Analisis Kebijakan Penguatan Tata Ruang Kota Batu Perspektif RTH dan Risiko Bencana

Authors

  • Octa Dwi Sofian Sekolah Tingg Ilmu Administrasi

DOI:

https://doi.org/10.36085/jmpkp.v8i2.10015

Keywords:

Analisis Kebijakan, Kebijakan RTH, Risiko Bencana, Kota Batu

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara ruang terbuka hijau (RTH), penataan ruang, dan risiko bencana di Kota Batu, sebuah kota wisata pegunungan di Jawa Timur, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif–kualitatif, penelitian ini mengombinasikan analisis dokumen (RTRW, RDTR, OSS–KKPR), data spasial dan kebencanaan sekunder, serta analisis kebijakan interpretatif berbasis kerangka analisis keputusan Wayne Parsons. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data yang berasal dari studi literatur. Temuan penelitian menunjukkan adanya defisit ekologis yang berkelanjutan, di mana proporsi efektif RTH masih berada di bawah standar nasional sebesar 30%, sementara bencana hidrometeorologi (tanah longsor dan banjir) terus mendominasi statistik kejadian pada tahun 2023–2024, khususnya di Kecamatan Bumiaji. Respons kebijakan masih bersifat inkremental dengan memprioritaskan langkah-langkah yang layak secara politis seperti revitalisasi taman dan normalisasi sungai, dibandingkan dengan realokasi ruang berskala besar untuk fungsi ekologis. Artikel ini mengusulkan suatu kerangka praktis berbasis indikator yang mengaitkan penyediaan RTH, komponen risiko multi-bahaya (bahaya, paparan, kerentanan, dan kapasitas), serta kepatuhan perizinan sebagai dasar untuk melakukan audit dan penguatan kebijakan penataan ruang di kota-kota pegunungan yang berisiko tinggi.

References

Aminah, S. (2015). Konflik dan kontestasi penataan ruang Kota Surabaya. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 20(1), 59–79. DOI: https://doi.org/10.7454/MJS.v20i1.1092

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Risiko Bencana Indonesia (RBI) tahun 2023. Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) tahun 2025 (Vol. 4, No. 4). Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB.

Coppola, D. P. (2015). Introduction to International Disaster Management. Butterworth-Heinemann.

Dammayatri, R., Susantoro, T. M., & Wikantika, K. (2023). Green open space and barren land mapping for flood mitigation in Jakarta, the capital of Indonesia. Indonesian Journal of Geography, 55(2), 197–205. DOI: https://doi.org/10.22146/ijg.76452

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batu. (2025). Risalah rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu Tahun 2025–2029. Sekretariat DPRD Kota Batu.

Dewi, Y. C., & Agustina, I. F. (2018). Implementasi kebijakan penataan ruang terbuka hijau publik di Kabupaten Sidoarjo. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 6(2), 129–135. DOI: https://doi.org/10.21070/jkmp.v6i2.3007

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis (6th ed.). Routledge.

Ernawati, R. (2015). Optimalisasi fungsi ekologis ruang terbuka hijau publik di Kota Surabaya. EMARA: Indonesian Journal of Architecture, 1(2), 60–68. DOI: https://doi.org/10.29080/emara.v1i2.8

Fadilla, Z., & Kurniasari, N. (2024). Kajian penyimpangan pola pemanfaatan ruang Kawasan Bandung Utara di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota (JRPWK), 4(2), 117–124. DOI: https://doi.org/10.29313/jrpwk.v4i2.4751

Fairuzzen, M. R., Merpaung, V. H., Putra, A. A., Malik, A. A., & Mahipal, D. (2024). Peran tata ruang dalam mitigasi risiko pembangunan dan pencegahan bencana alam. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 2(3), 1497–1516.

Firmansyah, D., Syarifudin, D., & Rohjan, J. (2019). The risk assessment of multi hazard area: A case of mitigation consideration in spatial planning of Bukittinggi City. Indonesian Journal of Geography, 51(3), 304–323.

Hardianto, W. T., Rusmiwari, S., & Firdausi, F. (2023). Renewal concept of sustainable tourism development in Indonesia: Comparative study of local government of Batu City and Probolinggo Regency. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 27(2), 130–143. DOI: https://doi.org/10.22146/jkap.83290

Herawati, N., Prayogi, A. R. Y., Haksama, S., & Fatah, M. Z. (2022). Floods disaster mitigation in Bojonegoro Regency. Media Gizi Kesmas, 11(1), 144–151. DOI: https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.144-151

Indarti, S., Insyiroh, R., & Darmi, T. (2023). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dalam penanggulangan bencana banjir di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. JMPKP: Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik, 5(2), 223–238.

Kristian, I. (2022). Decision making in disaster management operations: Challenges and opportunities. JMPKP: Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik, 4(2), 82–91.

Kurniawan, A., & Krol, B. G. M. (2014). Spatio temporal analysis of land use change for supporting landslide exposure assessment. Indonesian Journal of Geography, 46(3), 124–194.

Mahdiyah, U., Akbar, A. A., & Romiyanto. (2023). Efektivitas ruang terbuka hijau (RTH) sebagai daerah resapan air dan penyimpanan karbon di Kota Pontianak. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(3), 553–564.

Melati, D. N. (2020). Peran sistem Volunteered Geographic Information (VGI) dalam pengurangan risiko bencana: Konsep dan implementasi. Jurnal Alami: Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 4(1), 63–70.

Miharja, F. J., Husamah, H., & Muttaqin, T. (2018). Analisis kebutuhan ruang terbuka hijau sebagai penyerap emisi gas karbon di kota dan kawasan penyangga Kota Malang. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 2(3), 165–174. DOI: https://doi.org/10.36813/jplb.2.3.165-174

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage.

Parsons, W. (2017). Public policy: Pengantar teori dan praktik analisis kebijakan [Terj. ed.]. Kencana.

Pemerintah Kota Batu. (2011). Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Batu Tahun 2010–2030. Lembaran Daerah Kota Batu.

Pemerintah Kota Batu. (2017). Ringkasan eksekutif Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu Tahun 2017–2022. Bappeda Kota Batu.

Pemerintah Kota Batu. (2022). Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 7 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Batu Tahun 2022–2042. Lembaran Daerah Kota Batu Tahun 2022 Nomor 7/E.

Pemerintah Kota Batu. (2024). Peraturan Wali Kota Batu Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Batu Tahun 2024–2044. Berita Daerah Kota Batu.

Pemerintah Kota Batu. (2025). Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 2 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Batu Tahun 2025–2029. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Batu.

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau

Pratiwi, S. F., Manessa, M. D. M., & Supriatna, S. (2022). Kajian dan evaluasi bencana tanah longsor di Kecamatan Tanjungsari terhadap RTRW Kabupaten Bogor. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(1), 86–96.

Putera, R. E., Valentina, T. R., & Rosa, S. A. S. (2020). Implementasi kebijakan penataan ruang berbasis mitigasi bencana sebagai upaya pengurangan resiko bencana di Kota Padang. Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 9(2), 155–167. DOI: https://doi.org/10.31314/pjia.9.2.155-167.2020

Ruhma, R., & Desfandi, M. (2021). Kesiapsiagaan masyarakat Kampung Daling Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dalam menghadapi bencana banjir bandang. Jurnal Pendidikan Geosfer, 6(2), 64–76. DOI: https://doi.org/10.24815/jpg.v6i2.22123

Twigg, J. (2015). Disaster Risk Reduction. Overseas Development Institute.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

UNDRR. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030.

UNDRR. (2017). Terminology on Disaster Risk Reduction.

Wisner, B., Blaikie, P., Cannon, T., & Davis, I. (2004). At Risk: Natural Hazards, People’s Vulnerability and Disasters. Routledge.

Yumna, Y., Witno, W., Najib, N. N., & Faqi, M. (2024). The effectiveness of public green open space capabilities in reducing flooding. Indonesian Journal of Applied Research (IJAR), 5(2), 124–133. DOI: https://doi.org/10.30997/ijar.v5i2.424

Yuniartanti, R. K. (2018). Rekomendasi adaptasi dan mitigasi bencana banjir di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Banjir Kota Bima. Journal of Regional and Rural Development Planning (JP2WD), 2(2), 118–132. DOI: https://doi.org/10.29244/jp2wd.2018.2.2.118-132

Downloads

Published

2026-09-19