Analisis Konsep Sains pada Tradisi Pacu Jawi: Pendekatan Etnosains untuk Keberlangsungan Budaya di Tanah Datar

Authors

  • Chrisman Imanuel Purba Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi
  • Nursyahida Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi
  • Bambang Hariyadi Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jambi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep sains dalam tradisi Pacu Jawi melalui pendekatan etnosains sebagai upaya mendukung keberlangsungan budaya di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi berbasis kajian literatur (narrative literature review) dari artikel ilmiah, prosiding, dan buku akademik. Data diperoleh melalui penelusuran Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect dengan seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 5 artikel ilmiah sebagai sumber utama, yang dianalisis menggunakan analisis isi, sintesis naratif, serta rekonstruksi konseptual etnosains melalui tahapan reduksi, coding, dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pacu Jawi mengandung konsep sains fisika berupa gaya, gerak, keseimbangan, dan gesekan pada lintasan berlumpur. Secara biologi, terdapat pemahaman empiris terkait anatomi, fisiologi, dan daya tahan sapi. Secara kimia, terdapat pemahaman mengenai sifat fisik dan komposisi tanah berlumpur. Selain itu, tradisi ini memuat nilai sosial budaya seperti kerja sama, ketertiban, seni, dan religiusitas. Penelitian ini berkontribusi dalam mengungkap keterkaitan Pacu Jawi dan kearifan lokal berbasis etnosains untuk pelestarian budaya di era modernisasi.

Kata kunci: Etnosains; Kearifan Lokal; Konsep Sains; Pacu Jawi; Tanah Datar

DAFTAR PUSTAKA

Afiyanti, Y. (2005). Penggunaan Literatur dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 9(1), 32–35.

Agrariani, L. (2026). Pengetahuan Ekologis Tradisional, Kearifan Lokal, dan Pengelolaan Lingkungan. BASADYA: Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya, 2, 7–12.

Alifa, F. N., & Melva, Z. (2025). Etnosains dalam Pendidikan: Memperkuat Identitas dan Pengetahuan Sains. Sindoro Cendekia Pendidikan, 15(3), 1–5.

Aufa, M. N., Gusti, N. N., Nurkhaliza, G. N., Muhammad, H., & Rusmansyah. (2025). Sains dalam Kearifan Lokal: Menyatukan Tradisi dan Pengetahuan Untuk Pembelajaran Masa Depan. Palangkaraya: UMPR Publishing.

Azaim, M., Setiarawati, & Agus. (2026). Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Tradisi dalam Perspektif Filsafat: Analisis Filsafat Tentang Kearifan Lokal dan Modernitas. EDUSHOPIA: Journal of Progressive Pedagogy, 3(1), 31–48.

Banks, J. A. (2008). An introduction to multicultural education (4th ed.). Pearson Berkes, F. (1999). Sacred ecology: Traditional ecological knowledge and resource management. Taylor & Francis.

Fajeriadi, H. & Fahmi. (2024). Etnosains di Era Teknologi Modern: Studi Literatur dalam Perspektif Pengabdian Kepada Masyarakat. SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 27–31.

Gaffar, M. S., Nurrahma, & An’nisa, P. A. (2025). Peran Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Kesadaran dan Identitas Budaya Siswa. Leksikal :Jurnal Pengajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 125–136.

Harahap, U. A., Cipta, E., & Alexander, M. A. K. (2022). Aksesibilitas, Atraksi dan Fasilitas Pada Daya Tarik Wisata Pacu Jawi, Tanah Datar, Sumatera Barat. TOBA: Journal of Tourism, Hospitality and Destination, 1(1), 30–33.

Hutauruk, K. J., Nabilah, D. R., Elis, K., Alvina, M. A., Dian, R., Farah, E., & Sukemi. (2026). Ethnoscience as a Science Phenomenon in Science Learning to Increase Student Science Competency: A Literature Review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 12(1), 78–93.

Kusumastuti, A., & Ahmad, M. K. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).

Pratama, A., & Abdullah, A. N. (2020). Mempertahankan Tradisi Pacu Jawi: Etnografi tentang Pengetahuan dan Praktek Memelihara Sapi Pacuan di Nagari Iii Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Aceh Anthropological Journal, 4(1), 90–109.

Putri, R. H., Siti, F. A. M., Indah, S., & Delmira, S. (2025). Pelestarian Warisan Budaya Masyarakat Melalui Festival Pacu Jawi di Tanah Datar. Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial, 2(1), 19–27.

Santoso, E. B., Arwanto, R, N. K., Agil, R. H., & Annisa, R. (2023). Pengembangan Objek Wisata Nagari Tuo Pariangan di Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 13(2), 178–199.

Sari, T. E. P., & Tias, E. (2025). Analisis Etnosains Dalam Pembelajaran IPA Sebagai Sumber Belajar Yang Inovatif Bagi Siswa Kelas VII: Kajian Literatur. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(1), 265–274.

Septiana, E. A., Okky, L. W., & Desmarilys, C. (2025). Korelasi Budaya, Potensi Lokal dan Kearifan Lokal pada Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains. Journal of Science Education Research and Innovation (JOSERI), 1(1), 25–32.

Sotero, M. C., Alves, Â. G. C., Arandas, J. K. G., & Medeiros, M. F. T. (2020). Local and scientific knowledge in the school context: Characterization and content of published works. Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine, 16(1), 23.

Sudikan, S. Y., Sukarman, & Subroto, W. T. (2018). Etnosains Nusantara: Kajian konsep dan penerapannya dalam pendidikan. Surabaya: Unesa University Press.

Suja, I. W. (2022). Revitalisasi Etnosains Untuk Mendukung Literasi. Bivalen: Chemical Studies Journal, 5(1), 1–10.

Vernando, R. (2019). Pacu Jawi sebagai Daya Tarik Wisata Budaya di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Cakra Wisata, 20(1), 27–32.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Downloads

Published

06/27/2026

How to Cite

Purba, C. I., Nursyahida, & Hariyadi, B. (2026). Analisis Konsep Sains pada Tradisi Pacu Jawi: Pendekatan Etnosains untuk Keberlangsungan Budaya di Tanah Datar. Jurnal Riset Dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS), 5(2), 176–186. Retrieved from https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JRIPS/article/view/10387

Issue

Section

Articles