PENGARUH PEMBERIAN JENIS ZPT ALAMI DAN KONSENTRASI PADA SELADA MERAH (Lactuca sativa var. crispa)

Authors

  • Habiburahman Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Fiana Podesta Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Dwi Fitriani Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Usman Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Isnin Kurnia Safitri Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Zeti Druvada Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Abstract

Keterbatasan lahan pertanian di perkotaan mendorong masyarakat mengembangkan sistem hidroponik sebagai alternatif budidaya tanaman, termasuk selada merah (Lactuca sativa var. crispa). Pertumbuhan selada merah secara hidroponik dapat dioptimalkan melalui pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) alami yang berasal dari bawang merah, air kelapa, tauge, dan pisang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis ZPT alami, konsentrasi, dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan selada merah. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial. Faktor pertama terdiri atas empat jenis ZPT alami, sedangkan faktor kedua terdiri atas konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Sebanyak 20 kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 60 unit percobaan dengan total 120 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa jenis ZPT dan konsentrasi secara tunggal tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Namun, interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada 37 hari setelah tanam dan berpengaruh sangat nyata terhadap berat basah. Air kelapa konsentrasi 20% merupakan perlakuan terbaik, terutama pada parameter berat basah yaitu 63,50 g yang merupakan nilai berat basah tertinggi, dengan memiliki jumlah daun 11,83 helai.

Kata Kunci: Hidroponik, Selada Merah, ZPT alami

Additional Files

Published

2026-07-28