PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS MASJID: STUDI HISTORIS SISTEM HALAQAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA DEMOKRATIS
DOI:
https://doi.org/10.36085/el-tadib.v6i1.9942Abstract
Dalam sejarahnya sistem halaqah merupakan model pendidikan Islam klasik yang berkembang di masjid sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan terutama keislaman. Sistem halaqah merupakan pola pembelajaran berbasis dialog dan musyawarah maka sangat penting mengkaji secara historis metode tersebut untuk menjadi pondasi dalam membangun budaya demokratis pada kehidupan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dengan sumber primernya adalah kitab klasik keislaman yang membahas praktik pendidikan di masjid dan sistem halaqah dan sekundernya adalah buku-buku dan jurnal-jurnal yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil penelitian diketahui bahwa sistem pendidikan halaqah di masjid merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan duduk melingkar, dimana seorang guru menyampaikan materi dan para murid aktif menyimak, bertanya, serta berdiskusi. Sedangkan kontribusi metode metode tersebut dalam membangun budaya demokratis tersebut mengandung beberapa nilai, diantaranya: Pertama, kesetaraan akses terhadap Ilmu. Kedua, kebebasan berpikir dan berpendapat. Ketiga, partisipasi aktif dari peserta didik. Keempat, musyawarah sebagai prinsip.

