KOMUNIKASI NON VERBAL ARTIFAKTUAL MELALUI PAKAIAN SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI PADA MAHASISWI BERCADAR DI UNIVERSITAS BENGKULU

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.36085/joiscom.v2i2.1986

Abstrak

Yosi Merta Sari1

Dr. Lisa Adhrianti2

Rasianna BR. Saragih3

 

Jurusan Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu

Indonesia

Email : yosimerta@gmail.com

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cadar sebagai simbol yang dapat mengkomunikasikan secara non verbal artifaktual emosi, mempengaruhi tingkah laku dan mengkomunikasikan differensiasi mahasiswi bercadar Universitas Bengkulu dalam membentuk identitas diri. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik berdasarkan aspek (mind), (self) dan (society). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah lima orang yang di peroleh menggunakan teknik (purpose sampling). Tehnik kebasahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cadar tidak dapat mengkomunikasikan emosi dan suasana hati informan, karena mereka memilih menjalankan anjuran agama dengan menggunakan pakaian yang berwarna gelap, sehingga pemilihan pakaian dan cadar yang mereka kenakan tidak dipengaruhi emosi dan suasana hati mereka. Pakaian dan cadar dapat mempengaruhi tingkah laku informan, mereka merasa malu berperilaku kurang baik, sehingga informan lebih menjaga tutur kata, perilaku  dan batasan dengan lawan jenis. Pakaian dan cadar juga,  mempengaruhi tingkah laku orang lain terhadap informan, orang lain lebih menghormati, segan menjaga sikap, dan menjaga interaksi. Pakaian dan cadar dapat mengkomunikasikan Differensiasi (perbedaan) informan dengan mahasisiwi lainnya yang terlihat dari penampilan fisik, kepribadian serta tingkahlaku mereka saat berinteraksi yang menunjukan identitas perempuan muslimah yang taat, bertakwa, memiliki pemahaman agama yang baik, menjaga diri dari perilaku yang tercela, menjaga tutur kata, serta sangat menjaga interaksi dengan lawan jenis. Perbedaan yang dipahami mahasiswa lain tersebut adalah hasil dari pemaknaan terhadap simbol pakaian dan cadar yang tampak secara visual, kepribadian serta tingkah laku mereka, dan hal tersebut dipahami oleh mahasiswa lain sebagai identitas informan.

 

Kata Kunci : Komunikasi non verbal artifaktual, mahasisiwi bercadar, identitas diri.

 

 

 

Biografi Penulis

Yosi Merta Sari, Prodi Ilmu Komunikasi Fisipol Universitas Bengkulu

Yosi Merta Sari, Mahasiswi Prodi  Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu.

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Buku:

Barnard, Malcolm. 2011. Fashion Sebagai Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra Cangara, Hafied. (2018). Pengantar ilmu komunikasi. Depok : Rajawali pers

Cangara, Hafied. (2018). Pengantar ilmu komunikasi. Depok : Rajawali pers.

Danesi, M. (2011). Pesa, Tanda dan Makna: Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutera.

Devito, J. A. (2011). Komunikasi Antar Manusia. Pamulang-Tanggerang Selatan : Karisma Prenanda Media Group.

Littlejohn Stephen,W.,& Foss, K. A. (2014).Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika..

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Morrisan. (2013). Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenanda Media Group.

Rakhmat, J. (2011). Psikologi Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Sihabudin, A. (2011). Komunikai Antar Budaya, Suati Perspektif Multi Dimensi. Jakarta: Bumi Aksara.

Rakhmat, J. (2011). Psikologi Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Skripsi

Haliemah, N. (2016). Interaksi Simbolis Masyarakat Dalam Memaknai Kesenian Jathilan : Studi Pada Kelompok Jathilan Sekar Manunggal Mudho, Padukuhan Mendak, Desa Girisekaar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul. Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Sunan Kalijaga.

Mitasari, R. A. (2017). Strategi pembentukan identitas diri remaja di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Pematasari, Y. A., & Putra, A. (2018). Identitas Diri Perempuan Muslim Bercadar di Kota Bandung (Studi Fenomenologi Pada Komunitas Niqab Squad Bandung). Skripsi. Fakultas Komunikasi Dan Bisnis, Universitas Telkom.

Syarafa, D. A. (2020). Fashion Sebagai Komunikasi Identitas Sosial Mahasiswa FISIP Universitas Bengkulu. Skripsi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu.

Utari, R. I. (2015). Pakaian Sebagai Komunikasi Artifaktual (Studi Interaksi Simbolik Tentang Pencitraan dalam Penampilan Melalui Pakaian Mahasiswa Manajemen di Universitas Kristen Maranatha). Skripsi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung.

Ziani, S. N. (2018). Motivasi Mahasiswi Jurusan Pendidikan Agama Islam dalam Menggunakan Cadar Di Fakultas Tarbiyah Uin Raden Intan Lampung. UIN Raden Intan Lampung.

Artikel Jurnal Online:

Jannah, M. (2014). Gambaran Identitas Diri Remaja Akhir Wanita yang Memiliki Fanatisme K-Pop di Samarinda. Program Studi Psikologi Fisip Universitas Mulwarman Samarinda ISSN: 2477-266/E-ISSN:2477-2674. Psikoborneo, vol 2, NO 1 : 34-40.

Ratri, L. (2011). Cadar Media dan Identitas Perempuan Muslimah. Forum (Vol. 39, No. 2, pp. 29-37). Jurnal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

Siregar, N.S.S.(2011). Kajian Tentang Interaksionisme Simbolik. Jurnal Ilmu Sosial Fakultas Isipol Uma Issn : 2085 – 0328. Vol 4, No 2

Internet :

Jubah Akhwat. (2021). Macam-macam Cadar. Jubahakhwat.com [Blog]. https://jubahakhwat.com/blog/jual-cadar. : [Diunduh pada 2021 Mei 10].

Suyanto, Bagong. (2019). Polemik Tentang Cadar, Celana Cingkrang dan Islamofhobia.Mediaindonesia.com.[Website].https://mediaindonesia.com/opi ni/269583/polemik-tentang-cadar-celana-cingkrang-dan-islamofobia.: [Diakses pada 07 Desember 2020].

Wikipedia. (2020). Cadar. Id.wikipedia.org [Website]. https://id.wikipedia.org/wiki/Cadar : [Diunduh pada 2021 Januari 18].

Diterbitkan

2021-10-01

Cara Mengutip

Sari, Y. M., Adhrianti, L., & Saragih, R. B. (2021). KOMUNIKASI NON VERBAL ARTIFAKTUAL MELALUI PAKAIAN SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI PADA MAHASISWI BERCADAR DI UNIVERSITAS BENGKULU. JOISCOM (Journal of Islamic Communication), 2(2). https://doi.org/10.36085/joiscom.v2i2.1986
Abstrak viewed = 613 times