STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENDORONG ADOPSI SISTEM MANAJEMEN INSPEKSI RIG TERINTEGRASI (IRIMS™) DALAM INDUSTRI PENGEBORAN MINYAK DAN GAS
DOI:
https://doi.org/10.36085/joiscom.v7i1.10272Abstrak
Industri Minyak dan gas (migas) sangat bergantung pada integritas rig pengeboran yang dikelola melalui inspeksi berkala. Namun, pengelolaan data inspeksi yanng masih tradisional dan terfragmentasi tersebar dalam PDF, spreadsheet dan catatan manual hal ini menimbulkan masalah kronis seperti visibilitas kondisi aset yang buruk, sertifikasi yang kadaluarsa, tindak lanjut temuan (NCR) yang tertunda, serta proses audit yang tidak efisien. Situasi ini menimngkatkan risiko operasional dan keselamatan.
Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran digital yang efektif untuk mempercepat adopsi Integrated Rig Inspection Managemen System (IRIMSTM), sebuah platform terintegrasi berbasis cloud yang menyatukan penjadwalan inspeksi, pelacakan sertifikasi dan monitoring NCR. Dengan pendekatan kuantitatif berbasis survei kepada praktisi pengeboran, studi ini menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) dan Diffusion of Innovation Theory untuk membangun model struktural (SEM) yang menguji hubungan antara strategi pemasaran digital, persepsi teknologi, dan adopsi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang paling signifikan mempengaruhi adopsi adalah pendekatan berbasis edukasi mendalam dan komunikasi intensif melaluai kanal profesional. Webinar teknis, thought leadership di LinkedIn, serta penyediaan pilot project terbukti paling efektif dalam membentuk persepsi positif tentang kegunaan sistem dan membangun kepercayaan pengguna. Temuan ini mengonfirasi bahwa pemasaran digital yang fokus pada edukasi dapat mengatasi hambatan adopsi seperti resistensi budaya dan kekhawatiran keamanan data, sehingga mempercepat transformasi digital dalam manajemen inspeksi rig. Implementasi IRIMSTM berpotensi meningkatkan transparansi data, optimalisasi proses dan kesiapan audit secara signifikan.






