FASILITASI PERDAGANGAN DAN EKSPOR LADA INDONESIA DI NEGARA TUJUAN UTAMA: PENDEKATAN GRAVITY MODEL
DOI:
https://doi.org/10.36085/agribis.v19i2.10380Abstract
Kinerja ekspor lada Indonesia sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan masih menghadapi berbagai kendala, terutama berkaitan dengan kualitas fasilitasi perdagangan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya efisiensi logistik, dan lemahnya tata kelola institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitasi perdagangan terhadap ekspor lada Indonesia ke negara tujuan utama. Metode yang digunakan adalah model gravitasi dengan pendekatan data panel untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel GDP Indonesia, GDP negara tujuan utama, jarak ekonomi, dan indeks persepsi korupsi berpengaruh signifikan terhadap ekspor lada Indonesia. Sebaliknya, variabel indeks kualitas infrastruktur perdagangan dan transportasi serta indeks kompetensi dan kualitas logistik tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor lada. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan kelembagaan memiliki peran penting dalam menentukan kinerja ekspor lada Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikkan tata kelola, peningkatan efisiensi logistik, serta penguatan infrastruktur perdagangan untuk meningkatan kinerja ekspor lada Indonesia.






