https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/issue/feedLateralisasi2026-01-12T22:53:47+07:00Hafiz Gunawan, M.Pdlateralisasi@umb.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal<strong> lateralisasi</strong> merupakan jurnal terbitan di bawah <a href="#top">Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.</a> Jurnal ini membahas tentang Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Daerah yang merupakan jurnal berbasis Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, beserta penelitian yang berkaitan dengan implementasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia</p>https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9873GANGGUAN LATAH PADA AKTOR “MPOK ATI DAN DUO LATAH” DI VIDEO YOUTUBE PROGRAM FYP ( FOR YOUR PAGE )2026-01-07T21:13:19+07:00Armanda Miladiamiladiarmand1@gmail.comRendika Safitrisafitrirendika@gmail.comFahrudin Eko Hardiyantofahrudineko2@gmail.comEtika Widi Utamietikawidi7@gmail.com<p>Bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, bahasa adalah suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Berbahasa tentunya banyak terjadi kekeliruan maupun kesalahan dalam pengucapan. Banyak orang yang mengalami gangguan dalam berbahasa salah satunya terjadi pada aktor yang berkecimpung dalam dunia hiburan yang mana dalam pengucapan tuturannya mengalami gangguan seperti latah. Perilaku berbicara latah merupakan perilaku yang unik dan menarik untuk dibahas dan dikaji lebih dalam karena secara fakta ganguan latah ini sering ditemukan dalam lingkungan sekitar. Orang yang mengalami latah biasanya akan mengucapkan atau melontarkan tuturan kepada lawan bicaranya itu tidak sesuai dengan apa yang seharusnya ingin diucapkan, Gangguan berbahasa latah terjadi jika penderita latah sengaja di kejutkan dengan suatu tuturan maupun tindakan dari lawan bicara dan hal tersebut bisa menyebabkan latahnya seseorang. Tujuan dari penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang menyebabkan seseorang mengalami latah ialah faktor lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskiptif kualitatif dengan teknik menyimak, mencatat, dan menganalisis.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8676REPRESENTASI BUDAYA LOKAL DALAM SERIAL KELUARGA SOMAT2025-10-09T11:17:49+07:00Budhi Satyo Ajibudhiaji10@gmail.comDina Nurmalisadinanurma.pbsi@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Film merupakan media komunikasi visual dan auditori yang mampu menyampaikan berbagai pesan moral, sosial, dan budaya, serta memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter masyarakat, termasuk peserta didik. Salah satu bentuk film yang semakin populer di kalangan anak-anak dan remaja adalah animasi. Di tengah maraknya animasi asing yang kurang edukatif, kehadiran animasi lokal seperti <em>Keluarga Somat</em> menjadi alternatif tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan nilai-nilai moral dan budaya Indonesia. Serial <em>Keluarga Somat</em> menyajikan kisah kehidupan sehari-hari keluarga sederhana dengan sentuhan budaya lokal, serta menyampaikan pesan-pesan positif seperti gotong royong, kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, dan cinta keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami fenomena budaya lokal yang terdapat dalam serial animasi <em>Keluarga Somat</em> secara naratif dan mendalam. Peneliti menyimpulkan bahwa serial <em>Keluarga Somat</em> merepresentasikan budaya lokal Indonesia melalui simbol-simbol visual. Secara denotatif, serial ini menampilkan kehidupan keluarga dengan latar perdesaan yang khas Indonesia. Simbol-simbol budaya lokal seperti pakaian adat, bahasa sehari-hari (dialek Jawa), serta perilaku tokoh-tokohnya menghadirkan makna konotasi yang berfungsi membangun kesan keakraban, kesederhanaan dan nilai-nilai kekeluargaan yang kuat. Serial <em>Keluarga Somat</em> mengonstruksi ideologi "ke-Indonesiaan" yang harus dipertahankan sebagai nilai inti di tengah arus globalisasi.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata</strong><strong> </strong><strong>Kunci </strong>: Representasi budaya lokal, Animasi, <em>Keluarga Somat.</em></p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8681ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI WACANA PADA CERPEN "DAHAGA" KARYA MARI SOFIA AZZAHRA2025-10-09T11:16:14+07:00Nadia Fitrotul Aida Nadia Cantikanadiafitrotul@gmail.comFahrudin Eko HardiyantoFahrudineko@gmail.conEtika Widi Utamietikawidiutami7@gmail.comCantika Prameswari Fourin Clendestinecantikaclendestine@gmail.com<p>Penelitian ini masalah utamanya yaitu kohesi dan koherensi wacana pada cerpen "Dahaga" karya Mari Sofia Azzahra. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi dan koherensi dalam membentuk keutuhan wacana sebuah cerita pendek. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek utama dalam penelitian ini yaitu kalimat dalam cerpen Dahaga karya Mari Sofia Azzahra. Data penelitian berupa penggalan kalimat dalam cerita pendek berjudul "Dahaga" karya Mari Sofia Azzahra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data berupa teknik pemaparan dan analisis konteks model interaktif Mulyana. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 30 data. Jenis kohesi dalam penelitian ini adalah Kohesi Gramatikal yang berupa referensi, substitusi, elipsis, konjungsi dan Kohesi Leksikal yang berupa sinonim, antonim, repetisi, kolokasi, hiponim. Jenis koherensi dalam penelitian ini berupa kesinambungan gagasan pada klausa-klausa kalimat, pengurutan klausa dan kalimat secara logis dan kronologis, dan hubungan kesinambungan.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8709ANALISIS KESALAHAN KONTRUKSI SINTAKSIS TATARAN KALIMAT PADA CAPTION INSTAGRAM batang.update2025-10-09T11:11:32+07:00Anggun Lestianingsih Adiawatianggunlestianingsih@gmail.comAfrinar PramitasariAfrinar89@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan kontruksi sintaksis tataran kalimat pada <em>caption</em> Instagram batang.update. Sumber data penelitian ini adalah keslahan kontruksi sintaksis dalam <em>caption</em> Instagram batang.update yang mengandung tataran kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan kesalahan kontruksi sintaksis pada <em>caption </em>Instagram batang.update. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data kesalahan kontruksi sintaksi yaitu menggunakan Teknik baca dan catat. Kesalahan kontruksi sintaksis tataran kalimat meliputi lima kesalahan, yaitu: (1) Kalimat tidak bersubjek, (2) Kalimat tidak berpredikat, (3) Kalimat Ambiguitas,(4) Penggunaan konjungsi yang berlebihan, dan (5) Penggunaan istilah asing.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8645STORYCARD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENGASAH IMAJINASI KETERAMPILAN MENULIS CERPEN PADA PEMBELAJARAN DEEP LEARNING2025-07-07T15:30:23+07:00Dwi Purnomodpphotography323@gmail.comMuhamad Haryantoemh4.jayabrata@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan inovasi media pembelajaran interaktif berupa storycard dalam pembelajaran menulis cerpen yang berorientasi pada pendekatan deep learning. Menulis cerpen merupakan keterampilan berbahasa yang kompleks karena melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Dalam konteks deep learning, menulis tidak sekadar memproduksi teks fiksi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan imajinasi, pemaknaan personal, serta penciptaan karya yang reflektif dan mendalam. Media storycard dirancang sebagai kartu pembelajaran yang memuat unsur-unsur cerita seperti tokoh, latar, konflik, dan pesan moral yang dapat digunakan baik secara terstruktur maupun acak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konseptual, di mana data diperoleh melalui studi literatur terhadap penelitian-penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa storycard memiliki potensi dalam meningkatkan imajinasi serta keterampilan menulis cerpen siswa secara kreatif dan menyenangkan. Selain itu, media ini juga mampu menumbuhkan motivasi belajar, mengakomodasi perbedaan gaya belajar, serta mendukung proses pembelajaran yang aktif, reflektif, dan bermakna. Dengan demikian, storycard layak dipertimbangkan sebagai alternatif media inovatif dalam pembelajaran menulis cerpen berbasis deep learning.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8700HIBRIDITAS PADA NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOUR2025-10-09T11:12:20+07:00Najwa Qotrunnadaqotrunnadanajwa25@gmail.comNaurotul Arijinaurotulariji166@gmail.comFahrudin Eko Hardiyantofahrudineko@gmail.comEtika Widi Utamietikawidi7@gmail.com<p>Penelitian ini membahas hibriditas dalam naskah drama “Mangir” karya Pramoedya Ananta Toer, yang menggambarkan interaksi kompleks antara nilai sosial, budaya, pendidikan, religius, dan politik dalam konteks masyarakat kerajaan Mataram Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif. Model ini terdiri dari tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa naskah drama “Mangir” mencerminkan adanya hibriditas didalamnya.Hibriditas tersebut tercermin pada masyarakat Mangir yang berprinsip gotong royong, keadilan sosial, solidaritas, dan penghormatan pada tradisi serta nilai religius yang terjalin erat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, naskah ini juga mengangkat kritik terhadap masa otoriter dan menekankan pentingnya kepemimpinan yang egaliter. Melalui hibriditas sastra tersebut, Pramoedya Ananta Tour berhasil menyampaikan dinamika kehidupan masyarakat pad masa tersebut.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8694SENYAPAN DAN KILIR LIDAH PADA DEBAT CAWAPRES 20242025-10-09T11:15:21+07:00Natasya Aisyiyah Dzikrillahanysmelina0908@gmail.comAnys Melinaanysmelina0908@gmail.comFahrudin Eko Hardiyantofahrudineko@gmail.comEtika Widi Utamietikawidiutami7@gmail.com<p>Silence is a mental process in producing speech. It usually occurs when someone is having a conversation and needs additional time to describe what they want to convey in spoken form. This study aims to identify silences that occurred in the 2024 vice presidential debate. In addition to looking for silences, in this study, we also examined the vice presidential candidates' speech errors in the form of slips of the tongue. A slip of the tongue itself can be defined as a phenomenon in speech production where the speaker "slips" the tongue so that the words that come out during communication are not the intended or actual words. The technique or method used in data collection in this study was listening and note-taking. We watched the 2024 vice presidential debate on the Kompas TV YouTube channel and found 20 data points in the form of silences and slips of the tongue.</p> <p> </p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9874RETORIKA PROFETIK DALAM DAKWAH GUS MIFTAH PADA CHANNEL YOUTUBE GUS MIFTAH OFFICIAL2026-01-07T21:17:37+07:00Munawarohmunawa9211@gmail.comFahrudin Eko Hardiyantofahrudineko2@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk retorika profetik dalam dakwah Gus Miftah pada <em>channel</em> YouTube Gus Miftah Official. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer berupa tuturan dakwah dan data sekunder dari literatur terkait. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan retorika profetik yang memadukan teori retorika klasik (ethos, pathos, logos) dan nilai-nilai profetik menurut Kuntowijoyo (humanisasi, liberasi, dan transendensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Gus Miftah memuat enam bentuk nilai retorika profetik: (1) ethos tampak dari kredibilitas dan sikap toleransi Gus Miftah, (2) pathos dari penggunaan humor dan emosi yang menyentuh audiens, (3) logos melalui penyampaian argumen yang logis dan berbasis dalil, (4) humanisasi dari ajakan untuk mencintai sesama, (5) liberasi dari seruan membebaskan diri dari cara berpikir sempit, serta (6) transendensi dari penguatan hubungan spiritual dengan Tuhan. Retorika profetik menjadikan dakwah Gus Miftah tidak hanya komunikatif dan persuasif, tetapi juga transformatif.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8588KEUTUHAN WACANA PADA CERPEN “GELAP, GELAP SEKALI” KARYA ABA MAJANI2025-06-30T21:08:01+07:00Nurmala Sarimala.sari2827@gmail.comNajwa Rahmanda PrahardiniRahmandanajwa@gmail.comFahrudin Eko Hardiyantofahrudineko@gmail.comEtika Widi Utamietikawidiutami7@gmail.com<p>Penelitian ini menganalisis keutuhan wacana dalam cerpen “Gelap, Gelap Sekali” karya Aba Majani dengan fokus pada koherensi, kohesi gramatikal, dan kohesi leksikal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana keutuhan wacana terwujud dalam karya sastra tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kohesi gramatikal dalam cerpen ini meliputi teknik substitusi, referensi, elipsis, dan konjungsi. Substitusi digunakan untuk menghindari pengulangan kata atau frasa yang sama, sementara referensi membantu menjaga kelancaran informasi antar kalimat. Elipsis digunakan untuk menghilangkan kata atau frasa yang berulang tanpa mengurangi makna, sedangkan konjungsi menghubungkan ide-ide secara aditif atau temporal. Selain itu, kohesi leksikal dalam cerpen ini ditemukan dalam bentuk sinonimi, kolokasi, dan hiponimi. Sinonimi digunakan untuk memberikan variasi dalam ungkapan yang memiliki makna serupa, sementara kolokasi menciptakan gambaran yang lebih kuat dengan kata-kata yang sering ditemukan bersama dalam konteks tertentu. Hiponimi digunakan untuk menunjukkan bagian dari keseluruhan yang lebih spesifik. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana penggunaan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dapat memperkuat keutuhan wacana dalam cerpen. Analisis ini penting untuk mengapresiasi teknik sastra yang digunakan oleh Aba Majani dalam membangun narasi dan memperkaya makna cerita.</p> <p>Kata Kunci: Koherensi, Kohesi Gramatikal, Kohesi Leksikal, Cerpen, Aba Majani</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9875LOKUSI, ILOKUSI, PERLOKUSI PADA IKLAN LAYANAN POLITIK PILKADA 2024 DI PEKALONGAN DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA2026-01-07T21:23:20+07:00Bintang Agustina Pratiwibintangagustinap@gmail.comFahrudin Eko Hardiyantofahrudineko2@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan bentuk-bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam iklan layanan politik pada Pilkada 2024 di wilayah Pekalongan, serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi kutipan tuturan dari berbagai media kampanye politik, seperti baliho, spanduk, media sosial, dan video kampanye. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tuturan dalam iklan politik memuat ketiga jenis tindak tutur: lokusi dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara eksplisit, ilokusi untuk menyampaikan ajakan, saran, atau pengumuman, dan perlokusi untuk memberikan pengaruh terhadap sikap, perasaan, maupun perilaku masyarakat. Secara keseluruhan ditemukan 30 data lokusi, 35 data ilokusi, dan 20 data perlokusi. Ketiga jenis tindak tutur ini memainkan peran penting dalam membentuk citra calon dan memengaruhi pandangan masyarakat. Temuan ini menunjukkan potensi pedagogis yang kuat, yakni iklan politik dapat dijadikan sebagai materi ajar kontekstual dalam pembelajaran teks persuasi, literasi media, serta analisis wacana di tingkat SMA. Pemanfaatan materi autentik dari lingkungan sosial-politik siswa diyakini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta pemahaman mereka terhadap fungsi bahasa dalam konteks kehidupan sehari-hari.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9729PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI TEKNIK THINK PAIR SHARE PADA SISWA SMA NEGERI 9 KAUR2025-12-20T22:32:48+07:00Bambang Adi Putrabambangadyputra725@gmail.comReni Kusmiartirenikusmiarti@umb.ac.idIra Yuniatiirayuniati@umb.ac.id<p>Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan secara aktif dan kontekstual. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa SMA mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara lisan akibat kurangnya kepercayaan diri, minimnya kesempatan berlatih, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Kaur, Bengkulu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes lisan (pretest dan posttest), observasi, dan angket respons siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berbicara meningkat dari 62,5 (pretest) menjadi 78,9 (posttest). Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan setelah penerapan teknik TPS selama delapan kali pertemuan. Selain itu, respons siswa terhadap teknik ini tergolong positif, dengan 87,5% menyatakan bahwa TPS membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik Think-Pair-Share efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia di tingkat SMA.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9515EFEKTIFIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJEK BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS XI MA MASMAMBANG SELUMA2025-12-02T15:18:41+07:00Tarmizitarmizispd98@gmail.comReni Kusmiartirenikusmiarti@umb.ac.idHasmi Suyuthiehasmisuyuthie@umb.ac.id<p>Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks berita akibat keterbatasan kosakata, kurangnya pemahaman struktur berita, dan pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita siswa kelas XI MA Masmambang Seluma. Penelitian ini menggunakan pendekatan <strong>deskriptif kuantitatif</strong>. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes, yaitu pretes dan postes. Instrumen pengumpulan data berupa tes menulis teks berita, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari <strong>64,5</strong> (pretest) menjadi <strong>82,3</strong> (posttest), dengan persentase peningkatan sebesar<strong> 27,6%.</strong> Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek struktur teks, kebahasaan, serta kreativitas. Model PjBL juga terbukti mendorong keterlibatan aktif dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, PjBL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8821SEJARAH DAN PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA, SERTA KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA2025-10-09T11:06:06+07:00Robby Sagararobbysagara84@gmail.comPinia Tri RahmaTriaviniarahma@gmail.comIra YunartiIrayuniati@umb.ac.idDefid Fathur Rohmandevidfatur12@gmail.comSella Nopaleo Sapitrisellanopaleosappitri@gmail.comNensi Yuniartinensiyuniarti@umb.ac.idResthi Amandaputriresthiamandaputri@gmail.comRepaldorepaldokph84@gmail.comNikita Valentinenikitavalentinn@gmail.comSintia PutriSintiaputri3774@gmail.comFika Asriantifikaasrianti43@gmail.com<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Artikel ini membahas sejarah dan perkembangan Bahasa Indonesia, serta kedudukan dan fungsinya dalam konteks sosial, politik, dan kebudayaan. Latar belakang penulisan didasarkan pada pentingnya pemahaman mendalam terhadap identitas nasional melalui bahasa yang mempersatukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perjalanan historis Bahasa Indonesia sejak masa pra-kemerdekaan hingga era modern, serta menelaah peran strategisnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, dokumen historis, dan regulasi kebahasaan. Hasil studi menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia berkembang dari bahasa Melayu pasar menjadi bahasa resmi negara, mengalami kodifikasi dan modernisasi melalui kebijakan pemerintah dan peran institusi kebahasaan. Kedudukannya sebagai bahasa nasional dan bahasa negara memperkuat fungsinya dalam pendidikan, administrasi, ilmu pengetahuan, dan media massa. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, melainkan simbol identitas nasional dan integrasi sosial yang dinamis.</span></span></p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9678ANALISIS PEMAHAMAN STRUKTUR TEKS BERITA PADA SISWA KELAS XI SMAN 11 MUARO JAMBI: STUDI DESKRIPTIF BERBASIS TUGAS KELOMPOK2025-12-15T15:59:23+07:00Pitri Dwi Oktavianiviaf12940@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas XI SMAN 11 Muaro Jambi terhadap struktur teks berita (judul, kepala, tubuh, dan ekor) ketika diberi tugas mengidentifikasi bagian struktur teks berita yang telah diacak serta mengungkap faktor yang menyebabkan kesalahan identifikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data tugas kelompok (n= 6 kelompok; total siswa= 21), wawancara dengan 1 guru bahasa indonesia dan salah satu siswa juga dilakukan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif sederhana (frekuensi dan ketepatan presentase identifikasi) serta analisis tematik untuk menjelaskan faktor penyebab. Hasil menunjukan ketepatan identifikasi judul 33,3% (2/6), kepala 50% (3/6), tubuh 50% (3/6), dan ekor 16,7% (1/6). Temuan kualitatif menjelaskan penyebab utama kesalahan adalah rendahnya tingkat literasi dan pemahaman tiap fungsi struktur yang masih kurang. Temuan ini menunjukan bahwa dalam pembelajaran teks berita siswa harus lebih banyak mendapat contoh nyata teks berita dan berlatih mengidentifikasi struktur berita yang berbeda-beda. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan data sampel yang lebih besar untuk mendapatkan data yang lebih beragam.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8831DAFTAR PUSTAKA, CATATAN KAKI, KUTIPAN DAN KARYA ILMIAH2025-08-05T13:40:43+07:00Ezzy Cardila Vertiwicrdlaezzy@gmail.comImellia Kontesaimeliakontesabkl@gmail.comIra Yuniatiirayuniati@umb.ac.idNensi Yuniartinensiyuniarti@umb.ac.idVivi Nurul Alfiavnurulalfia@gmail.comNadia Safitriimyournad212@gmail.comAnisya Putrianisaputri021005@gmail.comJedli Saputrajedlisaputra2809@gmail.comRisti Ayu Mawarniristiayumawarni20@gmail.comM. Aziz Fitra Bunayaazizgtg987@gmail.comRahyatul Maidahrahyatulmaida@gmail.comDzakira Isratunnissadzakiranisa43@gmail.com<p>Karya ilmiah merupakan hasil dari proses berpikir sistematis dan metodologis yang menuntut keakuratan dalam penulisan sumber referensi. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara tepat cara menyusun daftar pustaka, mencantumkan catatan kaki, serta mengutip sumber secara etis dan sesuai kaidah akademik. Artikel ini mengulas pentingnya tiga komponen utama—daftar pustaka, catatan kaki, dan kutipan—sebagai fondasi penulisan karya ilmiah yang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa pemahaman mahasiswa meningkat setelah dilakukan sosialisasi penulisan referensi ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman teknis dalam menulis referensi berdampak langsung pada kualitas dan integritas karya ilmiah. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan praktis dan edukatif dalam menyusun karya ilmiah yang sahih, sistematis, dan bebas dari plagiarisme.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8824ANALISIS WACANA KRITIS NOVEL PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN: KAJIAN FEMINISME2025-10-09T11:04:57+07:00Maria Botifarmariabotifar@iaincurup.ac.id<p>Artikel ini bertujuan untuk memaparkan lebih detil tentang profil gender dan identitas gender, peran gender dan relasi gender, dan jenis ideologi gender dan ketidakadilan gender. Penelitian kualitatif ini menggunakan jenis penelitian sastra dengan menggunakan metode analisis isi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari konsep atau data yang digambarkan dan dikumpulkan dalam kata dengan mengangkat atau menguraikan seluruh masalah yang berkaitan dengan analisis isi novel Perempuan Berkalung Sorban. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan yang tertulis dalam sumber tertulis berupa novel Perempuan Berkalung Sorban karya Adibah El Khalieqy. Novel Perempuan Berkalung Sorban menjadi sumber data tertulis yang dianalisis dengan menggunakan analisis wacana kritis. Sumber data dianalisis oleh peneliti yang berkedudukan sebagai instrumen penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik dokumentasi dilakukan dengan menggunakan analisis konten. Profil yang direpresentasikan adalah tokoh aku yaitu Annisa yang berperan sebagai pencerita dan pelaku utama. Tokoh Annisa menggambarkan sosok seorang perempuan yang hdup ditengah sistem patriarki yang kental dengan pemahaman agama dan budaya yang mendiskriminasi perempuan sebagai orang kedua (inferior). Peran gender dan relasi gender tergambar dari novel ini ingin mengukuhkan ideologi patriarki dalam keluarga. Peran gender yang sejak kecil ditanamkan kepada Annisa oleh keluarga terrefleksi dalam pilihan lingkup permainan Annisa. Representasi ideologi patriarki dalam novel ini menampilkan Annisa sebagai objek penceritaan dan Samsudin sebagai subjek penceritaan. Abidah El Khalieqy sebagai pengarang melibatkan diri juga sebagai pelaku utama. Sebagai pelaku utama yang menjadi sosok Annisa, Adibah El Khalieqy mampu mengungkapkan jenis-jenis ideologi gender dan katidakadilan gender yang terkuak dalam jalan kisah novel ini. Jenis-jenis ideologi tersebut adalah ideologi patriarki, ideologi familialissme, ideologi ibuisme dan ideologi umum.</p> <p> </p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/9144PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DI SMP2025-10-09T11:08:24+07:00Dara Ayu Puspitadaraayupuspita4@gmail.comHary Soedarto Harjonohary.soedarto@unja.ac.idSophia Rahmawatisophia.rahmawati89@unja.ac.idRiyantopriyanto@unja.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penggunaan media video animasi dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen di SMP. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 31 siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Batanghari. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa berada pada kategori baik dengan rata-rata 74,67%. Indikator keterlibatan siswa memperoleh 70,10%, pemahaman unsur cerpen 78,06%, kreativitas menulis 76,98%, dan motivasi belajar 73,54%. Wawancara mendukung temuan ini dengan menunjukkan bahwa video animasi membuat pembelajaran lebih menarik, membantu memahami alur cerita, serta meningkatkan motivasi menulis, meskipun beberapa siswa masih kesulitan menuangkan ide. Dengan demikian, media video animasi berkontribusi positif dalam pembelajaran menulis cerpen.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8820RAGAM BAHASA INDONESIA DAN PEDOMAN UMUM EJAAN BAHASA INDONESIA (PUEBI)2025-10-09T11:07:03+07:00Niken Ardelia Zamrizalnikenardelia29@gmail.comBayu Erlanggabayuherlangga0901@gmail.comIra Yunitairayuniati@umb.ac.idNensi Yuniartinensiyuniarti@umb.ac.idSelpi Juliantiselpijulianti01@gmail.comDwi Apriliani Ningsihdwibkl58@gmail.comAgusalimagussalimmmm787@gmail.comAlda Lorenzaaldalorenza072@gmail.comRapi Pajripajrirafi4@gmail.comNovitri Kurniatinovitrikurniati087@gmail.comTiara Anjellina Putritiaraanjellinap04@gmail.comNadia Puspita Saripuspitasarinadia91@gmail.comJeni Wandira Manulangjeniwandiraamanullang@gmail.comPutri Reza Utamiputrirezautami47@gmail.com<p>Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai alat komunikasi dan identitas bangsa. Dalam praktiknya, penggunaan bahasa ini sangat beragam, tergantung pada situasi, media, serta pengaruh sosial dan budaya. Artikel ini menggabungkan dua kajian, yakni mengenai keragaman bentuk bahasa Indonesia dan pentingnya Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebagai acuan penulisan yang benar. Pembahasan mencakup jenis ragam bahasa, mulai dari yang formal hingga nonformal, serta tantangan seperti pengaruh bahasa asing, rendahnya kesadaran berbahasa, hingga minimnya konten berbahasa Indonesia yang berkualitas. Sementara itu, kajian PUEBI menyoroti pentingnya pemahaman kaidah penulisan, ejaan, dan tanda baca dalam membentuk komunikasi yang efektif. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, tulisan ini merekomendasikan perlunya edukasi berkelanjutan, pemanfaatan media digital, dan kebijakan yang mendorong penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar.</p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/lateralisasi/article/view/8830ANALISIS KALIMAT EFEKTIF DAN PARAGRAF SEBAGAI PILAR KETERAMPILAN PENULISAN KARYA ILMIAH MAHASISWA2025-10-09T10:45:35+07:00Izzah Sholehahsholihahizzah1101@gmail.comHafizah Al Munawwarohhafizahalmunawwaroh@gmail.comIra Yuniatiirayuniati@umb.ac.idNensi Yuniarti ZSnensiyuniarti@umb.ac.idLola Cahaya Seri Rahayulolacahayaserirahayu23@gmail.comLise Salma Nurdiahlisebengkulu@gmail.comAzzah Nabilaazzahnabila15@gmail.comNabila Sakinahsakinahnabila607@gmail.comFiona Gea Az Zahrafionageaazzahraa@gmail.comMerisa Anggrainimerisaanggraini123@gmail.comM Reja Dwi Pranotofransjunior476@gmail.com<p><!--StartFragment--></p> <p>Tulisan akademik yang baik memerlukan pemahaman mendalam terhadap struktur kalimat efektif dan penyusunan paragraf yang runtut. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kalimat efektif dan struktur paragraf dalam mendukung keterampilan menulis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kalimat efektif harus memenuhi prinsip kejelasan, ketepatan, dan keringkasan, sedangkan paragraf harus terdiri dari kalimat topik, pengembang, dan penegas. Penulisan yang baik mengombinasikan keduanya untuk menciptakan komunikasi tertulis yang jelas, logis, dan meyakinkan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum penulisan ilmiah serta strategi pembelajaran menulis di perguruan tinggi.</p> <p> </p>2026-01-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026