EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib
<p>El-Ta'dib adalah Jurnal Ilmiah Nasional Terbitan berkala di bidang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pondok Pesantren, Sosiologi Pendidikan, Kepemimpinan Pendidikan Islami, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan yang terbit secara berkala setiap tahunnya pada bulan April dan Oktober oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Artikel yang dimuat pada Jurnal EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education di publikasikan dalam bentuk elektronik atau e-journal dalam rangka menyebarluaskan ilmu pengetahuan tentang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pondok Pesantren, Sosiologi Pendidikan, Kepemimpinan Pendidikan Islami, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan dalam lingkup nasional maupun internasional.</p>Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkuluen-USEL-TA’DIB: Journal of Islamic Education2775-5533ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI KOMPANG MELAYU
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/10226
<p>Tradisi Kompang Melayu merupakan salah satu ekspresi seni bernuansa Islam yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Melayu serta berperan penting dalam proses pewarisan nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi Kompang Melayu, mencakup dimensi religius, moral, dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Kompang Melayu sarat dengan nilai-nilai pendidikan Islam, antara lain nilai akidah yang tercermin melalui pembacaan shalawat serta puji-pujian kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, nilai ibadah melalui pembiasaan dzikir dan shalawat, serta nilai akhlak yang tampak dalam sikap kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap adat istiadat serta tokoh masyarakat. Selain itu, tradisi Kompang Melayu juga berfungsi sebagai sarana pendidikan informal yang efektif dalam membentuk karakter Islami pada generasi muda. Oleh karena itu, tradisi Kompang Melayu tidak hanya berperan sebagai bentuk seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media pendidikan Islam yang relevan dalam kehidupan masyarakat Melayu.</p> <p>Kata kunci: Pendidikan Islam, Nilai-Nilai Islam, Tradisi Kompang Melayu, Budaya Melayu, Pendidikan Karakter.</p>Hazani HazaniJarirRizki Arzi WahyudaMhd. Maulana Ansori
Copyright (c) 2026 Hazani Hazani, Jarir, Rizki Arzi Wahyuda, Mhd. Maulana Ansori
2026-03-102026-03-10611810.36085/el-tadib.v6i1.10226PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS MASJID: STUDI HISTORIS SISTEM HALAQAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA DEMOKRATIS
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/9942
<p>Dalam sejarahnya sistem halaqah merupakan model pendidikan Islam klasik yang berkembang di masjid sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan terutama keislaman. Sistem halaqah merupakan pola pembelajaran berbasis dialog dan musyawarah maka sangat penting mengkaji secara historis metode tersebut untuk menjadi pondasi dalam membangun budaya demokratis pada kehidupan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan <em>(library research) </em>dengan sumber primernya adalah kitab klasik keislaman yang membahas praktik pendidikan di masjid dan sistem halaqah dan sekundernya adalah buku-buku dan jurnal-jurnal yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil penelitian diketahui bahwa sistem pendidikan halaqah di masjid merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan duduk melingkar, dimana seorang guru menyampaikan materi dan para murid aktif menyimak, bertanya, serta berdiskusi. Sedangkan kontribusi metode metode tersebut dalam membangun budaya demokratis tersebut mengandung beberapa nilai, diantaranya: <em>Pertama</em>, kesetaraan akses terhadap Ilmu. <em>Kedua</em>, kebebasan berpikir dan berpendapat. <em>Ketiga</em>, partisipasi aktif dari peserta didik. <em>Keempat</em>, musyawarah sebagai prinsip.</p>Ferry Armando GunawanFaridi
Copyright (c) 2026 Ferry Armando Gunawan, Faridi
2026-03-102026-03-106191810.36085/el-tadib.v6i1.9942INTEGRASI NILAI-NILAI FIKIH DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/10227
<p>Artikel ini mengkaji integrasi nilai-nilai fikih dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai upaya memperkuat dimensi normatif dan amaliyah pembelajaran. Fikih dipahami tidak hanya sebagai ilmu hukum Islam, tetapi juga sebagai sistem nilai yang membimbing perilaku individu dan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap buku-buku klasik dan kontemporer serta jurnal ilmiah nasional yang relevan dengan pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai fikih dapat dilakukan secara sistematis melalui perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan materi dan konten kurikulum, penerapan metode dan strategi pembelajaran kontekstual, serta evaluasi pembelajaran yang menekankan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Integrasi tersebut berimplikasi positif terhadap penguatan praktik pedagogis, pembentukan karakter sosial dan moral peserta didik, serta pengembangan kelembagaan pendidikan Islam. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai fikih dalam kurikulum merupakan kebutuhan penting agar pendidikan Islam tetap relevan, holistik, dan responsif terhadap tantangan sosial kontemporer.</p> <p>Kata kunci: <em>kurikulum pendidikan Islam, fikih, integrasi nilai, pembelajaran kontekstual.</em></p>Sari HaryatiChanifudin
Copyright (c) 2026 Sari Haryati, Chanifudin
2026-03-102026-03-1061194110.36085/el-tadib.v6i1.10227ANALISIS USHUL FIQH SEBAGAI FONDANSI PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/10228
<p>Ushul fiqh merupakan bidang keilmuan pokok dalam studi hukum Islam yang berperan sebagai kerangka metodologis dalam penetapan serta pengembangan hukum. Artikel ini bertujuan mengkaji fungsi ushul fiqh sebagai landasan epistemologis dan metodologis dalam pengembangan hukum Islam, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan persoalan-persoalan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang relevan di bidang ushul fiqh. Pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip utama ushul fiqh, meliputi sumber-sumber hukum, metode istinbāṭ al-aḥkām, kaidah kebahasaan, serta konsep maqāṣid al-sharī‘ah. Temuan kajian menunjukkan bahwa ushul fiqh tidak semata-mata berfungsi sebagai perangkat penalaran normatif, melainkan juga sebagai instrumen yang bersifat dinamis dan adaptif dalam merespons perkembangan zaman tanpa mengabaikan otoritas teks-teks syar‘i. Oleh karena itu, penguatan dan pengembangan kajian ushul fiqh menjadi syarat utama bagi pembaruan hukum Islam yang kontekstual, sistematis, dan berkesinambungan.</p> <p>Kata Kunci: Ushul Fiqh; Hukum Islam; Ijtihad; Maqāṣid al-Sharī‘ah; Metodologi Hukum</p>Hazani HazaniChanifudin
Copyright (c) 2026 Hazani Hazani, Chanifudin
2026-03-102026-03-1061424910.36085/el-tadib.v6i1.10228SEJARAH DAN DINAMIKA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA (PESANTREN DAN MADRASAH)
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/9866
<p>Artikel ini mengkaji sejarah dan dinamika pendidikan Islam di Nusantara dengan fokus pada pesantren dan madrasah sebagai institusi utama pembentuk tradisi keilmuan dan karakter muslim Indonesia. Kajian historis-deskriptif ini menelusuri perkembangan sejak awal Islamisasi yang berlangsung damai melalui dakwah kultural. Pesantren dipahami sebagai lembaga tradisional berbasis komunitas dengan penekanan pada moral, spiritualitas, dan ilmu keagamaan. Madrasah berkembang sebagai respon modernitas dengan sistem klasikal dan kurikulum terpadu agama-umum. Keduanya kini bertransformasi menjadi model pendidikan Islam integratif, moderat, dan relevan bagi masyarakat global.</p>Muhammad Iqbal KurniawanFaridi
Copyright (c) 2026 Muhammad Iqbal Kurniawan, Faridi
2026-03-102026-03-1061505610.36085/el-tadib.v6i1.9866MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN INOVATIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/9838
<p><em>The advancement of digital technology has propelled the use of social media as an innovative learning resource, including in Islamic Religious Education (PAI). This study aims to analyze the utilization of social media as a PAI learning source based on prior research findings. Employing a qualitative approach through journal review (literature review), data were sourced from reputable national and international scholarly articles on social media, learning innovation, and PAI. Data analysis utilized content analysis techniques to identify forms of utilization, contributions, and challenges of social media in PAI learning. Findings reveal that platforms like YouTube, Instagram, TikTok, WhatsApp, Telegram, and Facebook serve as supplementary learning resources that enhance access to materials, student motivation, and engagement. However, challenges persist, including inconsistent content quality and risks of unverified religious information. Thus, content curation, strengthened digital literacy, and pedagogical integration by teachers are essential to align social media use with PAI learning objectives under the Merdeka Curriculum</em></p>Syafe'i Syafe'iChanifudin Chanifudin
Copyright (c) 2026 Syafe'i Syafe'i, Chanifudin
2026-03-102026-03-1061577010.36085/el-tadib.v6i1.9838