KENDALA IMPLEMENTASI EVALUASI PEMBELAJARAN DIGITAL DI LPTK (Studi Komparatif Dua Institusi di Aceh)
DOI:
https://doi.org/10.36085/jrips.v5i1.9452Abstract
Implementasi evaluasi pembelajaran digital di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) menghadapi berbagai kendala yang dapat menghambat efektivitas proses penilaian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kendala implementasi evaluasi digital serta merumuskan strategi penguatan berdasarkan karakteristik kelembagaan. Penelitian menggunakan desain sequential explanatory mixed methods dengan subjek penelitian berjumlah 121 responden di FTK UIN Ar-Raniry dan FKIP Universitas Abulyatama yang terdiri dari unsur struktural, dosen, dan mahasiswa. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan tematik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkapkan kendala multidimensional yang mencakup: (1) aspek infrastruktur teknis (ketidakstabilan jaringan dan fragmentasi platform); (2) aspek kebijakan (ketiadaan SOP dan lemahnya monitoring); (3) aspek pelatihan dan dukungan teknis (pelatihan belum sistematis dan tidak ada helpdesk); serta (4) aspek kompetensi SDM (kesenjangan literasi digital). Analisis komparatif menunjukkan bahwa FTK UIN Ar-Raniry menghadapi kendala birokrasi koordinasi meskipun memiliki infrastruktur terpusat, sementara FKIP Universitas Abulyatama menghadapi fragmentasi platform meskipun memiliki fleksibilitas adopsi. Strategi penguatan yang direkomendasikan mencakup empat pilar: peningkatan infrastruktur teknologi, pembentukan unit dukungan teknis, penyusunan SOP evaluasi digital, dan pelaksanaan pelatihan berkelanjutan yang harus diimplementasikan secara sistematis dan kontekstual berdasarkan karakteristik institusi.
Kata Kunci: Evaluasi digital, kendala implementasi, LPTK, strategi penguatan, mixed methods

