PENGARUH LEVEL LIMBAH DAUN UBI KAYU TERHADAP TOTAL BAKTERI DAN POPULASI PROTOZOA

Authors

  • Nursanti Laia Universitas Graha Nusantara
  • Angelia Harahap Universitas Graha Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.36085/jinak.v6i2.11553

Abstract

Limbah daun ubi kayu merupakan hasil samping pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan herbal ruminansia karena mengandung senyawa bioaktif yang dapat memengaruhi ekosistem mikroba rumen. Keseimbangan antara bakteri dan protozoa merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan fermentasi rumen serta pemanfaatan nutrien pakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian limbah daun ubi kayu pada berbagai level terhadap total bakteri dan populasi protozoa rumen secara in vitro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (ransum basal tanpa limbah daun ubi kayu), P1 (ransum basal+5% limbah daun ubi kayu), P2 (ransum basal+10% limbah daun ubi kayu), dan P3 (ransum basal +15% limbah daun ubi kayu). Ransum basal terdiri atas rumput gajah 60%, dedak padi 25%, dan bungkil kelapa 15%. Fermentasi dilakukan menggunakan cairan rumen dan larutan buffer pada suhu 39°C. Parameter yang diamati adalah total bakteri dan populasi protozoa setelah inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan level limbah daun ubi kayu cenderung meningkatkan total bakteri dan menurunkan populasi protozoa, dengan respons terbaik pada level 15%. Pola tersebut menunjukkan potensi limbah daun ubi kayu sebagai pakan herbal dalam memodulasi ekosistem mikroba rumen.

Published

30-06-2026