Analisis Korupsi Dalam Perspektif Nilai-Nilai Pancasila
DOI:
https://doi.org/10.36085/jupank.v6i1.9635Abstract
Korupsi merupakan salah satu persoalan paling serius yang menghambat pencapaian tujuan nasional sebagaimana tertuang dalam nilai-nilai Pancasila. Sebagai dasar negara sekaligus pedoman etis bagi seluruh warga bangsa, Pancasila idealnya menjadi landasan pembentukan karakter individu, struktur sosial, dan praktik pemerintahan yang bersih dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Namun pada kenyataannya, nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya tertanam dalam kehidupan masyarakat maupun birokrasi, sehingga praktik korupsi masih terus muncul dan berkembang dalam berbagai sektor. Kondisi ini dipicu oleh faktor internal, seperti rapuhnya moralitas, sikap serakah, serta pola hidup yang hedonis, dan juga faktor eksternal berupa budaya permisif di masyarakat, tekanan ekonomi, lemahnya sistem pengawasan, serta lingkungan birokrasi yang kurang transparan. Artikel ini berupaya mengkaji hubungan antara nilai-nilai Pancasila dengan strategi pemberantasan korupsi melalui pendekatan pendidikan, pembenahan sistem, dan penguatan budaya. Dengan mengoptimalkan penerapan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, serta Keadilan Sosial dalam berbagai aspek kehidupan, diharapkan lahir budaya antikorupsi yang konsisten sebagai dasar bagi terwujudnya pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan menjunjung keadilan.
Kata Kunci: Pancasila, Korupsi, Nilai-Nilai Pancasila
_.png)
