TERAPI MUSIK DALAM MENURUNKAN INSOMNIA PADA PASIEN HEMODIALISIS: KAJIAN FILOSOFIS DAN KEPERAWATAN HOLISTIK
DOI:
https://doi.org/10.36085/jkmb.v13i2.9517Abstract
Insomnia merupakan gangguan tidur yang umum pada pasien hemodialisis dan berdampak pada aspek fisik, psikologis, sosial, serta spiritual. Terapi musik merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan relaksasi, menurunkan ansietas, dan memperbaiki kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi musik terhadap insomnia pasien hemodialisis melalui pendekatan filsafat keperawatan, teori keperawatan, dan paradigma keperawatan holistik. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan analisis konseptual, mencakup dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis, serta integrasi teori keperawatan yang relevan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa terapi musik mendukung keseimbangan fisiologis, regulasi emosi, peningkatan self-efficacy, adaptasi terhadap stres, dan kesejahteraan pasien secara menyeluruh. Secara ontologis, insomnia dipahami sebagai ketidakseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa; secara epistemologis, terapi musik merupakan pengetahuan keperawatan yang memadukan bukti ilmiah dan pengalaman subjektif; secara aksiologis, terapi musik mencerminkan nilai caring dan humanistik. Implikasi penelitian ini mencakup praktik keperawatan, pendidikan, dan penelitian, menegaskan pentingnya integrasi terapi musik dalam pelayanan keperawatan holistik bagi pasien hemodialisis.
AUTHOR GUIDELINE