KONFLIK KEPRIBADIAN TOKOH LAKI-LAKI DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN

Authors

  • Amanda UNIKAMA
  • Suryantoro
  • Wadji
  • Riswanda Himawan

DOI:

https://doi.org/10.36085/lateralisasi.v14i1.10754

Keywords:

psikologi, sastra, psikoanalisis, novel

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas konflik batin dalam karya sastra yang merepresentasikan dinamika kepribadian manusia. Novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan menampilkan berbagai pergolakan psikologis, khususnya pada tokoh laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik kepribadian tokoh laki-laki berdasarkan struktur kepribadian teori Psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data berupa kutipan naratif dan dialog dalam novel yang menunjukkan struktur dan konflik kepribadian, kemudian dijabarkan menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kepribadian tokoh laki-laki muncul dalam bentuk id yang mendorong tindakan impulsif dan agresif, peran ego sebagai penyeimbang antara dorongan instingtif dan realitas, serta superego yang memunculkan pertimbangan moral. Konflik kepribadian tersebut dipengaruhi oleh trauma masa lalu, lingkungan sosial, dan tekanan psikologis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa struktur kepribadian Freud mampu menjelaskan dinamika konflik batin tokoh laki-laki dalam novel secara mendalam dan sistematis.

References

Abdullah, R. D. (2025). Ketidaksadaran Trauma Martin Aleida pada Cerpen Dendang Perempuan Pendendam: Perspektif Tafsir Mimpi Freud. MIMESIS, 6(2), 153–165.

Abdussamad Zuchri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Ashlah, L. N., & Karman, A. (2024). Analisis Psikologi Tokoh dalam Novel Dunia Anna Karya Jostein Gaarder (Kajian Psikologi Sastra Sigmund Freud). PHATIC: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 1(1), 45–52.

Endraswara, S. (2008). Metode Penelitian Psikologi Sastra. (Azza Grafika, Ed.) (1 ed.). Yogyakarta: Media Pressindo.

Faizzin, M. A., Rohman, M. F., & Wijayanti, J. (2025). Peranan Id Ego dan Superego dalam Pembentukan Kepribadian Tokoh dalam Novel Semua Ikan Di Langit. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 1565–1581.

Fikri, I. F., Ismail, S. N., Zainiyati, H. S., & Kholis, N. (2023). Struktur Kepribadian Manusia dalam Psikoanalisis Sigmund Freud Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam, 8(1), 71–88. https://doi.org/10.35316/edupedia.v8i1.2787

Freud, S. (2021). Ego dan Id. (Cep Subhan KM, Ed.) (2 ed.). Yogyakarta: Tanda Baca.

Freud, S. (2024). Pengantar Umum Psikoanalisis. Yogyakarta: Diglossia Media.

Hooks Bell. (2004). The Will to Change Men, Masculinity, and Love. New York: Atria Books.

Kurniawan, E. (2015). Cantik Itu Luka (5 ed.). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mutmainna, Mursalim, & Sari, N. A. (2021). Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Posesif Karya Lucia Priandarini: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 5(April), 262–272.

Putri, F. A., Nova, E., Vardani, A., & Anggraeni, A. W. (2023). Kajian Psikologi Sastra Tokoh Utama dalam Novel Pancarona Karya Erisca Febriani. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 154–167.

Raewyn Connell. (2005). Maculinities (2 ed.). California: University of California Press.

Rahayu, T. P., Atikurrahman, M., & Alfin, J. (2024). Eksistensi Kematian Sebagai Akhir: Thanatos dan Eros dalam Ziarah Karya Iwan Simatupang (Perspektif Psikoanalisis Freudian). MIMESIS, 5(1), 1–12.

Ramdini, O. N., Juidah, I., & Bahri, S. (2022). Konflik Batin dalam Novel Burung Kayu Karya Nidupas Erlang: Psikoanalisis Sigmund Freud. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 519–526.

Rizkiasari, A. O. (2016). Konflik Psikologis Tokoh Perempuan Dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(6), 1–9.

Rochmansyah, B. N. (2024). Analisis Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari dengan Pendekatan Ekspresif. Action Research Literate, 8(4), 900–906.

Saragih, A. K., Manik, N. S., & Samosir, R. R. Y. B. (2021). Hubungan Imajinasi dengan Karya Sastra Novel. ASAS: Jurnal Sastra, 10(2), 100–110.

Sarmidi, G. (2017). Perbandingan Representasi Moralitas dalam Prosa Liris Pengakuan Pariyem Karya Linus Suryadi dengan Calon Arang Perempuan Korban Patriarkhi Karya Toety Heraty. JURNAL MORAL KEMASYARAKATAN, 2(1), 45–58.

Syamsurizal I. Sahur, D. (2018). Citra Perempuan Dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan (Kajian Feminisme). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 195–206. Diambil dari http://dx.doi.org/10.22460/p.v1i2p%25p.213

Tarigan, G. H. (1984). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra (5 ed.). Bandung: Angkasa.

Ulandari, L. M., & Darni. (2021). Maskulinitas dalam Trilogi Roman Kelangan Satang Karya Suparto Brata (Kajian Hegemoni Maskulinitas). Jurnal Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, 19(3), 1–17.

Umi Riza Zaini. (2020). Analisis Konflik Batin Dalam Novel “Cantik Itu Luka” Karya Eka Kurniawan. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran.

Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan. (Melani Budianta, Ed.) (5 ed.). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Wulandari, A., & Firmansyah, D. (2016). Maskulinitas dalam Novel Milea: Suara dari Dilan Karya Pidi Baiq. Literasi: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 7(2), 229–238.

Downloads

Published

06-07-2026

Issue

Section

Articles