PENGARUH SILASE LIMBAH UBI KAYU SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF TERHADAP KECERNAAN NUTRIEN SAPI POTONG

Authors

  • Nursanti Laia Universitas Graha Nusantara
  • Angelia Harahap Universitas Graha Nusantara
  • Muhammad Daulay Universitas Graha Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.36085/jinak.v6i2.11533

Abstract

Ketersediaan pakan berkualitas dan tingginya biaya pakan menjadi kendala dalam pengembangan usaha sapi potong, sehingga pemanfaatan bahan pakan lokal perlu dioptimalkan. Limbah ubi kayu berpotensi sebagai pakan alternatif, namun diperlukan pengolahan melalui ensilase untuk meningkatkan pemanfaatan nutrien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penggunaan silase limbah ubi kayu terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, dan protein kasar sapi potong. Penelitian  menggunakan empat ekor sapi betina dengan bobot badan 265–388 kg. Penelitian menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu perlakuan A (tanpa silase), B (Silase limbah ubi kayu 25%+Konsentrat 75%), C (Silase limbah ubi kayu 50%+Konsentrat 50%), dan D (Silase limbah ubi kayu 75%+Konsentrat 25%). Hasil menunjukkan bahwa penggunaan silase limbah ubi kayu memberikan respons terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, dan protein kasar. Perlakuan C (50%) menghasilkan KcBK 67,95%, KcBO 70,28%, dan KcPK 67,42% lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Kesimpulan bahwa penggunaan 50% silase limbah ubi kayu memberikan respons terbaik terhadap kecernaan nutrien pada sapi potong.

Published

30-06-2026