MODEL EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI KUNYIT: ANALISIS PENGELUARAN DAN KESEJAHTERAAN
Household Economic Model of Turmeric Farmers: Expenditure and Welfare Analysis
DOI:
https://doi.org/10.36085/agribis.v19i2.10486Abstract
Penelitian ini tidak menganalisis agribisnis dari aspek produksi, melainkan implikasi ekonomi berkaitan kesejahteraan yang direpresentasikan melalui pengeluaran rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model ekonomi rumah tangga yaitu faktor-faktor yang memengaruhi pengeluaran dan komposisi pengeluaran sebagai indikator kesejahteraan rumah tangga petani. Pendapatan rumah tangga petani didapatkan dari subsektor pertanian dan non-pertanian. Subsektor pertanian rumah tangga petani mengusahakan beberapa komoditas, yaitu kunyit, jagung, cabai, dan padi. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu model simultan 2SLS dan Good Servise Ratio (GSR). Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor pengeluaran rumah tangga petani terdapat empat persamaan yaitu pendapatan rumah tangga, konsumsi pangan, konsumsi non pangan dan kesejahteraan. Variabel yang berpengaruh signifikan yaitu pendapatan rumah tangga, luas lahan, jumlah anggota rumah tangga dan anak sekolah, konsumsi pangan dan non pangan. Variabel yang berpengaruh tetapi tidak signifikan yaitu usia dan pendidikan kepala rumah tangga. Pengeluaran rumah tangga petani didominasi pengeluaran non-pangan yang lebih besar daripada pengeluaran pangan. Nilai rata-rata good service ratio (GSR) sebesar 0,95 mengindikasikan rumah tangga petani kunyit tergolong lebih sejahtera karena memiliki nilai kurang dari 1. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk perumusan peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani kunyit melalui penguatan pendapatan dan alokasi pengeluaran rumah tangga petani.






