Hubungan Pendidikan Kewarganegaraan Dengan Pendidikan Nilai

Authors

  • Bekti Galih Kurniawan Universitas Darussalam Gontor
  • Kenlies Era Rosalina Marsudi Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari
  • Maya Mashita Universitas Cenderawasih
  • Verbena Ayunungsih Purbasari Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari

DOI:

https://doi.org/10.36085/jupank.v6i1.10148

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengaitkan pendidikan nilai dengan pendidikan kewarganegaraan. Ketika keduanya disatukan dalam studi literatur ini, akan dihasilkan konteks dari pendidikan kewarganegaraan yang mencakup: (1) mempertahankan dan memajukan nilai-nilai moral Pancasila, (2) membimbing siswa menjadi warga negara Indonesia yang paham tentang politik dan hukum berlandaskan Pancasila, dan (3) melaksanakan hak dan kewajiban sebagai anggota masyarakat negara. Konteks pendidikan nilai adalah nilai-nilai yang terkait dengan tanggung jawab, nurani, yang bersifat mengikat, dan formal dengan ciri-ciri seperti: (a) nilai yang berkaitan dengan subjek, (b) nilai yang muncul dalam konteks praktis, dan (c) nilai-nilai yang menyangkut sifat-sifat tambahan yang diberikan oleh objek pada sifat-sifat yang dimilikinya. Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai dapat diwujudkan melalui beberapa pendekatan, termasuk evokasi yang menekankan inisiatif peserta didik untuk mengekspresikan diri secara spontan, inkulasi atau penanaman nilai, pendekatan kesadaran, penalaran moral, pengungkapan nilai, pendekatan komitmen, pendekatan penyatuan (union approach), pendekatan pemodelan teladan, dan pendidikan berdasarkan karakter (character-based education).

Kata Kunci: Pendidikan, Kewarganegaraan, Nilai

Downloads

Published

2026-03-13