Pembuatan Kain Batik dengan Menggunakan Motif Les Plank Rumah Adat Bengkulu

Authors

  • alfarabi alfarabi Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.36085/jams.v5i3.9250

Keywords:

motif, inovasi, batik, budaya, les plank

Abstract

Nilai-nilai budaya tradisonal cenderung mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Generasi muda Bengkulu cenderung kurang mengenal warisan budaya mereka sendiri. Hal ini juga disebabkan oleh minimnya upaya integrasi budaya lokal ke dalam bentuk produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Salah satu ciri khas budaya Bengkulu adalah rumah adatnya, yang dikenal dengan keindahan dan kekokohan desainnya. Salah satu elemen artistik yang menjadi daya tarik utama dari rumah adat ini adalah motif les plank. Dalam hal ini untuk dapat melestarikan budaya yang ada tentu perlunya modifikasi yang dapat di nikmati dalam setiap kalangan seperti kain batik bermotif les plank. Penggunaan   motif les plank yang terinspirasi dari rumah adat Melayu kota Bengkulu merupakan inovasi baru dalam dunia motif batik di Bengkulu.  Les plank dapat menjadi sebuah motif yang dapat diabadikan dalam sebuah kain yang bernama kain batik les plank rumah adat Melayu kota bengkulu. Sebagian besar pengrajin batik Bengkulu belum memiliki keahlian khusus dalam mendesain motif berbasis les plank. Hal ini, disebabkan minimnya pelatihan teknis dan fasilitas pendukung untuk membuat desain secara mandiri. Tanpa inovasi desain,  batik Bengkulu cenderung menggunakan motif yang sama di setiap produksinya. Program pengabdian dengan pendampingan masyarakat yang terintegritas, melibatkan pelatihan teknis, promosi budaya, dan pemberdayaan ekonomi dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pengrajin batik Bengkulu. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi, tanya jawab, simulasi dan pelatihan yang diadakan di kampung batik Pancamukti. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 8 (delapan) bulan mulai bulan Januari 2025.

References

Arifin, M. (2022). “Tradisi dan Modernitas: Peluang Inovasi Budaya.” Jurnal Kebudayaan Nusantara, 4(2), 112-128.

Dewi, L. (2024). Strategi Branding Batik Daerah. Bandung: Remaja Rosdakarya

Gunawan, B. (2022). Riset Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Handayani, T. (2020). Inovasi Desain Batik Lokal untuk Peningkatan Daya Saing Daerah. Jurnal Seni dan Desain, 8(1), 45–56.

Hidayat, A. (2020). Pengabdian Masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Pers.

Hidayat, R., & Wulandari, S. (2021). Pengembangan Motif Batik Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Seni Rupa dan Desain, 9(2), 112–123.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta

Kurniasih, D., & Arifin, Z. (2022). Batik dan Identitas Budaya: Strategi Inovasi Motif Lokal untuk Pasar Global. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 45–57.

Lestari, F. (2021). “Motif Batik Bengkulu: Filosofi dan Estetika.” Jurnal Seni dan Desain, 10(1), 15-27.

Nurhayati, E. (2021). “Kolaborasi Multipihak dalam Program Pengabdian Masyarakat.” Jurnal Pemberdayaan Sosial, 6(2), 55-66.

Pratama, H. (2022). Digital Marketing untuk UMKM Batik. Jakarta: Prenada Media.

Puspitasari, D. (2021). Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya. Malang: UB Press.

Putri, A., & Nurdin, M. (2021). les plank sebagai Ornamen Arsitektur Tradisional Bengkulu. Jurnal Arsitektur Nusantara, 5(2), 87–98.

Rahmawati, S. (2023). “Ornamen Rumah Adat Bengkulu sebagai Sumber Inspirasi Motif Batik.” Jurnal Arsitektur dan Budaya, 12(2), 88-99.

Rohman, S. (2021). Tren Fesyen Etnik dalam Industri Kreatif Indonesia. Jurnal Ekonomi Kreatif, 7(3), 134–145.

Santoso, J. (2024). “Batik les plank: Inovasi dan Peluang Ekonomi.” Jurnal Industri Kreatif, 8(1), 45-60.

Saputra, Y., & Nuraini, A. (2020). Ekonomi Kreatif Berbasis Warisan Budaya: Studi Kasus Pengrajin Batik di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 28(3), 215–228.

Sari, M. (2020). “Revitalisasi Budaya Lokal di Era Globalisasi.” Jurnal Antropologi Indonesia, 41(1), 23-37.

Suharti, L. (2020). Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia: Peluang dan Tantangan di Era Globalisasi. Jurnal Kebudayaan, 12(2), 99–110.

Suryono, T. (2022). Pendidikan dan Pengabdian Berbasis Kearifan Lokal. Yogyakarta: Deepublish.

Utami, R. (2021). “Batik sebagai Warisan Budaya Tak Benda.” Jurnal Warisan Budaya, 5(3), 75-90.

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

alfarabi, alfarabi. (2025). Pembuatan Kain Batik dengan Menggunakan Motif Les Plank Rumah Adat Bengkulu. JURNAL ABDIMAS SERAWAI, 5(3), 218–229. https://doi.org/10.36085/jams.v5i3.9250