PEMAKNAAN EKSPRESI KREATIF GENERASI Z DALAM PUISI DIGITAL TIKTOK SEBAGAI PRAKTIK SASTRA MULTIMODAL: PERSPEKTIF POSTMODERNISME

Authors

  • Naurotul Ariji Universitas Pekalongan
  • Muhammad Haryanto

DOI:

https://doi.org/10.36085/lateralisasi.v14i1.10891

Keywords:

ekspresi kreatif Generasi Z, postmodernisme, puisi digital TikTok, multimodalitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana praktik sastra multimodal dalam puisi digital
TikTok membentuk pemaknaan ekspresi kreatif Generasi Z dalam perspektif postmodernisme.
Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis teks multimodal terhadap
lima video puisi digital yang dipilih secara purposif dari platform TikTok. Data dianalisis
menggunakan teori multimodalitas Kress dan van Leeuwen serta perspektif postmodernisme JeanFrancois Lyotard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan ekspresi kreatif Generasi Z
terbentuk melalui tiga hal yang saling berkaitan, yaitu subjektivitas pengalaman personal sebagai
penolakan narasi besar, fragmentasi emosi sebagai strategi estetik, serta pluralitas makna yang lahir
dari interaksi antarmode verbal, visual, audio, dan performatif. Dengan demikian, puisi digital
TikTok dapat dipahami sebagai ruang ekspresi kontemporer yang mencerminkan cara Generasi Z
memaknai dan mengkomunikasikan pengalaman hidupnya dalam budaya digital postmodern.

References

Abdullah, F., Tandiana, S. T., & Saputra, Y. (2020). Learning Multimodality through GenreBased Multimodal Texts Analysis: Listening to Students' Voices. Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning, 9(2), 101-114. https://doi.org/10.21580/vjv9i25406

Amin Muthohar, M., & Sholeh, A. K. (2025). Postmodernisme: Katalis Transformasi Sosial.

Jurnal Filsafat Indonesia, 8.

Artika, W., Purnamiati, N. P., Made, N., & Wisudariani, R. (2021). Puisi Audio Visual YouTube: Sastra Digital dan Industri Kreatif. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra

Indonesia. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Gutu, I. (2025). Multimodal discourse analysis in teaching specialized languages: Tools for unpacking political manipulation. DRGL 2025 Conference Proceedings, 137-145. https://doi.org/10.59295/drgl2025.19

Kress, G. R., & Van Leeuwen, T. (2001). Multimodal discourse: The modes and media of

contemporary communication. Routledge.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Rahmah, F. A., & Khasanah, I. (2023). Kreativitas generasi Z menggunakan bahasa prokem dalam berkomunikasi pada aplikasi TikTok. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan

Pengajarannya, 6(3), 827-840. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i3.675

Saputra, Y., & Satriani, I. (2025). Identitas Budaya dalam Novel Lusifer Lusifer karya Venerdi Handoyo: Kajian Postmodernisme Jean Francois Lyotard. DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia,

3(1), 19-24. https://doi.org/10.33096/didaktis.v3i1.790

Setiawan, J., & Sudrajat, A. (2018). Pemikiran Postmodernisme dan Pandangannya terhadap

Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat, 28(1), 25. https://doi.org/10.22146/jf.33296

Shafira, N., & Musi, S. (2025). Analisis TikTok sebagai Media Ekspresi Gen Z dalam

Komunikasi Visual dan Verbal. Jurnal Studi Multidisipliner, 9(10).

Simungala, G., Jimaima, H., & Nkhata, L. (2024). Social media discourses as multimodal assemblages. Journal of Multicultural Discourses,19(3), 229-243. https://doi.org/10.1080/17447143.2025.2511745

Syahria, N., Setiawan, R., Andanty, F. D., Iasya, L., & Adhim, S. (2025). Transformative

Experience of Reading Digital Literature in Social Media. EBONY: Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature,5(2), 248-263.

https://doi.org/10.37304/ebony.v5i2.20201

Downloads

Published

06-07-2026

Issue

Section

Articles