UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGRI 10 REJANG LEBONG

Authors

  • Gita permata Gita permata Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Rusnita Hainun Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter cinta tanah air pada siswa di SMA 10 Kabupaten Rejang Lebong, mendeskripsikan upaya pembentukan karakter cinta tanah air melalui Kegiatan Ekstrakulikuler di SMA 10 Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini menjawab permasalahan bagaimana upaya pembentukan karakter cinta tanah air melalui kegiatan ekstrakulikuler pramuka di SMA 10 Kabupaten Rejang Lebong?.
Untuk mencapai tujuan, metode penelitian yang di gunakan adalah metode kualitatif. Tempat penelitian ini adalah SMA 10 Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian dilakukan pada bulan Mei – Juni tahun 2022. Sumber datanya adalah Kepala Sekolah, Guru Pembina Pramuka dan Siswa/Siswi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Data-data yang terkumpul melalui berbagai macam metode tersebut kemudian di analisis menggunakan metode analisis diskriptif, yaitu kegiatan analisis yang terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yakni reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa peran ekstrakurikuler pramuka dalam upaya pembentukan karakter cinta tanah air melalui kegiatan ekstrakulikuler pramuka di SMA Negeri 10 Kabupaten Rejang Lebong berperan dalam membiasakan dan membentuk kepribadian siswa untuk disiplin, taat dan patuh pada sesama, rajin dan melatih kemandirian. Kemudian menumbuhkan kekompakan dan kerjasama siswa, peduli lingukungan, serta dapat membuat lingkungan gembira dan senang, dapat berorientasi terhadap tugas, dan membentuk pribadi siswa untuk aktif. Kendala kendala dan upaya pembentukan karakter cinta tanah air melalui kegiatan ekstrakulikuler pramuka di SMA Negeri 10 Kabupaten Rejang Lebong yakni masih ada siswa yang tidak mengikuti latihan pramuka, datang terlambat, tidak lengkap atribut pramuka, kurangnya ketersediaan perlengkapan pramuka (Tongkat, Tali, Tenda, Kompas, Smaphore). Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yakni memberikan hukuman/sanksi bagi siswa yang tidak latihan pramuka dan datang terlambat, membuat dan membawa perlengkapan pramuka dari rumah, meminjam peralatan dan alat sekolah lain, serta melakukan iuran untuk memenuhi kebutuhan pramuka.

Downloads

Published

2023-12-20
Abstract viewed = 25 times