DIVERSIFIKASI PANGAN OLAHAN DODOL BERBASIS TERONG DAN JAGUNG MANIS GUNA MENINGKATKAN NILAI TAMBAH

Authors

  • Neti Kesumawati Universita Muhammadiyah Bengkulu
  • Suryadi Suryadi Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Yukiman Armadi Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Rita Hayati

DOI:

https://doi.org/10.36085/jpmbr.v3i3.1077

Abstract

Masyarakat Desa Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu pada umumnya bermata-pencaharian sebagai petani. Tanaman terong dan jagung manis menjadi tanaman andalan masyarakt Desa Durian Depun. Semua kebutuhan hidup biasanya dipenuhi mereka dari hasil penjualan terong dan jagung manis. Oleh karena itu, kalau hasil panen tidak sesuai dengan harapan mereka, baik kuantitas maupun kualitas akan menyebabkan para petani merasa sangat kecewa. Apalagi pada saat  hasil panen  tidak laku terjual dan mengalami pembusukan. Ada salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat prtani terong dan jagung manis adalah mengolahnya menjadi produk olahan yang dapat diperjualbelikan dengan harga yang tinggi. Disamping meningkatkan harga jual, pengolahan ini juga dapat memperpanjang masa simpan hasil panen dan meminimalisir pembusukan hasil panen. Atas dasar ini, maka staf pengajar Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu memilih lokasi ini sebagai sasaran pengabdiaan kepada masyarakt. Untuk memperlancar kegiatan pengabdiaan masyarakat, tim pengabdi dibantu oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN. Metode pendekatan yang diterapkan dalam program ini, dengan menggunakan metode penyuluhan dan demontrasi pembuatan dodol terong serta dodol jagung manis. Dari evaluasi, penerapan teknologi tepat guna melalui pelatihan pembuatan dodol terong dan dodol jagung manis dilaksanakan dengan hasil sangat baik, terbukti dari antusiasnya para Ibuk-ibuk PKK sebagai peserta penyuluhan dan pelatihan dalam mengikuti semua tahapan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul dari ibuk-ibuk PKK yang merasa kurang paham tentang pembuatan dodol terong dan dodol jagung manis dan banyaknya para pesrta yang hadir. Pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah dodol terong dan dodol jagung manis dapat dijadikan modal dasar untuk membuka usaha rumahan (home industri) bagi ibuk-ibuk PKK khususnya dan masyarat Desa Durian Depun sehingga dapat  meningkatkan penghasilan/pendapatan rumah tangga dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. 

 

 

Kata Kunci : Dodol terong, dodol jagung manis, Produk olahan

References

BPTP Bengkulu. 2012. Dodol Jagung Manis. Bengkulu

Jannah dkk. 2010. Dodol Terong (Solanum melongena) Aneka Rasa Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Buah Terong. Program Kreativitas Mahasiswa. Universitas Negeri Malang. Malang

Muldiana, S. dan Rosdianan. 2017. Respon Tanaman Terong (Solanum malongena L.) Terhadap Interval Pemberiaan Pupuk Organik Cair Dengan Interval Waktu Yang Berbeda. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Sunarjono, H. A., A. Soetasad dan S. Muryanti. 2003. Budidaya Terung Lokal dan Terung Jepang. Penebar Swadaya, Jakarta. 96 hlm.

Sahid, O.T; Murti, R.H; dan Trisnowati, S. 2014. Hasil dan Mutu Enam Galur Terung (Solanum melongena L.). Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Vegetalika Vol.3 No.2, 2014 : 45 - 58

Published

2020-12-28
Abstract viewed = 274 times