ANALISIS USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA, SUMATERA BARAT

Authors

  • Widya Fitriana Universitas Andalas
  • Zikhrie Arpen Zubir Universitas Andalas
  • Dwi Evaliza Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.36085/agribis.v19i2.10096

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi dan penurunan produksi jagung hibrida dari tahun ke tahun di Kecamatan Sitiung. Kondisi tersebut terkait penerapan teknik budidaya yang belum sepenuhnya sesuai anjuran, sehingga produksi, pendapatan, dan keuntungan belum optimal. Populasi penelitian mencakup 106 petani jagung hibrida yang tersebar pada 7 kelompok tani; sebanyak 48 responden dipilih sebagai sampel dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara berbasis kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kuantitatif menggunakan rumus analisis usahatani (penerimaan, biaya, pendapatan, keuntungan, dan R/C). Hasil penelitian menunjukkan praktik budidaya secara umum belum sepenuhnya mengikuti kaidah literatur. Rata-rata pendapatan mencapai Rp. 10.963.699,47/Ha/MT, dengan keuntungan Rp. 8.169.766,04/Ha/MT. Nilai R/C ratio = 1,4 menegaskan bahwa usahatani jagung hibrida di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, menguntungkan dan layak diusahakan. Petani disarankan mengikuti GAP dan memanfaatkan teknologi agar pendapatan meningkat, serta pemerintah perlu juga mendukung adopsi teknologi tersebut melalui bantuan dan pelatihan.

Downloads

Published

2026-07-15