Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis <p align="justify">Jurnal Agribisnis adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian secara reguler setiap 2 bulan sekali Januari dan Juli untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi Jurnal Agribis adalah bidang agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh Jurnal Agribis terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar</p> en-US elnimutmainnah@umb.ac.id (ELNI MUTMAINNAH) mamirizki2009@gmail.com (ELNI MUTMAINNAH) Fri, 23 Jan 2026 12:00:48 +0700 OJS 3.3.0.21 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 RESPON EKONOMI DAN STRATEGI COPING NELAYAN TANGKAP DALAM MENGHADAPI FLUKTUASI HARGA IKAN LAUT DI DESA PADANG BAKUNG KECAMATAN SEMIDANG ALAS MARAS KABUPATEN SELUMA https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9851 <p>Data statistik harga ikan laut di Kabupaten Seluma menunjukkan adanya fluktuasi harga tahunan yang dipengaruhi oleh musim penangkapan, kondisi cuaca, tingginya biaya operasional melaut, serta dinamika permintaan dan penawaran di pasar lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon ekonomi utama yang dirasakan nelayan tangkap akibat fluktuasi harga ikan laut serta mengkaji strategi coping yang diterapkan dalam menghadapinya di Desa Padang Bakung Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan tiga kategori penilaian, yaitu tidak, iya, dan tidak relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi harga ikan laut memunculkan respon ekonomi berupa tingginya ketergantungan pada tengkulak dan pengepul (96,77%), penurunan daya beli nelayan (95,16%), kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga (87,10%), ketidakstabilan pendapatan (72,58%), penurunan motivasi dan aktivitas melaut (62,90%), tekanan psikologis (58,06%), serta konflik antar nelayan yang relatif rendah (11,29%). Strategi coping yang dilakukan nelayan tangkap meliputi pengaturan pengeluaran rumah tangga (83,87%), keterlibatan istri dalam pengelolaan ekonomi keluarga (80,65%), peminjaman dana kepada tengkulak, koperasi, atau kerabat (77,42%), diversifikasi pekerjaan (72,58%), pengurangan frekuensi melaut (53,23%), gotong royong antar nelayan (45,16%), pemasaran ke luar daerah (33,87%), dan penyimpanan sementara hasil tangkapan melalui pendinginan atau penjemuran (27,42%).</p> Dandy Anugrah Pramana Dandy, Herri Fariadi, Evi Andriani Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9851 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 PENDAPATAN USAHA KOPRA DI KECAMATAN SIPORA SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9876 <p>The most valuable portion of the coconut is its fruit since it can be used to make a variety of process good, including coconut sugar, oil, and white, hard coconut flesh, which may then be dried to produce a product with a respectable market value. This study set out to identify the features, profitability, and viability of copra enterprises in the Sipora Selataran District, as well as the traits of the copra business actors operating there.This study employed both qualitative and quantitative descriptive analysis. To choose respondents from the complete population, the Slovin technique was utilized, yielding a total of 26 respondents. The data analysis techniques employed include descriptive qualitative analysis, TKLK and TKDK cost analysis, copra business revenue, profit, R/C, B/C, and BEP analysis, which includes fixed and variable expenses as well as equipment depreciation costs. Among the traits of the copra industry actors in Sipora Selatan District are gender, age, experience, number of family dependents, land area, and education. Copra business actors in the South Sipora District make Rp. The BEP price is Rp 2,836.98, BEP production is 10,593 kg, and the B/C ratio of the copra company in South Sipora District is 2.54</p> Alvindo Dermawan, Fransiskus Saroro, Syahrial, Muhammad Febriansyah Ibrahim Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9876 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 DETERMINASI KEPUTUSAN PETANI IKAN DALAM KEMITRAAN AGRIBISNIS DENGAN UD. MAJU BERSAMA DI DESA SUKA NEGERI KECAMATAN AIR NIPIS KABUPATEN BENGKULU SELATAN https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9848 <p>Desa Suka Negeri, termasuk salah satu wilayah penghasil perikanan terbesar di Kabupaten Bengkulu Selatan. Sebagian petani ikan menjalin kemitraan dengan UD. Maju Bersama, yang menyediakan modal usaha, benih, peralatan, dan bahan budidaya ikan nila, sekaligus menampung hasil panen mereka. Berbagai faktor kemudian memengaruhi keputusan para petani untuk bermitra dengan UD. Maju Bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keputusan petani ikan dalam kemitraan agribisnis serta menganalisis faktor-faktor yang menentukan keputusan mereka untuk bekerja sama dengan UD. Maju Bersama dalam usaha pembesaran ikan nila di Desa Suka Negeri, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keputusan petani ikan dalam kemitraan agribisnis berada pada kategori tinggi, dengan skor 35,63. Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi keputusan petani untuk bermitra meliputi harga jual ikan (X₁), harga pakan (X₂), akses terhadap kredit (X₃), dan tingkat kepercayaan (X₅). Sementara itu, akses terhadap benih (X₄) tidak memiliki pengaruh signifikan, yang menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas tersebut bukanlah pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan kemitraan.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>kemitraan agribisnis, keputusan petani ikan</em></p> Depri Wiraguna, Herri Fariadi Fari, Evi Andriani Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9848 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KAKAO DI DESA TAKATUNGA 1 KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9870 <p><em>Cocoa farming is one of the main sources of livelihood for the people of Takatunga 1 Village, South Golewa District, Ngada Regency. However, its development still faces several challenges such as limited capital, pest and disease attacks, and price fluctuations that affect farmers' income. This study aims to identify the internal and external factors that influence cocoa farming and to formulate strategies for its development in Takatunga 1 Village, South Golewa District, Ngada Regency. The research method uses a descriptive approach with SWOT analysis through the formation of IFAS, EFAS, IE matrices, and SWOT matrix analysis. The results of the study indicate that internal factors include strengths such as good quality cocoa beans, sufficient land area, and farmers' experience in cocoa cultivation, while the main weaknesses are pest and disease attacks, limited capital, and low knowledge of cultivation technology. External factors </em><em>consists of opportunities in the form of high market demand and government support, while threats come from cocoa price fluctuations and market competition. The IE matrix analysis places the position of the cocoa farming business in Takatunga 1 Village in quadrant II (grow and build), so the appropriate SO strategy is an intensive strategy through market penetration and product development. Thus, the development of cocoa farming can be directed towards improving product quality, expanding market access through cooperation with cooperatives or buyers from other regions, and increasing farmer capacity through counseling and training.</em></p> Victoria Ayu Puspita, Maria Natalia Bupu, Victoria Coo Lea Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9870 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 PERILAKU DAN SELERA KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK OLAHAN PERIKANAN ABON IKAN DUNGUN PADA UMKM PUSPA BAHARI BENGKULU https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9849 <p>Perkembangan pola hidup masyarakat saat ini yang semakin mengutamakan kepraktisan, kebersihan, dan kemudahan konsumsi telah mendorong pertumbuhan industri produk olahan perikanan, salah satunya abon ikan dungun yang diproduksi oleh UMKM Puspa Bahari Bengkulu. Dalam proses pengambilan keputusan pembelian, konsumen dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya perilaku konsumen dan selera konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat perilaku konsumen, tingkat selera konsumen, serta menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut terhadap keputusan pembelian abon ikan dungun pada UMKM Puspa Bahari Bengkulu di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku konsumen berada pada skor 33,33 yang termasuk dalam kategori sangat baik, sedangkan tingkat selera konsumen mencapai skor 33,70 dan tergolong dalam kategori sangat suka. Selain itu, hasil uji parsial memperlihatkan bahwa variabel perilaku konsumen memiliki nilai t-hitung sebesar 6,721 dengan p-value 0,000, dan variabel selera konsumen memiliki nilai t-hitung sebesar 5,347 dengan p-value 0,000, yang seluruhnya lebih besar dari nilai t-tabel 2,00 pada taraf signifikansi 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian abon ikan dungun pada UMKM Puspa Bahari Bengkulu.</p> Rio Arisman Hidayat Rio, Herri Fariadi, Ana Nurmalia Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9849 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS USAHA PENGGILINGAN PADI DI KECAMATAN PINO KABUPATEN BENGKULU SELATAN https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9676 <p>Usaha penggilingan padi membutuhkan biaya produksi yang tinggi untuk bisa beroperasi. Biaya produksi yang tinggi inilah menyebabkan usaha penggilingan padi perlu untuk dianalisis kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha penggilingan padi di Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian mengunakan metode survei dengan teknik penarikan sampel purposive. Penelitian dilakukan di wilayah administrasi Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan. Data diperoleh dari mewawancarai 5 orang responden. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis keuntungan, efisiensi, dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukan keuntungan usaha penggilingan padi sebesar Rp3.790.858/Bulan, rasio R/C 2,05, dan rasio B/C 1,05. Usaha penggilingan padi di Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan perlu melakukan efisiensi biaya produksi, diversifikasi layanan, pembelian gabah, dan pemanfaatan limbah sekam untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.</p> Muhammad Taufiqurrahman Syah, Muhammad Fakhrurozi Abdurrahman Syah, Cendi Herlin Daya Sirsan, Evon Tri Oktami, Reflis, Yuwana, Indra Cahyadinata, Irnad, Edi Marwan, Edi Efrita, Maheran Mulyadi, Jon Yawahar Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9676 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS USAHA PENANGKARAN BURUNG MURAI BATU DI KOTA BENGKULU https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9613 <p>Burung Murai Batu <em>(Copsychus malabaricus)</em> banyak dipelihara orang, memiliki nilai ekonomis yang tinggi, usaha penangkarannya menguntungkan, dan modalnya cepat kembali. Penurunan harga anakan hasil tangkaran menyebabkan usaha penangkarannya perlu dianalisis kembali.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan, pendapatan keluarga, efisiensi dan kelayakan usaha penangkaran burung Murai Batu di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode survei dan dengan teknik sampling snowball. Data diperoleh dari mewawancarai 15 orang responden. Pendapatan usaha penangkaran burung Murai Batu adalah sebesar Rp1.141.977,57/indukan betina/tahun, dan pendapatan keluarga Rp3,883,992.75/indukan betina/tahun.&nbsp; Usaha tersebut telah efisien dengan rasio R/C 1,17 tetapi dalam jangka panjang tidak layak diusahakan dengan rasio R/C 0,17, sehingga usaha penangkaran burung Murai Batu di Kota Bengkulu perlu ditinjau ulang.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Keuntungan, family income, efisiensi, kelayakan, penangkaran burung Murai Batu.</em></p> muhammad fakhrurozi Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9613 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DISTILASI MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH DI PT. TJANDI SEWU BARU https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9156 <p style="font-weight: 400;"><em>The findings reveal that the company’s primary strengths include a strategic business location close to raw material sources, abundant natural resources (clove leaves), consistent growth in production, high-quality clove oil, and adequate transportation access. Conversely, the weaknesses identified are limited promotional activities, reliance on traditional technology, and lengthy distillation processes. From the external perspective, the opportunities consist of high clove leaf oil prices, a relatively wide marketing network, strong consumer confidence in product quality, and sustained demand for clove leaf oil. However, the company also faces threats such as natural disasters, fluctuating commodity prices of clove leaf essential oil, and the emergence of new competitors. The evaluation results show that the total internal factor score is 3.17 and the external factor score is 3.25, positioning the company strategically strong for sustainable business development. The alternative strategies formulated include: (1) enhancing production capacity by optimizing the strategic location and availability of raw materials to meet growing market demand, (2) creating added value through product diversification, (3) maintaining and improving product quality to sustain high selling prices and consumer trust, and (4) establishing partnerships with distributors to expand marketing networks by leveraging adequate transportation access.</em></p> Muhammad Diki Adiyanto Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9156 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 EKSPOR KARET DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9660 <p>ABSTRACT</p> <p>Penelitian ini ditujukan untuk menelusuri faktor-faktor yang memengaruhi kinerja ekspor karet Indonesia. serta menilai bagaimana ekspor komoditas perkebunan karet, kakao, dan kopi berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Analisis dilakukan menggunakan data sekunder deret waktu periode 1995-2024 yang dihimpun dari dari BPS, UN Comtrade, World Bank, serta Kementerian Perdagangan. Teknik yang digunakan berupa regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Squares (OLS) yang diolah melalui perangkat lunak EViews. Temuan pada Model 1 menunjukkan bahwa produksi karet memberikan dampak positif dan signifikan terhadap jumlah ekspor, sementara harga internasional, nilai tukar, dan konsumsi domestik tidak memberikan pengaruh berarti. Hal ini menegaskan bahwa kemampuan produksi merupakan penentu utama dalam meningkatkan ekspor karet. Pada Model 2,ditemukan bahwa ekspor karet berdampak positif dan signifikan terhadap PDB, sementara ekspor kakao berpengaruh negatif signifikan dan ekspor kopi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Kedua model mencatat nilai Adjusted R² di atas 0,93, menandakan kemampuan penjelasan variabel yang sangat kuat.</p> <p>Keywords: Ekspor Karet, Pertumbuhan Ekonomi, Regresi OLS, Time Series, Komoditas Pertanian</p> <p>&nbsp;</p> <p>ABSTRACT</p> <p>The purpose of this study is to investigate the determinants of Indonesia’s rubber export performance and to evaluate the extent to which exports of rubber, cocoa, and coffee contribute to national economic growth. The analysis was conducted using time series secondary data for the period 1995-2024 collected from BPS, UN Comtrade, the World Bank, and the Ministry of Trade. The technique used was multiple linear regression with the Ordinary Least Squares (OLS) method, which was processed using EViews software. The findings in Model 1 show that rubber production has a positive and significant impact on export volume, while international prices, exchange rates, and domestic consumption have no significant effect. This confirms that production capacity is the main determinant in increasing rubber exports. In Model 2, it was found that rubber exports have a positive and significant impact on GDP, while cocoa exports have a significant negative impact and coffee exports do not show a significant impact. Both models recorded an Adjusted R² value above 0.93, indicating a very strong explanatory power of the variables.</p> <p>Keywords: Rubber Export, Economic Growth, OLS Regression, Time Series, Agricultural</p> Muhanmad Faiz Ramadhan Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9660 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS POLA KEMITRAAN GADUHAN DAN PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG DI DESA TAMAN CARI KECAMATAN PURBOLINGGO https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9909 <p>Sistem gaduhan merupakan bentuk kearifan lokal dalam usaha peternakan yang mengintegrasikan modal sosial dan ekonomi kerakyatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme bagi hasil pada sistem gaduhan dan mengidentifikasi faktor pengembangan usaha ternak sapi di Desa Taman Cari, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemilik modal dan peternak penyakap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian bagi hasil di Desa Taman Cari didasarkan pada hukum kebiasaan dan asas kepercayaan (<em>trust</em>) tanpa kontrak tertulis. Kerja sama ini diprioritaskan pada hubungan kekeluargaan sebagai upaya pemeliharaan hubungan sosial. Terdapat dua model bagi hasil utama: sistem penjualan hasil ternak (60%) dan sistem bagi anak (40%). Dalam model penjualan, keuntungan bersih setelah dikurangi modal awal dibagi dua antara pemodal dan peternak (<em>maro</em>). Mitigasi risiko, seperti kematian ternak akibat penyakit, dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan di mana kerugian ditanggung bersama atau dianggap sebagai musibah. Pengembangan usaha ternak di lokasi penelitian didukung oleh lima pilar utama: kemudahan akses bibit melalui kolaborasi pemodal dan pihak swasta (PT), ketersediaan pakan hijauan yang melimpah, pengalaman peternak yang diperoleh secara turun-temurun, ketersediaan modal, serta penerapan sistem pertanian terpadu. Pemanfaatan limbah pertanian (pohon jagung, padi dan singkong) sebagai pakan serta pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik menjadi keunggulan kompetitif dalam menekan biaya operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem gaduhan efektif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis ekonomi kerakyatan di pedesaan.</p> Novia Ambar Sari Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/9909 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700 ANALISIS KELAYAKAN BUDIDAYA CABAI MERAH (Capsicum frutescens L.) DI KELOMPOK PERTANIAN PEMUDA MANDIRI DESA PULOSARI, KECAMATAN KALAPANUNGAL, KABUPATEN SUKABUMI https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/8806 <p><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani cabai merah yang dijalankan oleh Kelompok Tani Muda Mandiri di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi langsung. Sampel penelitian terdiri dari 30 petani yang dipilih secara purposive berdasarkan luas lahan dan pengalaman usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi dalam satu musim tanam adalah Rp51.736.250, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp3.716.206 dan biaya variabel sebesar Rp48.020.044. Total pendapatan yang diperoleh petani mencapai Rp156.301.333, sehingga menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp104.565.583 per musim tanam. Nilai Break Even Point (BEP) diperoleh sebesar 144 kg untuk produksi, Rp13.267,61 untuk harga jual per kg, dan Rp6.161.640 untuk pendapatan minimum. Lebih lanjut, analisis kelayakan finansial menggunakan pendekatan Rasio Pendapatan dan Biaya (R/C Ratio) menunjukkan nilai 3,02. Artinya, setiap Rp1 biaya menghasilkan pendapatan sebesar 3,02, yang menunjukkan bahwa usaha tani ini efisien dan layak untuk dikembangkan. Secara keseluruhan, kegiatan usaha tani cabai merah yang dilakukan oleh kelompok tani ini terbukti menguntungkan dan berpotensi untuk ditingkatkan melalui efisiensi manajemen dan akses pasar yang lebih luas.</span></span></em></p> muhammad surahman Copyright (c) 2026 Jurnal AGRIBIS https://jurnal.umb.ac.id/index.php/agribis/article/view/8806 Tue, 20 Jan 2026 00:00:00 +0700