani, F., Kurniawati, J. ., & Eka Karina, M. (2022). KONSEP CANTIK DAN REALITAS KECANTIKAN BENTUKAN MEDIA. JURNAL ILMIAH IDEA, 1(2), 122–131. https://doi.org/10.36085/idea.v1i2.4811
Abstract viewed = 300 times