PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA PASIEN HIPERTENSI : A CASE REPORT
DOI:
https://doi.org/10.36085/jkmb.v14i1.10294Abstract
Terapi rendam kaki air hangat merupakan intervensi nonfarmakologis yang bertujuan menurunkan tekanan darah sekaligus meningkatkan sirkulasi perifer dan memberikan efek relaksasi pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus dengan desain pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tekanan darah, denyut nadi, laju pernapasan, dan suhu tubuh. Partisipan adalah satu pasien hipertensi yang sadar, kooperatif, memiliki tekanan darah ≥140/90 mmHg, serta tidak mengalami gangguan pada ekstremitas bawah. Intervensi dilakukan melalui rendam kaki dengan air bersuhu 38–40°C selama 15–30 menit, satu kali sehari selama lima hari berturut-turut. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah tindakan, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil. Temuan menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik sekitar 5–10 mmHg dan diastolik 2–7 mmHg, disertai penurunan denyut nadi serta laju pernapasan. Suhu tubuh meningkat ringan sebagai respons vasodilatasi perifer. Kesimpulannya, terapi rendam kaki air hangat efektif sebagai terapi pendukung untuk membantu mengontrol tekanan darah dan meningkatkan kenyamanan pasien hipertensi. Selain itu, intervensi ini mudah dilakukan, relatif aman, dan dapat diaplikasikan secara mandiri di rumah dengan pengawasan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, terapi ini berpotensi menjadi alternatif sederhana dalam manajemen hipertensi jangka panjang, terutama bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat dan kepatuhan terapi medis. Penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas.
AUTHOR GUIDELINE