Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank <p>JUPANK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) disediakan sebagai media untuk mempublikasikan temuan atau penelitian secara mudah melalui sistem online dan cetak.</p><p>E-ISSN : 2274-9975</p><p>P-ISSN : 2775-3018</p> Universitas Muhammadiyah Bengkulu en-US Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) 2775-3018 Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Sebagai Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Di SMP Negeri 32 Bengkulu Utara https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5032 <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) pelaksanaan kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan di smp negeri 32 bengkulu utara, 2) peran pendidik dalam implementasi kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan di smp negeri 32 bengkulu utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Manfaat penelitian ini adalah : 1) Manfaat Teoritis diharapkan dapat memperbaiki hasil dari penelitian-penelitian sebelumnya dan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan mengenai implementasi kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan. 2) Manfaat Praktis : Bagi pendidikan Bagi pihak pendidikan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan yang berkaitan dengan implementasi kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan, Bagi peneliti bahan penyusunan Tugas Akhir yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana pendidikan, serta untuk menambah pengetahuan khsusnya tentang implementasi kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan, Bagi peneliti selanjutnya peneliti ini khususnya bagi mahasiswa program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi bagi penelitianya. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: 1) pelaksanaan kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan di smp negeri 32 bengkulu utara antara lain : a) menciptakan suasana yang menyenangkan, b) Metode pembelajaran dalam kurikulum merdeka belajar, c) aktivitas kurikulum merdeka belajar 2) peran pendidik dalam implementasikan kurikulum merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan di smp negeri 32 bengkulu utara antara lain : a.) peran pendidik dalam mengatasi kesulitan pembelajaran b) peran guru kurikulum merdeka belajar .</p> <p>Kata Kunci : Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, Meningkatkan Mutu Pendidikan</p> Annisa Nurhayati Syarkati Syarkati Septina Lisdayanti Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 403 410 UPAYA MELESTARIKAN UMEAK POTONG JANG DALAM MENINGKATKAN NILAI KEBUDAYAAN LOKAL MASYARAKAT KABUPATEN REJANG LEBONG TAHUN 2022-2023 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5080 <p>Abstrak</p> <p>Tulisan ini merupakan hasil penelitian pendokumentasian rumah tradisional di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu sebagai bahan bacaan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan Umeak Potong Jang dalam meningkatkan nilai kebudayaan lokal msyarakat Kabupaten Rejang Lebong, mendeskripsikan ciri utama bagian-bagian struktur rumah adat Rejang Lebong, bentuk ragam hias rumah adat Rejang Lebong terbagi menjadi dua bagian yang pertama ragam hias flora dan kedua ragam hias fauna. Adapun Tata ruang rumah tradisional suku Rejang terdiri atas berendo(teras), umeak danea, pendukuak, geligei, ruang menyambei, dopoa, dan ga-ang. Partisipasi masyarakat terhadap Umeak Potong Jang untuk meningkatkan nilai kebudayaan lokal ini ada partisipasi masyarakat dan pemerintah. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Januari 2023 dan bertempatan di Rumah Adat Umeak Potong Jang Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi dengan metode kualitatif. Jadi dalam penelitian ini nilai kebudayaan flora dan fauna atau bentuk ragam hiasnya. Instrument penelitian yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis data deskriptif ada tiga langkah, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini untuk melestarikan umeak potong jang dalam meningkatkan nilai kebudayaan lokal masyarakat Kabupaten Rejang Lebong sudah terealisasikan sebab dengan cara menyebarluaskan foto rumah adat Rejang Lebong disosial media, menjaga, merawat dan tidak merusak rumah adat yang ada, serta partisipasi terhadap masyarakat dan pemerintah sudah terealisasikan.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Umeak Potong Jang, Nilai Kebudayaan Lokal</p> Arsyali Gita Rananda Rusnita Hainun Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 411 421 Implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 4 Rejang Lebong https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5045 <p>Abstrak</p> <p>Berdasarkan permendikbudristek Nomor : 56 Tahun 2022, Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kergiatan kurikuler berbasis project yang dirancang untuk memperkuat upaya pencapaian Profil Pelajar Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan. Rumusan masalahnya adalah 1). Bagaimana bentuk implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Rejang Lebong ? 2). Apa saja yag menjadi faktor pendukun dan fator penghamba dari Implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Rejang Lebong ? Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memahami kondisi suatu konteks dengan mengarahkan pada pendeskripsian secara rinci dan mendalam mengenai potret kondisi dalam suatu konteks yang alami (natural setting), tentang apa yang sebenarnya terjadi menurut apa adanya di lapangan studi dengan mengguakan teknik analisis data : Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa Implementasi program project penguatan profil pelajar pancasila ditingkat SMP Negeri 4 Rejang Lebong sudah terlaksana dengan baik menggunakan fasilitas pendukung berupa SDM (Sumber Daya Manusia) dan sarana prasarana sekolah yang cukup memadai. Sedangkan faktor penghambat dalam implementasi project penguatan profil pelajar pancasila yaitu kurangnya pemahaman guru tentang project penguatan profil pelajar pancasila. Karena pemahamann dari guru yang merupaka pendidik sangatlah penting untuk menyampaikan suatu materi atau bahan ajar yang akan diberikan atau diajarkan kepada siswa.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Profil, pelajar, pancasila</p> Bella Nandita Elfahmi Lubis Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 422 431 Faktor Pendukung Dan Penghambat Keberhasilan Belajar Pada Pelajaran PPKn Di SLBN 01 Bengkulu Selatan Tahun 2022/2023 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5016 <p>Abstrak</p> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Faktor Pendukung Dan Penghambat Keberhasilan Belajar Pada Pelajaran PPKn Di SLBN 01 Bengkulu Selatan Tahun 2022/2023 . Pendekatan yang dilakukan secara kualitatif. Proses pelaksanaannya dilakukan dengan wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor Pendukung dan Penghambat keberhasilan belajar pada pelajaran PPKn di SLBN 01 Bengkulu Selatan Tahun 2023 yaitu: 1.faktor penghambat banyaknya latar belakang pendidikan guru tidak sesuai bidangnya,kurangnya media pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua siswa 2.faktor pendukung ruang kelas, musholla, lapangan olahraga sudah tercukupi.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Faktor Penghambat, Pendukung</p> Frastio Adi Nugroho Zulyan Zulyan Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 432 441 Implementasi Model Pembelajaran Praktik Belajar Kewarganegaraan Pada Mata Pelajaran PKn Di SMP Negeri 34 Kabupaten Seluma Tahun Ajaran 2022/2023 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5044 <p>Abstrak</p> <p>Tempat penelitian ini di SMPN 34 Kabupaten Seluma, dan waktu penelitian ini telah dilakukan di bulan Februari-Maret 2023. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriftif. Teknik pengumpulan data yaitu 1)observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi. Teknik analisis data yaitu 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) menarik kesimpulan. Hasil dan pembahasan yaitu 1) implementasi praktik Model Pembelajaran Kewarganegaraan pada mata pejaran PKN yang dilaksanakan oleh guru di kelas sudah memasukkan nilai-nilai kewarganegaraan yang baik. Dilihat dari proses pembelajaran, PKN adalah mata pelajaran inti dalam menanamkan nilai kewarganegaraan siswa, setelah diteliti, nilai-nilai nilai kewarganegaraan yang ditanamkan dalam proses pembelajaran PKN sudah cukup baik, 2) faktor pendukung yaitu a) input siswa yang masuk di SMP Negeri 34 Kabupaten Seluma adalah input siswa yang berkualitas, b) kondisi orang tua/wali murid siswa mayoritas berasal dari golongan berpendidikan dan golongan ekonomi menengah keatas, c) keadaan sarana prasarana sekolah yang memadai, dan metode belajaran yang bagus, walaupun kelengkapannya masih jauh dari standar akantetapi keadaan sarana tersebut sangat mendukung proses belajar siswa, 3) faktor penghamabat yaitu, a) jumlah guru yang kurang memadai sehingga masih banyak guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya dan tidak menggunakan metode praktik dalam pembelajarannya, b) motivasi individu siswa yang kurang menyadari kewajiban belajarnya dan karena banyaknya jam pelajaran madrasah sehingga menjadikan siswa jenuh dan bosan, c) dana yang minim dari pemerinah sering mengakibatkan terhambatnya proses pengembangan dan pemberdayaan siswa, d) kurang disiplinnya beberapa guru dalam merancang metode pembelajaran, 4) upayah yang dilakukan dalam implementasi Model Praktik Belajar Kewarganegaraan pada mata pelajaran PKN di SMP Negeri 34 Kabupaten Seluma Tahun Ajaran 2022/2023 yaitu, guru memberikan praktik belajar kewarganegaraan dengan motode atau cara yang baik, serta tanpa membanding- bandingankan hal-hal yang tidak pantas di bandingkan dalam proses pembelajaran berlangsung.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: implementasi, Model pembelajaran praktik</p> Indra Tonik Rusnita Hainun Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 459 467 IMPLEMENTASI SIKAP NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PKn DI SMA N 1 SUNGAI ARE KABUPATEN OKU SELATAN TAHUN 2022/2023 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5049 <p>Abstrak&nbsp;</p> <p>Penelitian ini untuk mengetahui : 1) Bagaimana Implementasi sikap nasionalisme melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022/2023, 2) Apakah kendala yang dihadapi guru dalam menanamkan sikap nasionalisme melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022/2023, 3) bagaimana upaya pengembangan sikap nasionalisme melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022/2023, Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut : 1) Implementasi sikap nasionalisme melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022/2023 ,sudah berjalan baik ,dilakukan melalui beberapa bentuk yaitu cinta tanah air, rela berkorban, persatuan dan kesatuan , jujur dan berani, 2) Kendala yang dihadapi guru dalam menanamkan sikap nasionalisme melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022/2023, yaitu faktor waktu serta kesenjangan antara lingkungan keluarga dan masyarakat diluar sekolah serta keterbatasan media pembelajaran, 3) upaya pengembangan sikap nasionalisme melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Sungai Are Kabupaten OKU Selatan Tahun 2022/2023 : upaya yang dilakukan guru yaitu memotivasi siswa untuk banyak membaca buku sejarah , menonton film sejarah, mewajibkan kegiatan pramuka serta mengikuti kegiatan osis</p> <p>Kata Kunci: Sikap Nasionalisme, Pembelajaran PKn</p> Komar Komar Rusnita Hainun Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 468 476 Kontruksi Sosial Masyarakat Tentang Kesetaraan Gender Sebagai Upaya Untuk Mengatasi Kekerasan Fisik Terhadap Perempuan (Studi Kasus Di Bentiring Permai, Muara Bangkahulu Kota Bengkulu) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5029 <p>Abstrak</p> <p>Pada dasarnya laki-laki dan perempuan mempunyai persamaan dalam hal kedudukan, hak, kewajiban dan kesempatan, baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara maupun dalam kegiatan pembangunan dalam segala bidang. Dalam kesetaraan gender, perempuan memiliki hak yang sama dan kedudukan yang setara dengan laki-laki, terutama dalam hal pendidikan sebagaimana yang telah di atur dalam Pasal 31 Ayat (1) Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berlandaskan dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisi data bersifat induktif/kualitataif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menenkan kan makna dari pada generalisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa Pemahaman wacana gender terkait dengan dua pendekatan “nature dan nurture”, dimana subordinasi atas perempuan bukan hanya karena faktor biologis seperti fungsi reproduksi, tetapi juga diakibatkan oleh faktor budaya. Pada kesimpulan dari hasil masyarakat yang menganut sistim kekerabatan patrilineal, suami dan istri menganggap wajar, jika suami lebih banyak mengambil keputusan dalam beragam hal yang menyangkut kehidupan rumah tangga, demikian juga atas hak reproduksi perempuan seperti dalam penentuan jumlah anak, penjarakan kelahiran serta penentuan waktu mempunyai anak.ialah masih kuatnya tradisi pada masyarakat Bengkulu, maka perempuan Bengkulu mengikuti apa yang sudah menjadi ketentuan dalam adat istiadat dan agama. Seperti pada penyelenggaraan upacara keagamaan dalam keluarga, misalnya, pada upacara perkawinan. Realitas sosial yang dibentuk dengan pemahaman agama dengan mengedepankan pemimpin lakilaki menjadi model lain dari pembentuk pemahaman perempuan masih berpandangan yang dikaitkan dengan domestik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : Kesetaraan Gender</p> <p> </p> Herlena Nofita Romadhona Kusuma Yudha Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 442 458 Kontribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Dalam Meningkatkan Akses Pendidikan Bagi Keluarga Kurang Mampu Di desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5046 <p style="font-weight: 400;">Abstrak</p> <p>Penelitian ini mengkaji tentang Kontribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Dalam Meningkatkan Akses Pendidikan Bagi Keluarga Kurang Mampu Di Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkuu Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengatahui pelaksanaan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Desa Selali, untuk mengetahui kontribusi Program Kartu Indonesia Pintar dalam meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu di Desa Selali dan untuk mengetahaui faktor penghambat dalam pelaksanaan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Desa Selali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan dan Kontribusi Program Kartu Indonesia Pintar di Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan sudah berjalan dengan efektif sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dari Program Kartu Indonesia Pintar, dilihat dari Ketepatan sasaran program, Sosialisai program, Tujuan program dan Pemanfaatan program. Faktor Penghambat dalam Kontribusi Program Kartu Indonesia Pintar di Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan, a) Evaluasi program Kartu Indonesia Pintar yang dilaksanakan pada setiap periode program menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan khususnya pada mekanismenya, b) Kesulitan dalam mengumpulkan kwitansi atau bukti penggunaan dana KIP.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata Kunci</strong>: Kontribusi, Program, Kartu Indonesia Pintar</p> Neza Neza Rusnita Hainun Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 477 484 Strategi Pembiasaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Untuk Membangun Karakter Siswa Di MAN 2 Kepahiang Tahun 2022/2023 https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5039 <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini mengkaji tentang Strategi Pembiasaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Untuk Membangun Karakter Siswa di MAN 2 Kepahiang Tahun 2022/2023. Penelitian ini bertujuab untuk mengetahui : 1) Pelaksanaan strategi pembiasaan dalam meningkatkan kedisiplinan untuk membangun karakter siswa di MAN 2 Kepahiang tahun 2022/2023, 2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembiasaan dalam meningkatkan kedisiplinan untuk membangun karakter siswa di MAN 2 Kepahiang tahun 2022/2023.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data dianalisis secara diskriptif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan: 1) Pelaksanaan strategi pembiasaan dalam meningkatkan kedisiplinan untuk membangun karakter siswa di MAN 2 Kepahiang tahun 2022/2023 sudah berjalan dengan baik yang dibuktikan dengan adanya program strategi penerapan tata tertib sekolah serta mengoptimalkan penghayatan terhadap nilai-nilai agama untuk dijadikan sumber kearifan bertindak dimana seluruh pihak sekolah terlibat didalam pelaksanaan strategi pembiasaan kedisiplinan ini, 2) Faktor Pendukung pelaksanaan pembiasaan dalam meningkatkan kedisiplinan untuk membangun karakter siswa di MAN 2 Kepahiang tahun 2022/2023 yakni tersedianya fasilitas yang memadai, adanya kerjasama dengan pihak berwenang, adanya kerjasama yang baik antara guru dan karyawan sedangkan faktor penghambat pembiasaan dalam meningkatkan kedisiplinan untuk membangun karakter siswa di MAN 2 Kepahiang tahun 2022/2023 adalah kurangnya kesadaran peserta didik untuk menerapkan sikap kedisiplinan meskipun sudah di berlakukan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan kedisiplinan tersebut.</p> <p><strong>Kata K</strong><strong>u</strong><strong>nci</strong>: Strategi pembiasaan, kedisiplinan, karakter siswa</p> Satryo Tri Atmaja Zulyan Zulyan Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 485 492 Implementasi Moderasi Beragama Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Siswa SMAN 02 Mukomuko https://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/5026 <p>Abstrak</p> <p>Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Moderasi Beragama Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Siswa SMAN 02 Mukomuko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Sikap toleransi siswa terhadap moderasi beragama di SMAN 02 Mukomuko, 2) Implementasi Moderasi Beragama Siswa di SMAN 02 Mukomuko, 3) Faktor penghambat dalam Implementasi Moderasi Beragama Siswa di SMAN 02 Mukomuko. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data dianalisis secara diskriptif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan: 1) Sikap toleransi siswa terhadap moderasi beragama di SMAN 02 Mukomuko sudah terlaksana dengan cukup baik ditandai dengan adanya penerimaan perbedaan agama diantara siswa, tidak memandang perbedaan dan keyakinan, saling bertegur sapa, menghormati teman yang berbeda agama, memberi kesempatan untuk melakukan ibadah bagi yang ingin beribadah menurut kepercayaannya, tidak saling mengganggu, tidak saling menghina serta menjalin kekerabatan dan tidak membeda-bedakan teman, 2) Implementasi moderasi beragama siswa di SMAN 02 Mukomuko sudah berjalan dengan cukup baik dimana sudah tertanamnya nilai-nilai pancasila kepada siswa dalam menanamkan nilai-nilai pancasila itu diajarkan bagaimana menghormatii, menghargai, memberikan hak kepada siswa untuk memilih agama sesuai keyakinan masing-masing. Tidak memilih teman, menjalin kebersamaan sehingga terbentuklah rasa kenyamanan dan rasa kekeluargaan yang cukup dilingkungan sekolah yang kemungkinan dapat berlanjut di luar lingkungan sekolah. 3) penghambat dalam implementasi moderasi beragama siswa di SMAN 02 Mukomuko guru belum dapat mengkondisikan siswa non muslim pada saat proses pengajaran agama islam. Dan masih terdapat beberapa siswa yang belum menerapkan sikap sesuai dengan moderasi beragama karena masih ada siswa yang berkelompok sesuai dengan agamanya.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Implementasi moderasi beragama, sikap toleransi</p> Yetri Aini Amnah Qurniati Copyright (c) 2024 2024-07-17 2024-07-17 4 1 493 500