ANALISIS KELAYAKAN BUDIDAYA CABAI MERAH (Capsicum frutescens L.) DI KELOMPOK PERTANIAN PEMUDA MANDIRI DESA PULOSARI, KECAMATAN KALAPANUNGAL, KABUPATEN SUKABUMI
Feasibility Analysis Of Red Chili (Capsicum Frutescens L.) Farming In The Independent Youth Farming Group Of Pulosari Village, Kalapanungal District, Sukabumi Regency
DOI:
https://doi.org/10.36085/agribis.v19i1.8806Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani cabai merah yang dijalankan oleh Kelompok Tani Muda Mandiri di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi langsung. Sampel penelitian terdiri dari 30 petani yang dipilih secara purposive berdasarkan luas lahan dan pengalaman usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi dalam satu musim tanam adalah Rp51.736.250, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp3.716.206 dan biaya variabel sebesar Rp48.020.044. Total pendapatan yang diperoleh petani mencapai Rp156.301.333, sehingga menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp104.565.583 per musim tanam. Nilai Break Even Point (BEP) diperoleh sebesar 144 kg untuk produksi, Rp13.267,61 untuk harga jual per kg, dan Rp6.161.640 untuk pendapatan minimum. Lebih lanjut, analisis kelayakan finansial menggunakan pendekatan Rasio Pendapatan dan Biaya (R/C Ratio) menunjukkan nilai 3,02. Artinya, setiap Rp1 biaya menghasilkan pendapatan sebesar 3,02, yang menunjukkan bahwa usaha tani ini efisien dan layak untuk dikembangkan. Secara keseluruhan, kegiatan usaha tani cabai merah yang dilakukan oleh kelompok tani ini terbukti menguntungkan dan berpotensi untuk ditingkatkan melalui efisiensi manajemen dan akses pasar yang lebih luas.





