SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN PADA MASA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.36085/sa.v5i1.9301Keywords:
Sosilisasi, Pendidikan, BerkarakterAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMAN 11 Tangerang Selatan. Jalur berfikir proseduraladalah lintasan berfikir yang dilalui oleh individu berdasarkan langkah-langkah atau prosedur-prosedur yang telahdihapal oleh individu dalam penyelesaian soal. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri untuk lebih baik dalamsegala aspek kehidupan. Dalam dunia pembelajaran pasti adanya penerapan suatu teori untuk menyelesaikan persoalanpersoalan dalam proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai adalah terbentuknya aksi (action), yang direnungkan(interiorized) menjadi proses (process), selanjutnya dirangkum (encapsulated) menjadi objek (object), kemudian objekdapat diurai kembali (deencapsulated) menjadi proses, aksi, proses & objek dapat diorganisasi menjadi suatu skema(schema) . Tujuan dari PKM ini yaitu untuk mensosialisasikan beragam manfaat Pendidikan berkarakter bagi remaja saatini. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pembentukan tim,pembuatan dan pengajuan proposal, pengkoordinasian tim dan mitra dengan melakukan pendataan, serta persiapan alat dan bahan pelatihan. Tahap kedua yaitu penentuan peserta, dilanjutkan dengan melaksanakan program berupa sosialisasi.
References
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A report for policy makersand opinion leaders. Character Education Partnership.
Hidayat, M. A. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hidayatullah, F. (2018). Pendidikan Karakter di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 145–156.
Kemendikbud. (2017). Panduan Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Direktorat JenderalPendidikan Dasar dan Menengah.
Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility.New York: Bantam Books.
Muslich, B. (2011). Pendidikan karakter: Menyongsong era baru abad XXI. Bumi Aksara.
Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: BumiAksara. Santrock, J. W. (2014). Adolescence (15th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Suyanto. (2012). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. UNY Press.
Wijaya, D. (2017). Pendidikan budaya dan karakter bangsa: Untuk sekolah dan perguruan tinggi. MitraWacana Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Purnama Sari, Saepudin Karta Sasmita, Irfan Hakim, Fahriansyah Irawan, Muhamad Itang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



