DETERMINAN KEAKTIFAN KELOMPOK TANI DAN KARAKTERISTIK PETANI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI PADI DI DESA RIMBO RECAP KABUPATEN REJANG LEBONG

Authors

  • Mira Yanuarti Universitas Pat Petulai
  • Dwita Prisdinawati Universitas Pat Petulai
  • Anadiya Pingki Universitas Pat Petulai
  • Fery Murtiningrum Universitas Pat Petulai
  • Riri Juniarti Universitas Pat Petulai

DOI:

https://doi.org/10.36085/agribis.v19i2.10853

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya peningkatan produktivitas padi dapat dilakukan melalui penguatan kelembagaan kelompok tani dan peningkatan partisipasi petani dalam berbagai kegiatan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan kelompok tani terhadap peningkatan produksi padi di Desa Rimbo Recap, Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–Mei 2026 menggunakan metode survei dengan melibatkan 183 petani padi yang tergabung dalam kelompok tani sebagai responden. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Variabel independen yang diteliti meliputi kehadiran anggota, diskusi kelompok, kondisi lapangan, kegiatan penyuluhan, kontribusi anggota, umur, dan tingkat pendidikan, sedangkan variabel dependen adalah produksi padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kehadiran anggota, diskusi kelompok, kondisi lapangan, kegiatan penyuluhan, dan kontribusi anggota berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi (p<0,05). Sebaliknya, variabel umur dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (p>0,05). Variabel diskusi kelompok merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi produksi padi dengan nilai koefisien beta sebesar 0,429. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi padi dengan nilai F hitung sebesar 52,388 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,677 menunjukkan bahwa 67,7% variasi produksi padi dapat dijelaskan oleh variabel yang diteliti, sedangkan 32,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Sehingga disimpulkan peningkatan keaktifan petani dalam kelompok tani, terutama melalui kehadiran anggota, diskusi kelompok, kegiatan penyuluhan, dan kontribusi aktif anggota, dapat meningkatkan produktivitas padi.

Downloads

Published

2026-07-15