https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/issue/feedJOISCOM (Journal of Islamic Communication)2026-05-06T12:57:02+07:00Rasmanrasman@umb.ac.idOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">JOISCOM adalah Jurnal Ilmiah Nasional Terbitan Berkala di bidang Komunikasi, Penyiaran, sosial, dakwah dan persyarikatan yang terbit secara berkala setiap tahunnya pada bulan<strong> April</strong> dan <strong>Oktober</strong> yang diterbitkan oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Artikel yang dimuat pada Jurnal JOISCOM (Journal Of Islamic Communications) kemudian akan dipublikasikan dalam bentuk elektronik atau e-jurnal dalam rangka menyebarluaskan ilmu pengetahuan tentang ilmu komunikasi dan penyiaran Islam dalam negeri maupun luar negeri.</p> <p style="text-align: justify;">JOISCOM: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam telah terakreditasi peringkat 5 (<a title="sinta" href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/12470" target="_blank" rel="noopener">SINTA 5</a>) berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 177/E/KPT/2024 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2024. <a href="https://drive.google.com/drive/folders/1tdmGQF7ZmVHQ03ZJhTf9BgCngiWUMvCQ?usp=sharing">https://drive.google.com/drive/folders/1tdmGQF7ZmVHQ03ZJhTf9BgCngiWUMvCQ?usp=sharing</a>. Akreditasi berlaku 5 (lima) tahun, terhitung mulai volume 2 nomor 3 tahun 2021 sampai dengan volume 7 nomor 1 (satu) tahun 2026. </p>https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/article/view/9954Gerakan Moral dan Religiusitas Digital: Kajian Budaya atas Aktivisme Keagamaan Online Akun Instagram Project Dakwah di Makassar2026-01-20T16:40:58+07:00hadi saputraHadisaputra@unismuh.ac.id<p>Dakwah digital di Instagram semakin penting dalam membentuk cara Muslim urban berjumpa dengan wacana moral, tetapi mekanisme kulturalnya kerap belum dibaca secara memadai pada level lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis Project Dakwah di Makassar sebagai bentuk digital religious activism yang memproduksi wacana moral melalui narasi afektif dan estetika platform. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berperspektif kajian budaya, dengan Instagram diperlakukan sebagai ruang budaya tempat produksi makna berlangsung. Data dikumpulkan melalui observasi digital terhadap jejak unggahan, dokumentasi poster dan caption, serta pembacaan pola interaksi audiens pada kanal publik yang terhubung dengan Project Dakwah.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project Dakwah membangun pola pesan moral berbasis poster yang konsisten, menekankan refleksi diri, kedekatan emosional, dan kesalehan sehari-hari. Pemadatan pesan dan desain visual minimalis membuat dakwah kompatibel dengan logika visibilitas dan sirkulasi media sosial. Namun, temuan juga menegaskan adanya mekanisme konversi dari resonansi online menuju aksi offline melalui jalur partisipasi yang operasional, seperti donasi, sedekah terjadwal, kelas Al-Qur’an, kajian, relawan, dan penguatan ruang dakwah luring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital Project Dakwah memperlihatkan ambivalensi mediatisasi agama, yakni perluasan jangkauan sekaligus tekanan pemaknaan yang ringkas, tetapi ditopang oleh strategi pendalaman komunitas untuk menjaga keberlanjutan praktik sosial.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 JOISCOM (Journal of Islamic Communications)https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/article/view/9959PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DINAS KESEHATAN TERHADAP PENANGANAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS DI BANDA ACEH2026-01-20T22:13:16+07:00Muhammad Fathin Hafizdmfathinhafizd@gmail.comHanifah Nurdinhanifah.nurdin@ar-raniry.ac.idMuhammad Aminullahm.aminullah@ar-raniry.ac.id<p><em>Media digital memiliki peran strategis dalam komunikasi kesehatan publik, termasuk dalam penyampaian informasi mengenai Human Immunodeficiency Virus (HIV). Namun, efektivitas komunikasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan platform, melainkan juga oleh perencanaan strategis, kolaborasi internal, serta keberlanjutan pesan. </em><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam komunikasi HIV kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas penanggung jawab program HIV serta pengelola media digital di lingkungan Dinas Kesehatan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital dalam komunikasi HIV masih kurang maksimal. Hal ini terlihat dari keterbatasan konsistensi dan keberlanjutan konten pada berbagai platform digital, sehingga isu HIV belum terbangun sebagai agenda komunikasi kesehatan yang kuat di ruang publik. Selain itu, perbedaan latar belakang pendidikan antara penanggung jawab program HIV dan pengelola media digital menjadi hambatan struktural dalam komunikasi kesehatan. Pemisahan peran antara penyusun substansi kesehatan dan pelaksana teknis komunikasi menyebabkan pesan HIV cenderung disampaikan secara informatif dan normatif, tanpa strategi komunikasi yang kolaboratif dan persuasif. Penelitian ini juga menemukan bahwa pesan HIV disederhanakan sebagai upaya menghindari stigma dan diskriminasi terhadap penyintas. Meskipun relevan secara etis, penyederhanaan pesan berpotensi membatasi kedalaman pemahaman masyarakat terhadap isu HIV. Lebih lanjut, ketiadaan strategi komunikasi digital yang berkelanjutan menyebabkan komunikasi HIV bersifat reaktif dan berbasis momentum, sehingga media digital belum berfungsi optimal sebagai sarana peningkatan literasi kesehatan publik. Pemanfaatan media digital Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam penanganan HIV belum dikelola secara strategis dan berkelanjutan. Diperlukan perencanaan komunikasi jangka panjang, kolaborasi lintas bidang, serta pendekatan komunikasi yang mampu meningkatkan literasi kesehatan sekaligus meminimalkan stigma di masyarakat.</em></p>2026-04-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 JOISCOM (Journal of Islamic Communications)https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/article/view/9937STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PENGINAPAN DI PULAU SIMEULUE DALAM MENARIK MINAT WISATAWAN MANCANEGARA2026-01-16T17:29:15+07:00Lukluk Chasanahluklukchasanah@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh pengelola penginapan lokal di Desa Matanurung, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue, dalam menarik minat wisatawan mancanegara. Desa Matanurung merupakan destinasi wisata bahari yang tengah berkembang dengan daya tarik utama berupa olahraga selancar, meskipun terletak di wilayah terluar dan terpencil yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur serta akses promosi formal. Kondisi ini menuntut pengelola penginapan untuk mengembangkan strategi komunikasi pemasaran yang adaptif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dua orang pemilik penginapan dan lima wisatawan mancanegara yang pernah menginap di Desa Matanurung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran penginapan mengandalkan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi awal, yang kemudian diperkuat melalui komunikasi interpersonal serta rekomendasi dari mulut ke mulut (<em>word of mouth</em>). Kejujuran informasi, responsivitas komunikasi, pelayanan berbasis kekeluargaan, dan pengalaman menginap yang autentik menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan wisatawan mancanegara. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi media digital dan komunikasi personal yang etis dan berorientasi pada pengalaman wisatawan merupakan strategi komunikasi pemasaran yang efektif bagi penginapan skala kecil di wilayah terpencil.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 JOISCOM (Journal of Islamic Communications)https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/article/view/9961STRATEGI KOMUNIKASI TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL ARGA INDAH II KECAMATAN MERIGI SAKTI KABUPATEN BENGKULU TENGAH DALAM MENARIK MINAT MURID BARU2026-01-21T08:51:59+07:00nur salehaNurshaleha03@gmail.comSiti Misbahsitimisbah@umb.ac.id<p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Latar belakang Penelitian ini adalah fenomena banyaknya orang tua dari luar Desa Arga Indah II yang memilih menyekolahkan anaknya di TK „Aisyiyah Bustanul Athfal Arga Indah II, meskipun di desa masing-masing sudah tersedia lembaga pendidikan taman kanak-kanak. Kondisi ini menarik untuk diteliti dari perspektif strategi komunikasi yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam menarik minat murid baru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi TK „Aisyiyah Bustanul Athfal Arga Indah II dalam menarik minat murid baru. Landasan teori menggunakan teori Lasswell <em>(Who, Says What, In Which Channel, To Whom, With What Effect).</em> Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, orang tua murid, dan tokoh masyarakat, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komunikator utama adalah kepala sekolah dan guru yang berperan aktif dalam menyampaikan pesan (2) Pesan yang disampaikan meliputi keunggulan sekolah, program pendidikan berbasis nilai keislaman, dan ajakan moral untuk menyekolahkan anak sejak usia dini lalu pesan dikemas dan disampaikan melalui (3) Media yang digunakan meliputi tatap muka langsung, pengajian, spanduk, media sosial, dan kegiatan masyarakat (4) Sasaran komunikasi adalah orang tua calon murid dan masyarakat desa (5) Efek komunikasi terlihat dari meningkatnya minat masyarakat dan bertambahnya jumlah pendaftar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan strategi komunikasi yang terencana, memadukan pesan edukatif dan religius, serta memanfaatkan media yang tepat mampu meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di TK „Aisyiyah Bustanul Athfal Arga Indah II, bahkan hingga menarik perhatian dari luar desa.</p> <p><strong>Kata Kunci: Strategi Komunikasi, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Minat Murid Baru, Teori Lassweel</strong></p> <p><strong>ABSTRAC</strong>T</p> <p>The background of this research is the phenomenon of many parents from outside Arga Indah II Village choosing to enroll their children at TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Arga Indah II, even though kindergarten institutions are already available in their respective villages. This condition is interesting to study from the perspective of the communication strategies implemented by the school in attracting new students. The research aims to determine the communication strategies of TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Arga Indah II in attracting new student enrollment. The theoretical framework uses Lasswell’s model (Who, Says What, In Which Channel, To Whom, With What Effect). The method applied is qualitative with a case study approach. The research informants consist of the principal, teachers, parents, and community leaders, selected using purposive sampling techniques. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed descriptively. The results of the study show that: (1) The main communicators are the principal and teachers who actively deliver messages (2) The messages conveyed include the school’s advantages, Islamic value-based education programs, and moral appeals to enroll children from an early age, which are packaged and delivered through (3) Media such as face-to-face interactions, religious gatherings, banners, social media, and community activities (4) The communication targets are parents of prospective students and the village community (5) The communication effects are reflected in the increased public interest and the growing number of applicants. The conclusion of this study is that the implementation of a well-planned communication strategy, combining educational and religious messages and utilizing appropriate media, can successfully increase public interest in enrolling children at TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Arga Indah II, even attracting attention from outside the village.</p> <p><strong>Keywords: Communication Strategy, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, New Student Interest, Lasswell Theory</strong></p> <p> </p> <p> </p>2026-04-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 JOISCOM (Journal of Islamic Communications)https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/article/view/10272STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENDORONG ADOPSI SISTEM MANAJEMEN INSPEKSI RIG TERINTEGRASI (IRIMS™) DALAM INDUSTRI PENGEBORAN MINYAK DAN GAS2026-03-16T14:08:58+07:00Eko Nugrohoechoy_n@yahoo.comChristian Lianlian.christian98@gmail.comsetiadiSetiadiads@gmail.comYulitha Widha PratamaYulithawpratama@gmail.com<p>Industri Minyak dan gas (migas) sangat bergantung pada integritas rig pengeboran yang dikelola melalui inspeksi berkala. Namun, pengelolaan data inspeksi yanng masih tradisional dan terfragmentasi tersebar dalam PDF, spreadsheet dan catatan manual hal ini menimbulkan masalah kronis seperti visibilitas kondisi aset yang buruk, sertifikasi yang kadaluarsa, tindak lanjut temuan (NCR) yang tertunda, serta proses audit yang tidak efisien. Situasi ini menimngkatkan risiko operasional dan keselamatan.</p> <p>Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran digital yang efektif untuk mempercepat adopsi Integrated Rig Inspection Managemen System (IRIMS<sup>TM</sup>), sebuah platform terintegrasi berbasis cloud yang menyatukan penjadwalan inspeksi, pelacakan sertifikasi dan monitoring NCR. Dengan pendekatan kuantitatif berbasis survei kepada praktisi pengeboran, studi ini menggunakan <em>Technology Acceptance Model</em> (TAM) dan <em>Diffusion of Innovation Theory</em> untuk membangun model struktural (SEM) yang menguji hubungan antara strategi pemasaran digital, persepsi teknologi, dan adopsi.</p> <p>Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang paling signifikan mempengaruhi adopsi adalah pendekatan berbasis edukasi mendalam dan komunikasi intensif melaluai kanal profesional. Webinar teknis, <em>thought leadership</em> di LinkedIn, serta penyediaan <em>pilot project</em> terbukti paling efektif dalam membentuk persepsi positif tentang kegunaan sistem dan membangun kepercayaan pengguna. Temuan ini mengonfirasi bahwa pemasaran digital yang fokus pada edukasi dapat mengatasi hambatan adopsi seperti resistensi budaya dan kekhawatiran keamanan data, sehingga mempercepat transformasi digital dalam manajemen inspeksi rig. Implementasi IRIMS<sup>TM</sup> berpotensi meningkatkan transparansi data, optimalisasi proses dan kesiapan audit secara signifikan.</p>2026-04-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 JOISCOM (Journal of Islamic Communications)https://jurnal.umb.ac.id/index.php/joiscom/article/view/10279 Muhadharah Sebagai Media Pengembangan Kompetensi Public Speaking Siswa: Studi Pada MTS Mambaul Ulum Bengkulu Tengah2026-03-18T10:14:10+07:00Rasmanrasman@umb.ac.idJarni Mistikajarnimistika@gmai.com<p>Keterampilan public speaking merupakan salah satu kompetensi komunikasi yang penting dimiliki oleh siswa dalam mendukung kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif di depan publik. Namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan berbicara di depan umum karena kurangnya rasa percaya diri serta minimnya kesempatan untuk berlatih secara langsung. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang mampu melatih keterampilan komunikasi siswa secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan muhadharah sebagai media pengembangan kompetensi public speaking siswa di MTs Mambaul Ulum Bengkulu Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap pelaksanaan kegiatan muhadharah, wawancara dengan guru pembimbing dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Analisis penelitian menggunakan teori public speaking yang menekankan pada kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan percaya diri di hadapan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan muhadharah dilaksanakan secara rutin dan terstruktur dengan bimbingan dari guru sebelum siswa tampil. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan kompetensi public speaking siswa, seperti meningkatnya keberanian berbicara di depan umum, kelancaran dalam menyampaikan materi, kemampuan menguasai isi pidato, serta tumbuhnya rasa percaya diri. Latihan yang dilakukan secara berkelanjutan membuat siswa lebih terbiasa tampil di depan audiens dan mampu menyampaikan gagasan secara lebih efektif. Dengan demikian, kegiatan muhadharah dapat berfungsi sebagai media yang efektif dalam mengembangkan kompetensi public speaking siswa di MTs Mambaul Ulum Bengkulu Tengah.</p> <p><strong><em>Kata kunci:</em></strong><em> Kompetensi Komunikasi, Muhadharah, Public Speaking, Siswa.</em></p>2026-04-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 JOISCOM (Journal of Islamic Communications)