MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI NILAI GUNA DI KELURAHAN PANORAMA, KECAMATAN SINGARAN PATI KOTA BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.36085/almaun.v5i2.8949Keywords:
Pengolahan Sampah, Nilai Guna, Kesadaran MasyarakatAbstract
Sampah adalah suatu bahan yang terbuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sebenarnya sampah dapat dimanfatkan menjadi sesuatu yang bernilai kembali dan menunjang perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, perlu program untuk mengedukasi mengenai tata cara dan pemanfaatan sampah agar dikreasikan menjadi barang yang berguna. Pengelolaan sampah ini didasarkan pada prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Replace). Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan pendampingan mengenai cara pembuatan kerajinan dompet dan tas dari limbah plastik. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat mempelajari dan mengembangkan berbagai bentuk kerajinan dompet atau tas dari limbah plastik yang sering dijumpai pada saat berbelanja, sehingga tidak hanya dibuang ketika telah dipakai tetapi dapat di daur ulang menjadi produk baru yang bernilai. Kegiatan ini ditujukan untuk mengurangi sampah, mengedukasi, menambah keterampilan, dan memberi nilai ekonomis demi kesejahteraan masyarakat. Produk yang akan dihasilkan dalam kegiatan ini adalah dompet dn tas yang dibuat dengan memanfaatkan limbah plastik Hasilnya, masyarakat dapat memberdayakan potensi yang ada agar lebih paham dan dapat menerapkan pengolahan sampah secara bijak.. Program Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Bengkulu melakukan salah satu kegiatan tentang “Pengelolaan Sampah Menjadi Barang Bernilai Guna” kepada warga Jl Merapi Ujung, RT 25/RW 09, Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, mengingat masih rendahnya kesadaran akan menjaga lingkungan di kalangan masyarakat. Adapun waktu pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu pada tanggal 5 September 2024
References
Astriani, L., Mulyanto, T. Y., Bahfen, M., & Dityaningsih, D. (n.d.).
Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Melalui Produk Kreatif dari Pengolahan Sampah Plastik.
Dai, S. I. S., & Pakaya, S. I. (2019).
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Nilai Ekonomis dan Pembentukan Bank Sampah di Desa Pentadu Timur Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. 5(2).
Fitriyah, A. T., Nasution, D. S., & Putri, R.
a. (2022). Pengelolaan Sampah Menjadi Barang Bernilai Jual di Lombok Nusa Tenggara Barat. 1(1), 14–22.
Kurniawan, D. A., & Santoso, Z. S. (2021). Pengelolaan Sampah di daerah Sepatan Kabupaten Tangerang. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 31–36. https://doi.org/10.34306/adimas.v1i1. 247
Maya, S., Haryono, S., & Kholisya, U. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Nilai Ekonomis dan Pembentukan Bank Sampah di Kelurahan Tanjung Barat. Proceeding of Community Development, 1(2017), 157. https://doi.org/10.30874/comdev.201 7.21
Ndiung, S., Nurtati, R., Jenimantris, Y., & Eni, B. L. (2022). Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Produk Kreatif BBernilai Ekonomis. 5, 849–855.
Ratnaningsih, A. T., Setiawan, D., & Siswati, L. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Produk Kerajinan yang Bernilai Ekonomis. 5(6), 1500–1506.
Rinjani, E. D., & Putri, L. I. (2016). Pemberdayaan Kelompok PKK Dalam Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan. 1(1), 28–33.
Riswan, Sunoko, H. R., & Hadiyanto, A. (2020). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kecamatan Daha Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(1), 31–39. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ ilmulingkungan/article/view/2085
Saputro, Y. E., Kismartini, & Syafrudin. (2015). Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Bank Sampah. Indonesian Journal of Conservation, 4(1), 83–94.
Sumiyati, S., Junaidi, Ramadan, B. S., Sarminingsih, A., & Rezagama, A. (2020). DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK MENJADI BARANG BERNILAI SENI TINGGI BAGI PAGUYUBAN BANK SAMPAH KOTA SEMARANG Sri. Jurnal Pasopati, 2(4), 228–232.



_1.png)






