Pancasila Sebagai Paradigma Pengembangan Ilmu

Authors

  • luthfiyah muslimah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Alya Muhzur Anggraini Siregar
  • Zaenul Slam

DOI:

https://doi.org/10.36085/jupank.v6i1.9502

Abstract

Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia bukan sekadar berfungsi sebagai acuan moral dan ideologis, tetapi juga berperan sebagai dasar pemikiran dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Paradigma ini menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam setiap aktivitas ilmiah agar pengembangan ilmu tidak lepas dari nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Setiap sila Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk arah dan tujuan IPTEK, mulai dari peneguhan moral ketuhanan, penghormatan terhadap martabat manusia, penguatan persatuan, penumbuhan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan ilmiah, hingga pemerataan hasil inovasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran Pancasila sebagai paradigma dalam pengembangan IPTEK di Indonesia, serta mengidentifikasi relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menjawab tantangan kemajuan teknologi modern. Penelitian ini juga bertujuan untuk menunjukkan bagaimana strategi penerapan yang dapat membangun keharmonisan antara nilai-nilai Pancasila dan arah kebijakan IPTEK nasional, sehingga keduanya dapat sejalan dengan cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. berbagai tantangan, seperti pengaruh ideologi asing dan kemajuan teknologi yang cenderung mengabaikan etika. Di sisi lain, Pancasila juga menawarkan peluang besar sebagai filter nilai dan sumber inspirasi bagi inovasi yang berkeadilan sosial dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan IPTEK yang berlandaskan Pancasila, guna mendukung tujuan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun Kesimpulannya Pancasila memiliki relevansi yang kuat sebagai paradigma pengembangan IPTEK karena mampu memadukan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan moral bangsa. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam setiap aktivitas ilmiah, Indonesia dapat mengarahkan kemajuan IPTEK agar tidak hanya menciptakan kemajuan material, tetapi juga memperkuat karakter bangsa, memperluas keadilan sosial, serta mendukung tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Kata Kunci: Paradigma, Ilmu, IPTEK

Published

2026-03-13