https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/issue/feed Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) 2026-02-27T20:01:16+07:00 Titi Darmi titidarmi@umb.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal Manajemen Publik &amp; Kebijakan Publik (<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1597842187" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN: 2745-8660</a>, <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1563354961" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN: 2685-7499</a>), diterbitkan oleh program studi Administrasi Publik , sebagai wadah forum antara para akademisi, peneliti /praktisi, bidang kebijakan publik, manajemen tata kelola pemerintahan (sector publik). Untuk, menyampaikan gagasan dan menumbuhkan keunggulan dan berbagi pengalaman dan membuat strategi dalam mengatasi permasalahan penelitian dalam bidang administrasi, kebijakan publik, manajemen dan tata kelola pemerintahan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September). </p> <p style="text-align: justify;">JMPKP: Jurnal Manajemen Publik &amp; Kebijakan Publik telah terakreditasi peringkat 4 (SINTA 4) berdasarkan <a href="https://drive.google.com/file/d/1PBPn66-D_8GldNdbOpmoP5Z2q1drztkz/view" target="_blank" rel="noopener">Sertifikat dan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 10/C/C3/DT.05.00/2025 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2025</a>. Akreditasi berlaku selama 5 (tiga) tahun, mulai dari Volume 6 Nomor 1 Tahun 2024 sampai dengan Volume 10 Nomor 2 Tahun 2028.</p> https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/8654 Evaluasi Program Pelatihan Dalam Mengembangkan Industri Batik Tulis di Desa Pakandangan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep 2025-07-08T17:33:58+07:00 Karima Sahranafa Sahranafa ksahranafa@gmail.com <p>Desa Pakandangan merupakan daerah semenjak dahulu sebagai pusat batik tulis yang senantiasa memelihara keahliannya dalam membatik yang diperoleh turun temurun. Awal mula kerajinan batik tulis mulai dikembangkan oleh masyarakat Desa Pakandangan Kecamatan Bluto, yang akhirnya meluas ke seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. Profil pelatihan dalam pengembangan industri batik tulis di Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto, berfokus pada dua aspek utama, yaitu desain dan pewarnaan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hasil Evaluasi Program Pelatihan Pengembangan Batik Tulis Di Desa Pakandangan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, studi Pustaka. Dalam penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan dari Bridgman dan Davis (2000) ada empat indikator, yaitu Input, Process, Outputs, Outcomes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2022-2024 adanya penurunan omset, hasil produksi, dan tenaga kerja sehingga ada dua sentra batik tulis yang gulung tikar disebabkan kurang perhatiannya pemerintah.</p> 2026-03-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/8528 Pemanfaatan Sistem Pelayanan Publik dalam Meningkatkan Hubungan Sosial: Studi Kasus di Kecamatan Cipadung, Bandung 2025-07-02T22:07:40+07:00 M. Hafizh Irhab irhabmhafizh@gmail.com Meli Fauziah melifauziah@uinsgd.ac.id <p>This study aims to understand how public services in Cipadung Subdistrict, Bandung City, function not only as administrative processes but also as a way to build social relationships between the community and the government. The research uses a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The results show that digitalization has improved administrative efficiency, but access is still uneven, especially for elderly people and those with lower education levels. The gap in digital literacy creates barriers to accessing services fairly. On the other hand, programs such as “Obos” and “Sesah Hilapna” show that public services can also serve as a space for citizen participation and strengthen social unity. Public services in Cipadung demonstrate that service quality is not only about speed or efficiency, but also about how well the service reaches all groups in society fairly. Therefore, a more socially aware and inclusive approach is needed so that public services can function better and strengthen trust between citizens and the government.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/8063 The Role of Protocollary Management in Realizing Harmonization Between Bureaucracy in the Government of the Riau Islands Province 2025-07-02T20:49:16+07:00 Careca Ady Guna carecadyguna1@gmail.com Rumzi Samin rumzisamin@umrah.ac.id Fitri Kurnianingsih fitrikurnianingsih@umrah.ac.id <p>Protocol is a crucial aspect in the administration of regional government, especially in supporting the smooth running of the official agenda of the Governor of the Riau Islands as regional head and representative of the central government in the region. The role of protocol is not only limited to regulating spatial planning and ceremonies, but also functions to maintain the image of the institution, strengthen communication between agencies, and ensure respect for various local customs. This research aims to analyze the role of management in implementing the Riau Islands Governor's protocol and identify the challenges faced. This research uses a qualitative descriptive method. This research discusses the transformation of protocol management within the Riau Islands Provincial Government which no longer merely carries out the technical function of organizing ceremonial events, but has developed into a strategic instrument in supporting the effectiveness of government communications, strengthening the institutional image, and maintaining smooth cross-bureaucratic coordination. In conclusion, the role of protocol is not only focused on the technical planning of ceremonial events, but has also developed into an important element in managing government communications, ensuring smooth coordination between bureaucracies, and forming a positive image of local government.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/8334 Evaluasi Program Bantuan Sosial Dalam Menurunkan Tingkat Kemiskinan Ekstrem di Daerah Khusus Jakarta ( Studi Di Kampung Apung Jakarta Utara ) 2025-07-02T20:39:04+07:00 Andrea Mutiara Riyanwar andreamutiarariyanwar12@gmail.com Bobby Mandala Putra bobbymandalaputra@unihaz.ac.id Budiman Sakti budimansakti@unihaz.ac.id <p>The source of the problem is that social assistance recipients have not received education regarding the funds provided will be used for more priority matters and the fact that some social assistance recipients feel dependent on the assistance provided by the Government. Recipients of social assistance must be given education so that the funds received are not misused by recipients of social assistance. The type of research applied is descriptive research with a qualitative approach with 3 methods of data collection, namely interviews, observation, and documentation. The aim is to determine the Evaluation of Social Assistance Programs in Reducing Extreme Poverty Levels in the Special Region of Jakarta (Study in Kampung Apung North Jakarta). The research aspect that will be studied by the researcher is whether the recipients of social assistance meet the following criteria: 1) Head of family or manager who is not working. 2) Worried about not being able to eat. 3) Daily food expenses. 4) new clothes in the last year. 5) Floor of a residential building. 6) Walls of the residence. 7) Toilet facilities. 8) Lighting in the house.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/8758 Efektivitas dan Tantangan Pengelolaan Barang Milik Daerah Menggunakan Sistem Informasi Manajemen-Barang Milik Daerah (SIMDA- BMD) 2025-07-24T10:55:38+07:00 Agung Zulqurnaen zulqornaenagung5@gmail.com Nur Asiah nur@ecampus.ut.ac.id <p>Abstract: This study aims to determine the effectiveness and obstacles of implementing the Regional Asset Management Information System (SIMDA-BMD) in improving the efficiency and accountability of regional asset management at the Bandung Regency Education Office. This study uses a qualitative approach. Data collection was conducted through interviews, observations, and literature, as well as document analysis. The population and sample in this study were employees at the Bandung Regency Education Office who handle assets that are determined on a perpusive basis. The results show that SIMDA-BMD has succeeded in improving the accuracy of BMD inventory data and simplifying the digital asset management process. SIMDA-BMD also accelerates the reporting process and minimizes manual errors in data recording. For better BMD management, it is necessary to improve training for human resources, reduce reliance on manual recording, improve infrastructure, and evaluate to align the development and effectiveness of management.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/9043 Efektivitas Strategi Komunikasi Publik dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat terhadap Program Pemerintah Daerah Pada Era Digital Di Kota Medan 2025-09-08T16:43:33+07:00 Ferry Hidayat ferry.smart.time@gmail.com <p>Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk di tingkat daerah. Di era digital, strategi komunikasi publik menjadi faktor penting yang menentukan efektivitas kebijakan serta partisipasi warga. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas strategi komunikasi publik Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pemerintah daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel 150 responden yang dipilih secara purposive, yaitu warga berusia ≥17 tahun yang berdomisili di Medan dan pernah mengakses informasi digital pemerintah. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan seluruh dimensi strategi komunikasi publik, meliputi kejelasan informasi, media digital, interaktivitas, kredibilitas, serta aksesibilitas, berpengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat. Secara simultan, kelima dimensi menjelaskan 62% variasi partisipasi. Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi publik yang jelas, interaktif, kredibel, dan inklusif.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/9110 Penghapusan Wilayah Kerja Pendidikan: Respon dan Implikasinya terhadap Kinerja Pengawas Satuan Pendidikan 2025-09-18T11:12:30+07:00 Nuril Eka Fani Agustin nurilekafani@gmail.com Iva Yulianti Umdatul Izzah ivayulianti@uinsby.ac.id <p>The Working Area, commonly referred to as Wilker, is a small unit located in each sub-district. Within the Working Area unit, there is a structure consisting of a regional coordinator (Korwil), staff, treasurer, and education unit supervisor. The existence of Wilker is considered important because it is geographically located in the area of the education unit supervisor's partner school, namely in each sub-district, thus facilitating the supervisor in providing guidance to schools. The policy to eliminate Wilker has created a new climate, requiring education unit supervisors to adapt and face challenges related to work mobility. This study uses a qualitative approach by interviewing representatives of supervisors, inspectors, and the Jombang District Education and Culture Office. This study aims to analyze the impact of the Wilker abolition policy on the performance of education supervisors in Jombang using symbolic interactionism theory as an analytical tool. The results of this study indicate that the elimination of Wilker received responses in the form of disappointment and negotiations regarding fingerprint rules, adaptation to digitization, and adjustments to coaching strategies, which were interpreted as symbolic changes in the work system that had implications for perceptions of effectiveness and the performance patterns of education unit supervisors</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/9562 Dampak Luas Panen Padi terhadap Emisi Metana di Indonesia: Analisis Data FAO dan BPS 2025-12-04T14:13:53+07:00 salsa fajriya salsafajriya263@gmail.com Apip Supriadi apipsupriadi@unsil.ac.id Asep Yusup Hanapia asepyusuphanapia@unsil.ac.id Rivan Indra Maulana imrivan7@gmail.com Rohyatul Kirom kirom89.rohyatul@gmail.com Rosie Suci Pebriani rosiesucip@gmail.com Shafdiar Gustira shafdiarg@gmail.com <p>Abstract: <em>This study aims to analyze and describe the trend of Rice Harvest Area in Indonesia using data from the Central Bureau of Statistics (BPS) and the trend of methane (CH</em><em><sub>4</sub></em><em>) emissions from the rice agriculture sector based on data from the Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) for the 2018–2022 period. The study also identifies the quantitative relationship between the Rice Harvest Area and the amount of methane gas emissions in Indonesia. The type of research used is descriptive quantitative, utilizing secondary data from BPS for the Harvest Area and from FAO for the Total Agricultural Methane Emissions. Methane emission calculations were performed using an emission factor-based approach from the IPCC 2006 Guidelines 4, with the assumption of a continuously flooded water regime (SF</em><em>w</em><em> = 1.0), and the analysis of the relationship between variables used the Pearson Correlation method. The results show that the trend of the rice harvest area and the annual methane emission trend exhibit a very similar pattern, generally declining from 2018 to 2021 before slightly increasing in 2022. Furthermore, the Pearson correlation analysis results show a value of r = 1.00, which indicates a very strong positive correlation between the Rice Harvest Area and the Annual Methane Emissions. This finding confirms that the increase in the rice harvest area directly contributes to the increase in total methane emissions released into the atmosphere because flooded rice fields create anaerobic conditions that are ideal for methane-producing microorganism</em><em>.</em></p> <p>Keywords: <em>Rice Harvest Area</em>;<em> Methane Emissions (CH</em><em><sub>4</sub></em><em>)</em>;<em> Pearson Correlation</em>;<em> FAO</em>;<em> BPS</em>.</p> <p>Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tren Luas Panen padi di Indonesia menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) serta tren emisi metana (CH<sub>4</sub>) dari sektor pertanian padi berdasarkan data <em>Food and Agriculture Organization of the United Nations</em> (FAO) periode 2018–2022. Penelitian ini juga mengidentifikasi hubungan kuantitatif antara Luas Panen padi dengan jumlah emisi gas metana di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari BPS untuk Luas Panen dan FAO untuk Total Emisi Metana Pertanian. Perhitungan emisi metana dilakukan dengan pendekatan berbasis faktor emisi dari IPCC 2006 Guidelines, dengan asumsi rezim air tergenang terus-menerus (SFw = 1.0), dan analisis hubungan antar variabel menggunakan metode Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren luas panen padi dan tren emisi metana tahunan memiliki pola yang sangat mirip, cenderung menurun dari tahun 2018 ke 2021 sebelum sedikit meningkat pada tahun 2022. Lebih lanjut, hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan nilai <em>r = 1.00</em>, yang mengindikasikan adanya korelasi positif yang sangat kuat antara Luas Panen padi dan Emisi Metana Tahunan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan luas panen padi secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan total emisi metana yang dilepaskan ke atmosfer, karena lahan sawah yang tergenang menciptakan kondisi anaerob yang ideal bagi mikroorganisme penghasil metana.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/9571 Evaluasi Aplikasi E-Buddy dalam Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Administrasi Surat Dinas di Pemerintah Desa Kajeksan Kecamatan Tulangan 2025-12-05T23:30:57+07:00 Eka Azhar Abiyyah azharrbeyy@gmail.com Isnaini Rodiyah isnainirodiyah@umsida.ac.id <p>Pelayanan administrasi surat dinas memerlukan pengelolaan efisien dan akuntabel sebagai fondasi komunikasi resmi pemerintahan. Penelitian ini mengkaji permasalahan rendahnya optimalisasi fitur disposisi dan ketergantungan pada sistem manual dalam penerapan aplikasi E-Buddy di Pemerintah Desa Kajeksan. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas aplikasi E-Buddy dalam meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi surat dinas menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn (2003) dengan enam kriteria: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi E-Buddy efektif dalam meningkatkan kecepatan pelayanan dan ketertiban administrasi, namun belum optimal karena rendahnya pemanfaatan fitur disposisi (hanya 2-3% dari total surat masuk), kesenjangan digital aparatur, serta kendala teknis. Dari enam kriteria evaluasi, hanya aspek ketepatan yang mencapai tingkat optimal, sementara lima kriteria lainnya masih memerlukan perbaikan melalui peningkatan kapasitas SDM, stabilitas teknis, dan penguatan SOP.</p> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/9504 Transformasi Digital dalam Pengelolaan Perjalanan Dinas di Kementerian Keuangan: Rancang Bangun e-Perjadin 2025-11-26T22:13:38+07:00 Nur Ashilah Raihanah Herman ashilahila04@gmail.com Muhammad Heru Akhmadi heru.cio@gmail.com <div><span lang="IN">Di era digital yang semakin maju, pemerintah dituntut untuk terus melakukan transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancang bangun (roadmap) integrasi sistem e-Perjadin dalam mendukung transformasi digital pengelolaan perjalanan dinas di Kementerian Keuangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi e-Perjadin dengan Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) merupakan langkah strategis jangka pendek untuk mengurangi input data ganda, mempercepat pencairan dana, dan meningkatkan transparansi anggaran melalui audit trail. Dalam jangka panjang, e-Perjadin dirancang untuk terhubung dengan sistem mitra seperti platform penyedia layanan perjalanan (ticketing dan akomodasi) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi data perjalanan dinas secara menyeluruh. Namun, tantangan seperti standarisasi data, tata kelola keamanan, dan interoperabilitas sistem perlu diatasi secara bertahap. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sistem yang baik dapat mendukung otomatisasi penuh pengelolaan anggaran perjalanan dinas dan analisis data real-time untuk perencanaan keuangan yang lebih efektif. Kebaharuan penelitian terletak pada eksplorasi tahapan integrasi sistem secara komprehensif serta pendekatan praktis melalui wawancara langsung dengan pemangku kepentingan terkait implementasi e-Perjadin<span class="longtext">.</span></span></div> 2026-03-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)