Deprecated: Using php-function "date" as a modifier is deprecated and will be removed in a future release. Use Smarty::registerPlugin to explicitly register a custom modifier. in /www/wwwroot/gas3kglangka.umb.ac.id/ojsumb/lib/pkp/lib/vendor/smarty/smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_compile_private_modifier.php on line 114

Deprecated: Using php-function "date" as a modifier is deprecated and will be removed in a future release. Use Smarty::registerPlugin to explicitly register a custom modifier. in /www/wwwroot/gas3kglangka.umb.ac.id/ojsumb/lib/pkp/lib/vendor/smarty/smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_compile_private_modifier.php on line 114
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan <p>Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu is a journal managed by the Department of Nursing, Faculty of Health Science, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, containing reports of research results in nursing science. Article manuscripts to be published are sent to email <a href="https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&amp;q=gmail+sign+in" target="_blank" rel="noopener">redaksijurnalkeperawatan@umb.ac.id</a> or you can submit articles directly by first registering <a href="http://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/user/register" target="_blank" rel="noopener">here</a>. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu published twice a year on April and October. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu published through hardcopy and uploaded via the website: <a href="https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/index">http://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan</a>. T<span lang="en">his journal has been registered for the print and online versions P ISSN 2460-4550, <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;&amp;&amp;&amp;&amp;2460-4550" target="_self">E ISSN 2720-958X</a></span></p> <p>The topics to be published are topics related to nursing science which include Medical-Surgical Nursing, Palliative Nursing, Critical Care Nursing, Emergency Nursing, Pediatric Nursing, Maternity Nursing, Mental Health Nursing, Gerontological Nursing, Family and Community Nursing and other health fields.</p> <p>Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu is currently accredited by <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/8493">KEMENDIKTISAINTEK</a> (SINTA 3). </strong>The official decree from the Ministry of Higher Education, Science, and Technology has been formally issued through<strong> <a href="https://drive.google.com/file/d/1uUY6gZhq48706Meb4EpQvvvTpsONtwr9/view?usp=sharing">SK Direktur Jenderal Riset &amp; Pengembangan Kemdiktisaintek 2026</a></strong></p> en-US redaksijurnalkeperawatan@umb.ac.id (Ns. Bertha Tesma Wulandari, S.Kep., M.Kep) erwin@umb.ac.id (Erwin) Mon, 27 Apr 2026 16:52:45 +0700 OJS 3.3.0.21 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 DETERMINANTS OF BLOOD PRESSURE CONTROL AMONG CARDIAC PATIENTS: A CROSS-SECTIONAL STUDY IN A PRIMARY CARE CLINIC https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10271 <p><em>Optimal blood pressure control is essential to prevent complications and recurrent cardiovascular events among cardiac patients. Identifying factors associated with blood pressure control in primary care is crucial for improving clinical outcomes. This study aimed to examine demographic, clinical, and behavioral factors associated with blood pressure control among cardiac patients in a primary care clinic. &nbsp;A cross-sectional study was conducted in January 2026 at a primary care clinic. A total of 80 cardiac patients were included using a total sampling method. Data were collected from medical records and structured documentation. Blood pressure status was classified as controlled or uncontrolled. Descriptive statistics were used, and associations were analyzed using Chi-square or Fisher’s exact tests with a significance level of p &lt; 0.05. Statistical analyses were performed using SPSS version 26. Most participants were older adults (75.0%), and 65.0% had controlled blood pressure. More than half had comorbid conditions, including hypertension and/or diabetes mellitus. Among all variables examined, only the presence of comorbid disease was significantly associated with blood pressure control (p = 0.030), while demographic and behavioral factors showed no significant associations. Comorbid conditions play a critical role in blood pressure control among cardiac patients. Strengthening comorbidity management in primary care settings may improve blood pressure control and cardiovascular outcomes.</em></p> Avita Dwi Anggraini, Yuni Asri, Ananda Sagita Maharani Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10271 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700 EFEKTIVITAS TERAPI AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI: A LITERATURE REVIEW https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10308 <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global karena prevalensinya yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi melalui metode literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui database <em>Google Scholar, PubMed</em>, dan jurnal kesehatan dengan rentang tahun publikasi 2023–2026. Dari hasil pencarian diperoleh 120 artikel yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menyatakan terapi akupresur efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Terapi akupresur bekerja melalui stimulasi titik tertentu pada tubuh yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memberikan efek relaksasi. Perawat dan tenaga kesehatan lainnya dapat mempertimbangkan terapi akupresur sebagai salah satu pilihan terapi komplementer dalam pengendalian hipertensi. Selain itu Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan protokol terapi akupresur yang efektif dan aman untuk penderita hipertensi.</p> <p>&nbsp;</p> Hendi Wardana, Heni Aulia Tamara, Prascha Alia Cristina, Rusni Masnina Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10308 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700 PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE DENGAN MINYAK BAWANG DAYAK DAN MINYAK ZAITUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI URGENSI: CASE REPORT https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10372 <p>Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering disebut sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala namun berisiko menyebabkan komplikasi serius. Pada kondisi hipertensi urgensi, diperlukan penanganan yang cepat dan efektif. Terapi nonfarmakologis seperti <em>foot massage</em> dengan penggunaan minyak alami dapat menjadi terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas <em>foot massage</em> menggunakan minyak bawang Dayak dan minyak zaitun terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi urgensi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada empat pasien hipertensi urgensi di instalasi gawat darurat. Dua pasien diberikan intervensi <em>foot massage</em> menggunakan minyak bawang Dayak (kelompok intervensi) dan dua pasien menggunakan minyak zaitun (kelompok kontrol). Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi selama 15 menit menggunakan tensimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah dilakukan intervensi. Penurunan tekanan darah lebih signifikan terjadi pada kelompok yang menggunakan minyak bawang Dayak dibandingkan dengan minyak zaitun. <em>Foot massage</em> efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi urgensi. Penggunaan minyak bawang Dayak lebih efektif dibandingkan minyak zaitun, sehingga berpotensi menjadi terapi komplementer dalam penatalaksanaan hipertensi.</p> Dwi Astri Andriani, Misbah Nurjannah, Maridi M Dirdjo, Andri Praja Satria, Eko Deddy Novianto, Fenny Tianda Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10372 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700 PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA PASIEN HIPERTENSI : A CASE REPORT https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10294 <p>Terapi rendam kaki air hangat merupakan intervensi nonfarmakologis yang bertujuan menurunkan tekanan darah sekaligus meningkatkan sirkulasi perifer dan memberikan efek relaksasi pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus dengan desain pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tekanan darah, denyut nadi, laju pernapasan, dan suhu tubuh. Partisipan adalah satu pasien hipertensi yang sadar, kooperatif, memiliki tekanan darah ≥140/90 mmHg, serta tidak mengalami gangguan pada ekstremitas bawah. Intervensi dilakukan melalui rendam kaki dengan air bersuhu 38–40°C selama 15–30 menit, satu kali sehari selama lima hari berturut-turut. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah tindakan, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil. Temuan menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik sekitar 5–10 mmHg dan diastolik 2–7 mmHg, disertai penurunan denyut nadi serta laju pernapasan. Suhu tubuh meningkat ringan sebagai respons vasodilatasi perifer. Kesimpulannya, terapi rendam kaki air hangat efektif sebagai terapi pendukung untuk membantu mengontrol tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini mudah dilakukan, relatif aman, dan dapat diaplikasikan secara mandiri di rumah dengan pengawasan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, terapi ini berpotensi menjadi alternatif sederhana dalam manajemen hipertensi jangka panjang, terutama bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat dan kepatuhan terapi medis. Penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas.</p> Armanda Ari Fahreza Rachmadian, Faqih Ruhyanudin Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10294 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN IBU DAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI PUSKESMAS JEPANG https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10320 <p>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan pola asuh dengan kejadian stunting pada anak usia 1–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Jepang Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional <em>cross-sectional</em> terhadap 94 responden yang dipilih melalui random sampling. Variabel independen meliputi tingkat pendidikan ibu dan pola asuh, sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting yang diukur berdasarkan tinggi badan menurut umur (TB/U) &lt; -2 SD sesuai standar WHO. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri menggunakan microtoise. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting (p = 0,001) serta antara pola asuh dengan kejadian stunting (p = 0,001). Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan ibu dan pola asuh berperan penting terhadap kejadian stunting, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi ibu, penguatan parenting, dan intervensi gizi berkelanjutan.</p> Naufal Maulid Diansyah, Umi Faridah, Rusnoto Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10320 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700 PENGEMBANGAN APLIKASI SELF-HYPNOTHERAPY BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PENGELOLAAN KECEMASAN DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10384 <p>Hipertensi merupakan penyakit kronis yang sering disertai masalah psikologis berupa kecemasan. Kecemasan yang tidak terkelola dapat memperburuk kondisi tekanan darah pasien. Intervensi non-farmakologis berbasis digital diperlukan untuk memberikan solusi perawatan mandiri yang aksesibel bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi <em>self-hypnotherapy</em> berbasis Android untuk mengelola tingkat kecemasan dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain <em>Research and Development (R&amp;D)</em> dengan model <em>System Development Life Cycle</em> (SDLC). Uji fungsi aplikasi menggunakan metode <em>black-box</em>. Validasi aplikasi dilakukan oleh ahli teknologi informasi dan ahli materi yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dan perawat pakar hipnoterapi. Uji <em>black box </em>menunjukan semua menu dapat difungsikan dengan baik. Uji kelayakan oleh ahli IT diperoleh hasil 85,28 (layak) dan oleh ahli materi menunjukkan skor 85,84% (layak). Aplikasi sudah diterima dan dapat diakses melalui Playstore. Aplikasi <em>self-hypnotherapy</em> berbasis Android layak digunakan sebagai media intervensi keperawatan mandiri dalam pengelolaan kecemasan dan tekanan darah pasien hipertensi.</p> Kharisma Anjar Nugraha, Sudirman, Arwani Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10384 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700 EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK DALAM MENURUNKAN NYERI PADA PASIEN KANKER: LITERATURE REVIEW https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10286 <p>Nyeri merupakan masalah utama yang sering dialami pasien kanker dan berdampak pada kualitas hidup. Terapi non-farmakologis seperti terapi musik menjadi alternatif dalam manajemen nyeri yang aman dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi musik dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien kanker. Metode yang digunakan adalah <em>literature review</em> dengan pendekatan sistematis berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest dengan rentang tahun 2021–2026 menggunakan kata kunci “<em>music therapy</em>” <em>AND</em> “<em>cancer</em>” <em>AND</em> “<em>pain</em>”. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Inggris, pasien kanker, intervensi terapi musik, hasil berupa nyeri, serta desain <em>Randomized Controlled Trial</em> (RCT) dan quasi-experimental. Dari 4.847 artikel yang ditemukan, diperoleh 3 artikel untuk dianalisis lebih lanjut sesuai kriteria kualitas. Hasil menunjukkan bahwa terapi musik efektif menurunkan intensitas nyeri pada pasien kanker, baik sebagai intervensi tunggal maupun kombinasi. Kesimpulannya, terapi musik berpotensi sebagai intervensi keperawatan yang efektif, aman, dan non-invasif dalam manajemen nyeri pasien kanker.</p> <p><strong>Kata </strong><strong>K</strong><strong>unci</strong>: Kanker, Nyeri, Terapi Musik</p> Many Flora Copyright (c) 2026 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/10286 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0700